
Sepeninggal Tio, Nino pun kembali ke atas langsung menuju ke ruang kerjanya menyelesaikan sedikit pekerjaan yang belum dia selesaikan.
Berkali-kali dia menghela nafas panjang, melihat tumpukan berkas di atas meja kerjanya.
"Kerjaan ku semakin bertambah," guman Nino saat melihat tumpukan di mejanya terus dia beralih melihat ke arah tangannya yang memegang map berisi pekerjaan milik sang bos yang tak lain adalah Tio.
"Ya sudah semangat saja, siapa tahu gaji bulan depan naik," guman Nino berfikir positif agar dirinya tak merasa stres.
Nino pun duduk di kursi untuk melanjutkan pekerjaan miliknya, semakin dia mengeluh ataupun protes tak jelas maka pekerjaan itu tidak akan pernah selesai karena dia sibuk mengomel. Maka dari itu Nino memilih berfikir positif saja.
Sedangkan Tio saat ini sedang harap-harap cemas akan keadaan sang istri. Tio berfikir kalau mobil yang di tumpangi sang istri itu tengah terbentur sesuatu, atau tertabrak mobil lain, ah pikiran buruk Tio semakin berkelana membayangkan mobil itu terguling mengakibatkan istrinya dalam kondisi yang tak baik-baik saja.
__ADS_1
"Ah tidak tidak, Amanda pasti baik-baik saja," guman Tio sambil menggelengkan kepalanya mengusir pikiran buruk itu di dalam pikirannya saat ini. Membayangkan itu semua saja Tio sudah lemas.
"Pak bisa cepat tidak," kata Tio tangannya dengan gelisah menepuk pundak sang supir agar melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Di belakang, sang bodyguard bayangan setia memantau Tio dari jauh sesuai dengan perintah dari nya untuk mengikutinya mencari keberadaan sang istri.
20 menit akhirnya Tio sampai di lokasi titik keberadaan mobil miliknya.
Tio segera turun dari mobil, dia berlari menghampiri mobil miliknya yang tergeletak di pinggir jalan, Tio pun di buat kaget saat mobil itu mengalami penyok di bagian depannya, namun Tio tak menemukan keberadaan sang istri dan supir nya itu.
"Pantas saja di hubungi tidak bisa," guman Tio memegang ponsel itu dan membolak-balik nya.
__ADS_1
"Kalian tanya seseorang atau cek cctv jalanan di sekitar lokasi ini, kalian harus bisa dapatkan informasi tentang istriku," perintah Tio menatap ke belakang di mana semua bodyguard miliknya sedang menunduk menunggu perintah.
"Siap..." Jawab semua serempak sebelum pergi meninggalkan Tio.
Benar saja tak butuh waktu 10 menit salah satu dari mereka memberi kabar kalau ada seorang wanita yang ciri-ciri nya seperti nyonya mereka (Amanda) di bawa ke rumah sakit terdekat karena pingsan di tengah jalan, bahkan setelah pria itu di tanya apakah wanita itu adalah pemilik mobil yang tergeletak di sana? Dan pria tadi mengangguk antusias dan membenarkan ucapan dari nya tadi.
Tio pun masuk ke dalam mobil dan meminta supir menuju rumah sakit Kasih yang terletak tak jauh dari sana.
Mobil yang di tumpangi Tio melesat dengan cepat karena jalan hari ini yang cukup sepi.
10 menit Tio sampai di Rumah Sakit yang di maksud tadi.
__ADS_1
Tio berjalan dengan cepat menuju ke dalam Rumah Sakit memastikan bahwa kabar itu benar atau salah.
Bersambung....