The Legend Of Ragna

The Legend Of Ragna
Chapter 74 : Master Sabertooth II


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'The Legend Of Ragna'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Erinka melesat dengan kobaran sayap api berwarna biru dipunggungnya, ia menggenggam erat pedang besarnya yang merupakan item sihir dan menerjang kapal utama milik perompak itu begitu saja, "DHUUAARR...!!" Kapal mereka itupun meledak dalam kobaran api biru.


"Khehehe..." Erinka tertawa penuh dengan rasa bangga.


Semua yang ada dikapal terkejut ketika melihat Erinka dapat menggunakan api biru, "Dia sudah sedikit bisa menguasai kekuatan Burung Api, Phoenix..." ucap Ragna yang kagum.


*


Dilain sisi kapal utama milik para perompak telah tenggelam.


"Sialan..." kapten perompak itu pada akhirnya terjatuh ke laut juga.


"Kapten, sekarang apa yang harus kita lakukan?" Tanya salah satu bawahannya yang juga mengambang dilaut.


Sang kapten nampak geram akan tetapi ia melihat kapal musuh sudah sangat jauh, "Menyebalkan!! Setelah dipikir-pikir mengejar mereka tidak ada untungnya bagi kita jadi ada baiknya bila kita segera kembali ke markas saja..."


"Siap...!!!!" Jawab bawahannya itu.


Ya, kapal-kapal perompak yang tersisa itupun pada akhirnya berputar balik dan hal itu membuat Ragna dan yang lainnya senang.


"Mereka telah menyerah..." ucap Lisha.


"Fiuh..." Pak Gamou menghembuskan nafas lega, "Akhirnya semua masalah selesai juga..."


Erinka terbang mendekat lalu mendaratkan kaki secara perlahan pada lantai kapal, "Khihihihi..." ia pun tertawa senang.


Ragna berlari dari belakang dan memeluknya, "Kau hebat sekali!! Tak pernah ku sangka kau sudah bisa mengendalikan kekuatan sang Phoenix...!!!"


"Hahahaha... memang seperti itulah diriku!! Sangat cerdas dan berbakat!!" Sifat sombong Erinka pun keluar, "Hahaha... teruslah puji aku!!!"


Denjirou dengan penuh kekesalan berkata, "Jangan lupa bahwa kaulah penyebab segala kekacauan sehingga kita gagal menjalankan misi!!"


"Apa!!!" Erinka nampak tak terima bila disalahkan, "Itu terjadi tak sengaja, kunyuk!!!"


"Sengaja atau tidak tetap saja itu salahmu!!! Lalu jangan panggil aku 'kunyuk'...!!!" Bentak Denjirou.


"Sudah ku bilang aku tak salah..."


"Mau menyangkal seperti apapun tetap saja itu salahmu..."


Keduanya adu mulut.


"Hadeh..." Ragna dan kedua istri Denjirou bergumam dalam hati, "Mereka berdua bertengkar lagi..."


Sumika memegang tangan kanan Denjirou, "Denjirou-sama..."

__ADS_1


"Hah? Apa?"


"Aku sudah selamat dan berada disini jadi tolong jangan salahkan Erinka terus!! Kita pun harus bersyukur bisa berkumpul lagi..."


Denjirou menjadi lebih tenang, "Hah... kau benar!!" Iapun menatap ke arah Ragna, "Hey, Ragna!!!"


"Apa??"


"Terima kasih karena telah menjaga Sumika..."


Ragna tersenyum lebar sambil mengacungkan jari jempolnya, "Tak masalah...!!"


"Tap... tap... tap..." 3 anggota guild Sabertooth mendekat pada mereka.


Kai berkata, "Kita telah melalui beberapa hal berat beberapa hari ini bersama dan aku sangat menikmati petualangan kita itu..."


"Emm..." Pak Gamou berfikir lalu berkata, "Bagaimana bila sesampainya dikota kita mengadakan pesta?"


"Setuju!!!" Jawab semua anggota White Tiger serentak.


"Eeehh...!! Bukankah kita gagal menjalankan misi dan seharusnya kita tak menghambur-hamburkan uang?" Ucap Lisha agak keberatan.


"Ada benarnya akan tetapi sekali-kali kita merayakan keselamatan setelah kejadian yang luar biasa mengerikan kurasa tak masalah..." ucap Kai.


Lisha yang menyadari hanya dia yang tak setuju akhirnya mengalah juga, "Hah... kurasa bila sekadar acara bersyukur tak masalah juga..."


"Mari berpesta!!!!" Teriak Pak Gamou.


"Ya...!!!!!" Jawab semuanya serentak dan penuh dengan semangat.


Kelompok itupun kembali ke kota yang merupakan tempat mereka bertemu dan memulai segalanya.


Malam hari sebelum pesta diadakan terlebih dahulu Pak Gamou sudah memesan sebuah bar yang ada dipusat kota.


"Hahahaha...!!!" Pak Gamou tertawa lepas dan terlihat sangat senang.


Erinka yang mata duitan berkata, "Bukankah ini terlalu berlebihan menyewa sebuah bar untuk kita sendiri?"


"Ini saja masih terlalu sederhana karena biasanya saja Pak Gamou lebih menghambur-hamburkan uang hanya untuk mengadakan  sebuah pesta..." jelas Lisha.


"Kalau begitu Pak Gamou itu sangat boros, ya?" Ucap Erinka.


Ragna berkata, "Hey, ayolah!! Cara Pak Gamou menghabiskan uang memang seperti ini jadi hargai dia..."


Lisha dan Erinka tersenyum, "Kau benar..."


Didalam bar itu hanya ada mereka dan Pak Gamou benar-benar berlebihan karena memesan segala makanan dan minuman yang ada ditempat itu.


"Anak-anak mari berpesta!!" Teriak Pak Gamou.


"Ya..." mereka pun bersenang-senang dengan menari-nari, menyanyi dan makan-makan.


Semalaman mereka berpesta dan setelahnya semua kelelahan sehingga tertidur disembarang tempat dibar itu.


Pagi pun datang dan secara mendadak seorang wanita menendang pintu bar itu hingga hancur, "Jbbllaarr...!!"

__ADS_1


"Hah? Siapa itu?" Ucap Pak Gamou yang sontak terbangun dan karena masih ngantuk ia hanya melihatnya dengan samar-samar melihatnya.


Wanita itu nampak marah dan dengan langkah kuat berjalan ke arah Pak Gamou yang tertidur diatas meja, ia langsung mencengkram krah baju Pak Gamou dan berteriak lantang, "Kenapa kau malah berpesta ria bukannya mencari adikku, pak tua sialan...!!!!!"


Semuanya terbangun dan Pak Gamou langsung tersadar, "Master!!! Mengapa anda bisa ada ditempat ini!!!" Ucapnya yang benar-benar terkejut.


"Tentu saja aku mencari adikku!!!"


"Oh..." Pak Gamou merespon datar dan menunjuk ke arah Kai, "Dia ada disana..."


Master Sabertooth menatap Kai dan langsung berlari ke arahnya lalu memeluknya, "Kai, kakak rindu padamu..."


"Eeeehhh...!!!!" Semua anggota White Tiger langsung terkejut begitu mengetahui bahwa Kai adalah adik dari Master Sabertooth.


"Kakak, kau membuatku malu dan juga bisakah kau berhenti memelukku..." ucap Kai yang merasa risih.


Master Sabertooth malah memeluk semakin erat, "Tapi aku tak malu dan akupun tak bisa berhenti memelukmu..."


Semua anggota White Tiger agak bingung, "Hah..." Pak Gamou menghela nafas panjang dan memperkenalkan Master Sabertooth, "Wanita ini adalah Master Sabertooth sekaligus kakak kandung dari Kai..."


"Dan meski perilakunya nyeleneh tapi dia adalah penyihir terkuat dari guild kami..."


Semua anggota White Tiger menatap ke arah sang master akan tetapi Master Sabertooth tak peduli dan iapun masih memeluk Kai bahkan pelukannya lebih erat dari pada sebelumnya.


Wajah Kai menempel pada dada wanita akan tetapi ia tetap bersikap biasa, "Jadi apa yang membuat kakak ada ditempat ini?"


"Kejamnya..." ucap Master Sabertooth dengan pelukan yang lebih erat lagi, "Ugh!!" Kai menjadi kesulitan bernafas.


"Anu... begitu kau menghilang kami segera menghubungi guild agar master tak khawatir..." jelas Lisha.


"Yap, aku akan kena marah Master jika kau kenapa-kenapa..." ucap Pak Gamou.


"Benar, kakak datang karena Kai menghilang!! Dan kakak tak ingin kehilangan Kai karena kakak sangat menyayangi Kai..." ucapnya dengan suara manja.


"Hah..." Kai melepaskan pelukan sang master dengan cara paksa, "Yap, malu mengakuinya tapi wanita ini adalah kakak kandungku..." ucapnya pada orang-orang White Tiger.


Semua anggota White Tiger tak percaya bisa bertemu langsung dengan Master Guild Sabertooth.


"Dia seorang master dari guild penyihir yang sangat besar!! Dia pasti sangat kuat..."


"Lalu yang terpenting itunya besar-besar bagaikan melon saja..." gumam Ragna dengan melirik ke arah dada Master Sabertooth.


Bersambung Ke The Legend Of Ragna Chapter 75 : Dia Kembali!!


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Trima kasih atas perhatiannya.


*****

__ADS_1


__ADS_2