The Legend Of Ragna

The Legend Of Ragna
Chapter 55 : Berlatih


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'The Legend Of Ragna'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Konflik antara guild penyihir White Tiger dengan Black Tiger telah berakhir dengan datangnya Kaisar Sihir, Julius Nova.


Sebuah kesepakatan telah dibuat oleh mereka dengan mempertaruhkan keberadaan dua guild tersebut dan kesepakatan itu disaksikan langsung oleh Sang Kaisar Sihir itu sendiri dan Tuan Liu sebagai salah satu Dewan Sihir.


Setelah konflik itu berakhir kedua guild itupun pulang ke tempatnya masing-masing dan Julius Nova dengan kemampuan waktunya memperbaiki segala kerusakan menggunakan kemampuannya yaitu 'Time Return'


Semua kerusakan yang ada ditempat itu kembali ke semula dengan waktu yang berjalan mundur.


Lalu setelah memperbaiki segalanya Tuan Julius segera pergi ke rumah sakit dan berusaha sebisa mungkin menyembuhkan Sistina dengan kemampuan waktunya.


Penyihir terkuat itu juga menyempatkan diri pergi ke guild White Tiger dengan ditemani oleh Master Mark.


"Hah..." iapun menghela nafas panjang ketika memasuki guild White Tiger, "Tempat ini masih saja seperti dulu dan terlihat tak banyak berubah!! Hal itu membuatku bernolstalgia saja..." ucapnya yang terlihat bahagia.


Master Mark yang mendengarnya hanya tersenyum, "Dulu saat kau masih di guild ini kau hanyalah bocah ingusan biasa tapi sekarang kau telah menjadi orang terpenting dan terkuat dikerajaan Albion..."


"Kau benar- benar jadi orang yang berbeda..."


Tuan Julius dengan kerendahan hatinya berkata, "Aku masih seperti yang dulu, Master!! Ya, meski sekarang aku berkerja sebagai Kaisar Sihir untuk kerajaan tapi jiwa dan semangatku masih tetap berada diguild ini..." ucapnya dengan melangkahkan kaki masuk.


Julius Nova sebelumnya adalah anggota dari guild White Tiger akan tetapi iapun terpaksa harus meninggalkan guild karena ditunjuk oleh pihak kerajaan untuk menjadi seorang yang bergelar 'Kaisar Sihir' atau penyihir terkuat.


Ya, semua itu dilakukan Julius untuk menciptakan dunia yang damai.


Tuan Julius mengamati dengan seksama bangunan guild White Tiger yang dulu merupakan tempatnya mengasah kemampuan.


Master Mark berkata, "Sekali lagi ku ucapkan rasa terima kasih padamu karena mau membantu kami yang terlibat masalah padahal kau sedang sibuk..."


Julius Nova tersenyum, "Master, jangan pernah merasa sungkan padaku!! Aku akan datang setiap saat dan kapan saja guild membutuhkan diriku..."


"Ya, kau boleh minta bantuan kapan saja, Master..."


"Ngomong- ngomong, aku tak merasa direpotkan sama sekali dan karena masalah ini aku diuntungkan bisa mampir ke guild setelah sekian lama..." ucapnya dengan tersenyum bahagia.


Master Mark juga tersenyum, "Kau memang selalu seperti itu dari dahulu..."


Keduanya mengenang masa-masa saat Tuan Julius masih merupakan penyihir pemula dan belum mendapatkan gelar penyihir terkuat.


Ya, bagi keduanya itu adalah masa terindah.

__ADS_1


Lalu setelah beberapa saat waktu berlalu datanglah Ragna dan Erinka.


"Eehh?? Tuan Julius masih disini rupanya..." ucap Erinka yang merupakan gadis bangsawan.


"Hahahaha..." Tuan Julius tertawa lepas dengan memegangi kepala bagian belakang, "Ya, itu karena aku masih ingin mampir ke guild ini!! Guild ini merupakan tempat penuh kenangan bagiku..."


"Eehh...!!!" Erinka terkejut.


"Dari ekspresi wajahmu kau terkejut ketika mengetahui aku berasal dari guild ini, ya?" Ucap Tuan Julius.


"Benar sekali!! Aku sangat terkejut!! Dan itu karena Master Mark tak pernah bercerita tentang anda..." ucap Erinka.


"Itupun karena kau tak tanya..." celetuk Master Mark.


"Hahahaha..." Julius Nova tertawa lepas, "Jadi apakah kau juga ingin mengikuti jejak ayahmu, Erinka?"


"Aku sama sekali tak ingin mengikuti jejak ayahku!! Aku hanya ingin menelusuri karirnya dan mengetahui segala yang disembunyikan ayahku..." jawab Erinka dengan tegas.


"Hoho... ku harap kau berhasil!! Asal kau tau saja ayahmu itu misterius..." ucap Julius.


"Bagaimana anda bisa tau?"


"Hmm... jadi Master Mark tak bercerita padamu juga, ya?"


"Tentang apa?" Tanya Erinka.


"Ya, bahwa saat aku berada diguild ini aku seangkatan dengan ayahmu..."


"Itu karena kau tak tanya..." celetuk Master Mark.


"Cih..." Erinka agak kesal pada sikap Master Mark yang banyak menyembunyikan berbagai hal penting, "Jadi Tuan Julius seperti apakah ayahku itu?"


"Seperti yang ku bilang tadi dia itu sangat misterius jadi aku kurang tau..." jelas Julius.


Erinka agak kecewa dan iapun berkata, "Jadi kau sama sekali tak mengetahui tentang ayahku, ya?"


"Hahahaha... aku hanya mengetahui sedikit tentang ayahmu dan juga sebenarnya aku ingin bercerita banyak tentangnya padamu akan tetapi waktuku disini telah habis..."


"Eehh...!! Kenapa buru-buru pergi?" Tanya Erinka.


"Karena pekerjaan Kaisar Sihir itu sangat banyak..." jawab Master Mark.


"Benar sekali!! Ya, lain kali saja jika kita bertemu akan ku ceritakan padamu semua yang ku ketahui tentang ayahmu jadi sampai jumpa...!!" Ucap Julius yang tanpa peduli menuju pintu keluar guild.


Ragna yang dari tadi terdiam akhirnya bertindak, "Zink!!" Iapun berteleport dan menghadang Julius tepat dipintu keluar, "Tuan Julius, sebelum anda pergi dari sini ada yang ingin ku tanyakan!!" Ucap Ragna dengan sorot mata tajam penuh keseriusan.


Julius Nova atau Kaisar Sihir merespon dengan senang dan santai, "Apa itu? Katakan saja!!"


"Jika saja kau sangat mencintai dan menganggap guild ini sebagai tempat yang sangat berharga tapi mengapa kau menjadikan guild ini sebagai barang taruhan? Kenapa kau mempercayakan nasibnya pada kami?" Tanya Ragna dengan penuh keseriusan.

__ADS_1


Sang Kaisar Sihir itu menjawab dengan senyuman, "Entahlah, hanya firasatku saja dan sepertinya kalian dapat dipercayai..."


Ragna tertunduk merasa dibebani.


"Siapa namamu?"


"Kurogami Ragna..."


"Oh..." Tuan Julius berkata, "Hey, Ragna!! Aku menaruh harapan yang sangat tinggi padamu dan aku bisa melihat segala potensi darimu!! Meski aku penyihir terkuat dikerajaan ini tapi ku yakin suatu saat kau dapat melampaui diriku ini..."


"Tuan Julius, anda terlalu menaruh harapan tinggi padaku!! Aku hanya seorang bocah hutan biasa yang kebetulan memiliki sihir langka..."


Kaisar Sihir tersenyum, "Kau lebih dari itu dan juga kau hanya belum jadi kuat..." ucapnya dengan berbalik lalu perlahan berjalan pergi.


Dikejauhan ia melambaikan tangan, "Ragna, saat pertemuan kita selanjutnya aku ingin mengajakmu makan..."


"Ya, terima kasih!! Aku akan senang hati menerima ajakan anda itu..." jawab Ragna dengan tersenyum lebar.


Julius Nova 'sang kaisar sihir' telah pergi dan kembali menuju ibukota kerajaan.


Ragna seorang diri berdiri disana dan disaat itulah Erinka muncul dengan tergesa-gesa, "Hah... hah... hah..." nafasnya tak beraturan


"Kenapa kau terburu-buru seperti itu?"


"Mana Tuan Julius?"


"Dia sudah pergi..."


"Yah..." Erinka menjadi kecewa.


"Memangnya ada urusan apa kau dengannya?"


"Tidak ada!! Tapi aku ingin menanyakan beberapa hal pada sang Kaisar Sihir itu..." jelas Erinka.


"Oh..." Ragna merespon dengan datar lalu berbalik dan pergi.


"Hey, kau mau kemana?"


Ragna berbalik lagi lalu tersenyum, "Tentu saja aku mau latihan untuk menjadi penyihir terkuat juga...!!!"


Bersambung Ke The Legend Of Ragna Chapter 56 : Misi Gabungan


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi

__ADS_1


Trima kasih atas perhatiannya.


*****


__ADS_2