Twins Love Story

Twins Love Story
Chapter 141 S2 "Bengkel"


__ADS_3

...☘️☘️☘️☘️☘️...


"Apakah kakak sudah tenang?" tanya Hani pada Arka yang masih menyembunyikan kepalanya di leher Hani.


"kak, dengarkan aku" Hani sedikit menarik pria itu dengan paksa, menempelkan kedua tangannya pada pipi Arka, "Aku tidak apa, liat istrimu ini masih bersamamu sampai sekarang" Hani berusaha menghibur Arka, yang terus menyalahkan dirinya.


"Kau tidak akan meninggalkan ku kan?" Suara Arka akhirnya keluar.


"Tidak akan, dan tidak akan pernah" Hani menggeleng dan menunjukkan senyum tulusnya pada Arka.


"dan tidak akan memberikan ku pada orang lain, jika kita tidak bisa memiliki a__" Arka segera menghentikan kalimatnya, hampir saja dia mengucapkan kalimat sakral itu.


"memiliki apa kak?"


"kakak salah bicara tadi, maksud kakak nanti kalau kita sudah punya anak kau tidak akan membagi kasih sayangmu padanya kan?" dengan cepat Arka meralat perkataannya.


"tentu saja aku bagi" Hani terkekeh sambil mencubit pipi Arka.


Pria itu merengut, tapi beberapa detik kemudian dia tertawa.


"untung kamu tidak memikirkan perkataan awalku, baby" ucap Arka dalam Hati.


...☘️☘️☘️☘️☘️...


Saat berada didalam kamar dan hanya berdua mommy Hani mulai mendekati daddy, sejak kemarin dia sangat penasaran dengan tingkah Daddy Hani yang sangat aneh.


"Dad, jujur sama mommy, ada yang daddy sembunyikan dari mommy kan?" Tanya mommy penasaran.


Daddy menggeleng seakan dia tau mommy ingin bertanya apa, memang dia tidak pernah bisa bohong terlalu lama pada istrinya itu.


"Tentang Hani, ada yang daddy sembunyikan bukan?"


"Gak ada, udah tidur aja" Daddy berpura-pura cuek dan mematikan lampu tidurnya. Dia langsung memejamkan mata, dia tidak ingin mengatakan rahasianya dengan Arka, daddy tidak mau jika istrinya itu merasa sedih.


Mommy terlihat kesal, karena pertanyaan nya tidak dijawab oleh Daddy, tapi dia memilih untuk ikut tidur, berusaha menghilangkan pikiran buruk dalam otaknya.


...☘️☘️☘️☘️☘️...


Beberapa Hari setelah insiden penangkapan Suster Elda, Terdengar penangkapan Chintya dan Linda tapi tidak dengan Jesica, karena dia sudah lebih dulu melarikan diri, dan tidak cukup bukti untuk menangkap Jesica, semua rekam digital tidak ada yang menampilkan wajah jesica, hanya berupa pernyataan dari Chintya dan juga Linda, tidak akan cukup untuk membawa Jesica untuk masuk kedalam jeruji besi.


Kesaksian Suster Elda juga Jesica buka orang ketiga dari dalang perencanaan pembunuhan Hani, karena wajah yang di tunjukkan Jesica bukan wajah sebenarnya, Wanita itu berhasil menipu Chintya dan Linda, dengan memanfaatkan kebencian Chintya dan linda pada Hana dan Hani.


Sekarang Chintya dan juga Linda sedang menjalani sidang, alih-alih mendapatkan Arka dan Satya mereka berdua merasa menyesal karena mereka berakhir didalam jeruji besi.


Sedangkan untuk Jesica, Arka dan keluarga sangat percaya jika Jesica ikut andil dalam perencanaan pembunuhan itu jadi Arka membuat pihak kepolisian membuat pengumuman jika Jesica kembali ke negara dimana Arka dan Hani ada maka Jesica akan ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara, jika seperti ini Arka sanagt senang dia memiliki uang jadi dia bisa mengatur kepolisian untuk Hal itu.


...☘️☘️☘️☘️☘️...


Satya membawa Hana bengkelnya, tempat operasi terdalam di kantornya, tempat dimana usaha kecilnya itu menjadi besar.


"ini dimana?" tanya Hana sambil melihat sekelilingnya.



"Bengkel utama" Ucap Satya sambil terus menarik tangan Hana untuk lebih masuk kedalam. "Aku akan menunjukkan sesuatu padamu".

__ADS_1


" Apa ini?" Hana terlihat bingung menatap benda yang ditutupi kain hitam.


Perlahan Satya membuka kain hitam itu, "tada" tampaklah motor berwarna merah bercampur hitam, "aku ingin memberikan ini untukmu" ucap Satya lagi.



"Untukku?" Hana menunjuk pada dirinya.


"kau mau mencoba menaikinya?" Satya mengiring tangan Hana untuk mendekati motor itu. "Aku akan mengajarimu cara memakainya".



Satya tampak antusias menjelaskan segalanya tentang motor yang sedang Hana naiki. Hana hanya duduk dan memperhatikan Satya yang terus saja mengoceh.



'cup' Hana mendekatkan wajahnya pada Satya dan mengecup nya singkat.



"untuk apa itu?"



Hana tampak berpikir sebentar, "hmmm Terima kasih?"


"itu kurang lama" ledek Satya dan mulai mendekatkan bibir mereka sekali lagi.



Akhirnya kedua sejoli itu kembali berciuman cukup lama dan tidak sadar kelakuan mereka telah dilihat oleh beberapa karyawan Satya.


"huk huk"


"Halooo disini ada manusia juga, kami gak ngontrak" teriak Andrian dengan lantang.


Hana menjauhkan bibirnya dari bibir Satya dan menatap pria yang berdiri di belakang Satya.


"Andrian? itu kamu?" pekik Hana senang. Hana segera berlari memeluk Andrian.


Melihat tingkah Hana andrian segera mengangkat kedua tangannya keatas, "bos bukan aku yang memeluk".


" Kamu kerja dengan Satya?" Hana sudah melepaskan pelukannya dan kembali kedalam pelukan Satya.


"Seperti yang kamu lihat dia adalah bos ku sekarang" Andrian menunjuk kearah Satya.


"aku pikir kamu kuliah diluar kota, karena begitu lulus kamu langsung menghilang"


"Aku memang diluar kota tapi bukan kuliah melainkan kerja" jawab andrian santai.


Mereka bertiga pun akhirnya berbincang di ruangan Satya.


...☘️☘️☘️☘️☘️...


Hana tampak asik menikmati makan siangnya, sedangkan Satya kembali menyelesaikan pekerjaan. Dikarenakan Satya yang ingin memperbesar usahanya, dia jadi semakin sibuk.

__ADS_1


Hana mendekat dan menyender pada kursi tempat Satya duduk.


"Aku bisa bantu apa?" Hana tampak sangat kebosanan.


Andrian dan Satya serentak menatap Hana, sangking sibuknya mereka tidak menyadari keberadaan Hana yang sudah ada didekat mereka.


"Tidak perlu, ini sebentar lagi aku selesai" Satya mengiring Hana untuk duduk di pangkuannya dan Hana mengikuti saja permintaan Satya.


"Liat-liat tempat kalo mau mesra jangan didepan jomblo juga!" sindir Andrian.


Hana bukannya menyingkir dia hanya tertawa mendengar sindiran Andrian.


"Cari sana pasangan biar bisa kayak kita" balas Hana cuek.


"Udah, tapi berakhir dipenjara" ucap Andrian dengan tampak yang dibuat sedih.


Melihat Hana yang kebingungan Satya segera menjelaskan bahwa gadis yang andrian maksud adalah Linda, Satya juga menceritakan tentang kontrak yang telah ditandatangani Linda akibat Andrian yang naksir sama Linda.


Setelah mendengar cerita Satya bukannya menghibur Hana malah menambah luka pada Andrian. Wanita itu malah tertawa puas dengan nasib malang yang didapatkan Andrian.


.


"Ah aku punya ide, bagaimana kalau menjadikan Hana model pengganti Linda?" ide spontan dari Andrian terucap begitu saja.


"Boleh juga, lagian Hana juga udah tau semua usaha yang aku miliki, bagaimana sayang? kamu mau?" tawar Satya.


Hana mengangguk setuju, "boleh aja, lagian aku juga gak tau mau ngapain tugas akhir udah selesai, dan sekarang tinggal menunggu kelulusan".


...☘️☘️☘️☘️☘️...


Beberapa bulan telah berlalu, dan sekarang Hari kelulusan buat si kembar telah datang.


"Sayang selamat ya" Arka memberikan rangkaian bunga yang sangat indah pada Hani.


Arka dan kedua orang tua Hani datang diacara kelulusan Hani dan Hana, karena tempat kelulusan yang berbeda jadi Hana didampingi oleh ayah dan bunda, sedangkan Hani oleh kedua orang tua angkatnya.


"Makasih kak" Hani memeluk Arka dengan sayang.


Selama kedua pasangan itu berpelukan kata-kata yang penasaran dengan pasangan Hani juga terus melirik kearah Arka.


Wajah tampannya mampu menghipnotis mata para wanita yang berada disana.


"Awww, sayang kenapa dicubit" Rengek Arka pasalnya barusan Hani mencubit perutnya karena kesal dengan suaminya yang berhasil mendapatkan perhatian diacara miliknya.


"Nyebelin!" Gerutu Hani.


Arka tertawa kecil lalu kembali memeluk Hani, "Nyebelin tapi sayang kan".


'puk' Hani mendorong Arka untuk menjauh darinya.


"Jangan dekat-dekat" Gerutu Hani lagi.


Daddy dan mommy Hani datang mendekat, "awas loh, kalau suaminya jauh jauh nanti ada lalat yang nemplok" Goda mommy Hani.


Mendengar itu Hani segera kembali mendekati Arka dan meletakkan sebelah tangannya di pinggang Arka, "Enak aja ini milik Hani".

__ADS_1


Arka tertawa dan membalas merangkul istri tercinta nya itu.


...☘️☘️☘️☘️☘️...


__ADS_2