The Legend Of Ragna

The Legend Of Ragna
Chapter 142 : Sadarlah!!


__ADS_3

"Tap... tap... tap..." terdengar langkah kaki cepat dari gadis iblis kecil secara cepat.


Gadis iblis kecil itu adalah Rikka dan ia menuju ke tempat Ragna yang telah menggila karena ditelan oleh kekuatan iblisnya.


Rikka perlahan mengatur nafasnya dan menatap kejauhan tepatnya ke tempat berdirinya Ragna, "Kak Ragna, sebenarnya apa yang tengah terjadi padanya?" Ucapnya yang terkejut saat melihat perubahan wujud Ragna.


*


Ragna menggila.


Lalu dihadapan Ragna yang telah berubah menjadi iblis berdirilah dua petarung kelas atas dan keduanya adalah salah satu komandan Pasukan Sihir yaitu Jack Rakan dan pemimpin divisi ke-5 Batalion Bayangan, Gamora


"Kalau kau tak mau mendengar kata terima kasih dariku maka aku akan membalas budi atas semua bantuan yang telah kau berikan..." ucap Jack Rakan dengan entengnya.


"Terserah kau saja!! Lalu apa saja yang kau mau!!" Ucap Gamora yang tak peduli, iapun menatap tajam pada Ragna dan bergumam dalam hati, "Kami adalah kelompok pemuja Raja Iblis dan bertemu iblis kuat sepertinya adalah suatu kejadian yang langka..."


"WOOAARRGH...!!" Ragna yang telah berubah menjadi iblis meraung lagi dan iapun meledakan energi kuat lalu langsung menghilang dengan kemampuan teleport, "Zink!!"


"Kemana perginya?" Pikir kedua petarung tangguh itu yang jadi waspada.


Keduanya yang semula adalah musuh kini berdiri saling membelakangi, merekapun tau bahwa pemilik kemampuan teleport tak bisa dianggap remeh karena bisa muncul dimana saja dan kapan saja sesuka hatinya.


"Zink!!" Ragna yang telah berubah menjadi iblis mendadak muncul dihadapan Jack Rakan dan ia langsung melesatkan serangan berupa cakaran, "Sllash!!"


Jack Rakan sempat terkejut akan tetapi ia segera menahan serangan tersebut dengan pedang besarnya, "Cthing!!" Cakaran tersebut membentur pedang besar itu dan Ragna memfokuskan semua kekuatan fisiknya pada serangan itu sehingga membuat Jack Rakan terdorong ke belakang.


"Cih..." sang komandan pasukan sihir itupun jadi kesal akan tetapi Gamora segera melesat dan menendang dari sisi kiri, "Jbbuuak!!" Ragna menahan dengan lengan kirinya.


"Sekarang lakukan!!"


"Aku tau!!" Jawab Jack Rakan dengan berteriak, iapun meningkatkan energi sihirnya.


Beberapa portal tercipta dilangit tepat diatas Ragna yang telah berubah menjadi iblis lalu pedang-pedang yang tak terhitung jumlahnya mulai muncul dan menghujaninya.


Ragna yang telah berubah menjadi iblis sesekali melirik ke atas dan hal itupun memberikan kesempatan bagi Gamora untuk memundurkan langkah kakinya, "Ku harap berhasil..." pikir pemimpin ke-5 Batalion Bayangan itu.


Pedang-pedang yang tak terhitung jumlahnya itupun mulai berjatuhan akan tetapi mendadak Ragna yang telah berubah menjadi iblis meledakan elemen kegelapan dari kedua pijakan kakinya dan kegelapan itupun seketika membalut tubuhnya, membentuk semacam perisai berbentuk kubah.

__ADS_1


"Apa!!" Baik Jack Rakan maupun Gamora terkejut pada cara Ragna yang telah berubah menjadi iblis itu.


"Cih, brengsek!! Dia memiliki tiga kemampuan..." ucap Jack Rakan setelah hujan pedangnya dapat diatasi, iapun merasa agak kesal.


"Tiga kemampuan yang cukup merepotkan yaitu kemampuan membentuk kegelapan, teleport dan es..." sahut Gamora yang juga merasa kesal seperti sang Komandan Pasukan Sihir.


"Zink!!" Mendadak Ragna yang telah berubah menjadi iblis muncul tepat dihadapan keduanya dengan kemampuan teleport.


"...!!" Baik Jack Rakan maupun Gamora sama-sama terkejut akan tetapi mereka yang memiliki respon cepat segera melompat ke belakang.


"WOOAARRGGH...!!" Ragna yang menggila menghentakan kaki kanan ke depan dan dengan cepat permukaan tanah tertutupi oleh es.


"Dia mencoba membekukan kita..." pikir Gamora dengan menggenggam erat sebilah pedangnya, ia pun meningkatkan energi dan mengayunkan senjata kebanggaannya itu, "Sllash!!"


"WUUSS...!!" Gelombang api tercipta dan membakar es yang bergerak membekukan permukaan tanah itu.


Jack Rakan mengacungkan ibu jari pada Gamora dan berkata sambil tersenyum, "Kerja bagus..."


"Cih, aku tak butuh pujianmu dan lagi pula kita adalah musuh jadi jangan lupakan hal itu!!" Ucap Gamora agak jijik.


Gamora bertambah kesal, "Aku akan membunuhmu setelah iblis itu dapat diatasi..."


"Sayang sekali!! Aku tak akan mati olehmu..." jawab sang Komandan Pasukan Sihir itu dengan entengnya.


"WOOAARRGGH...!!" Ragna yang telah berubah menjadi iblis kembali meraung setelah serangan es miliknya dapat diatasi oleh Gamora.


"Dia datang!!" Pikir kedua petarung tangguh itu yang kembali jadi waspada.


Ragna yang telah berubah menjadi iblis memulai pergerakan dengan berlari secepat mungkin ke arah keduanya akan tetapi Jack Rakan menggunakan kemampuannya, Komandan Pasukan Sihir itupun membuka portal-portal dilangit dan menghujani dengan pedang yang tak terhitung jumlahnya.


Yah, meskipun begitu Ragna yang telah berubah menjadi iblis sangat lincah, iapun berlari cepat dengan bergerak zig-zag.


"Cih, sialan!! Dia dapat menghindar..." Jack Rakan merasa kesal.


"Kurasa tiada pilihan lain selain melawannya secara langsung..." ucap Gamora dengan menggenggam erat pedangnya yang lalu berlari maju, iapun langsung saja melesatkan tebasan pedang yang berbalutkan kobaran api.


"Sllash!!"

__ADS_1


"Cthing!!" Ragna yang telah berubah menjadi iblis menahan dengan telapak tangan kanannya dan iapun balas melesatkan cakaran dengan tangan kiri.


Dilain sisi Jack Rakan bertindak cepat, ia mengambil sebilah pedang dari sebuah portal dan langsung saja melemparkan senjata itu sehingga menusuk telapak kiri Ragna yang telah berubah menjadi iblis, "Jlleebb...!!"


"WOOAARRGGH...!!" iapun berteriak kesakitan dan hal itupun dimanfaatkan oleh Gamora untuk menjaga jarak.


"Kau berhutang padaku..." ucap Jack Rakan yang telah menyelamatkan Gamora dari cakaran.


"Cih..." Gamora agak kesal, "Aku tak minta diselamatkan olehmu..."


Ragna yang telah berubah menjadi iblis menarik kembali sebilah pedang yang menancap pada telapak tangan kirinya dan iapun menatap tajam pada dua petarung itu, "WOOAARRGGH...!!!" Iapun meraung dengan disertai tekanan energi sihir yang meluap-luap.


Jack Rakan dengan santainya merokok lalu menghembuskan asap rokok tersebut secara perlahan, "Hah..." iapun berkata, "Kita harus segera menyelesaikan ini..."


"Aku sudah mulai kehabisan energi..." ucap Sang Komandan Pasukan Sihir itu dengan menarik sebilah pedang dari sebuah portal. Pedang yang digenggamnya tersebut berbalutkan petir.


"Energiku juga mulai menipis..." ucap Gamora dengan menggenggam erat pedangnya menggunakan dua tangan dan mengarahkannya ke depan.


"WOOAARRGGH...!!!" Sekali lagi, Ragna meraung dengan meluapkan energi kuat.


"HIIIAA...!!!" Disaat yang bersamaan keduanya juga meningkatkan energi dan menebaskan pedang yang mereka genggam secara bersamaan, "Sllash!!"


"WUUSS...!!" Gelombang api dan kilatan-kilatan petir bergerak sangat cepat ke arah Ragna yang telah berubah menjadi iblis.


"Zink!!" Hal yang mengejutkan terjadi, Ragna yang telah berubah menjadi iblis mendadak menghilang dengan kemampuan teleport.


"Apa!!" Sontak hal itu membuat Jack Rakan maupun Gamora terkejut, keduanya sangat tak mengira serangan mematikan milik mereka dapat dihindari dengan mudah oleh lawan.


"Sial, aku mengerahkan seluruh energiku untuk serangan tadi..." ucap Jack Rakan.


"Aku tak mengira dia akan menghindar dengan kemampuan teleport..." ucap Gamora.


Keduanya waspada akan tetapi mendadak Ragna yang telah berubah menjadi iblis muncul tepat dibelakang punggung keduanya dengan kemampuan teleport, "Zink!!"


"Sial..." gumam keduanya yang terkejut dengan menoleh ke belakang.


Bersambung Ke The Legend Of Ragna Chapter 143 : Sadarlah!! Bagian 2

__ADS_1


__ADS_2