
Rangkaian bunga ucapan selamat sudah berjejer dengan rapi, para tamu undangan berdatangan memadati gedung mewah yang sudah di siapkan oleh Arka untuk menyelenggarakan resepsi pernikahannya. Kedua orang tua Hani terlihat sudah siap menggunakan Kemeja serta gaun senada berwarna putih dan hitam. Mereka tegak menyambut tamu yang satu persatu mulai masuk.
“Rasanya seperti mimpi, Hani akan menikah” Ibu kandungnya Hani masih tak percaya, apalagi ketika melihat dekorasi mewah gedung itu.
“Hani memang terlahir dengan segala keberuntungan nya” Sambung Hana, ia berdecak kagum melihat dekorasi yang sangat megah, serta hidangan makanan kelas berbintang. Ada sedikit kecemburuan dimata Hana melihat Hani adiknya yang selalu mendapatkan segalanya.
Para Staff hotel Moonblue juga hadir dalam upacara pernikahan ini, mereka tidak menyangka bahwa manajernya akan menikah dengan mahasiswa yang sempat magang beberapa bulan disana.
"Arka”
Arka berada di ruangan fitting setelah selesai menggunakan tuxedo mahalnya, Ayahnya terlihat berjalan menghampiri Arka dengan istri baru nya .
“Daddy...”
Ayahnya tersenyum dan menepuk Bahu Arka, ia kemudian memberikan salam hormat pada istri baru Ayahnya.
“Anda tidak apakan?”
"ya, berkat kau. Aku ingin berterimakasih secara langsung” Ucap wanita yang berdiri di sebelah Ayahnya itu.
“Terima kasih Arka”
“Ya”
Rasanya memang akan sedikit canggung ketika Ayahnya datang bersama istri baru nya, Namun Arka tak mau ambil pusing soal itu ia juga yakin ibunya pasti bisa mengatasi hal ini. Ia tidak mungkin membuat keributan di hari pentingnya ini.
“Kami langsung ke ruang resepsi ya?”
“ya silahkan” Arka mengangguk, tak lama setelah ayahnya pergi Sandy lalu masuk ke dalam ruangan fitting.
“Whoaaa penampilan mu biasa saja” Ucap Sandy, Arka hampir saja memukulnya namun ia mengurungkan niatnya .
“Sialan kau, San video slideshownya sudah siap?” Tanya Arka lagi dengan sedikit tawa.
“Tentu saja, aku sudah mengeditnya dengan baik”
Di hari pernikahan nya Arka juga menyiapkan slideshow special untuk Hani, yaitu berisi foto foto Hani yang diambil oleh Arka secara diam-diam dengan kameranya dan juga beberapa foto dari orang tua Hani. Karena ia begitu sibuk mengurusi persiapan pernikahanya, Arka menyerahkan tugas itu pada Sandy yang selama ini sudah sangat banyak membantunya meskipun banyak juga mengelabuinya dan bekerja sama dengan Ibunya.
🌺🌺🌺🌺🌺
Pintu ruangan resepsi terbuka, semua mata tertuju pada Hani yang sudah mengenakan gaun pengantinnya. Dia berjalan pelan bersama Haris yang menggandeng tangannya.
“Whoaaa! Cantik sekali” Satya sampai tak bisa mengedipkan matanya, Hana juga berdecak kagum melihat Hani yang tampil sangat cantik hari ini
“Cantik sekali~” Chika tersenyum , dari tempat duduknya dan mengambil foto Hani dengan ponselnya. Jantung Hani berdebar lebih kencang, lebih lebih dari saat ia melakukan kencan pertamanya dengan Arka. Lebih lebih dari saat Arka mengecup bibirnya.
“Jangan tegang, Daddy bersamamu” Ayahnya berbisik saat Langkah Hani menjadi sedikit kaku. Tangan nya menggandeng lengan Ayahnya dan berjalan menuju altar, menuju Arka yang sudah berdiri dan siap menyambut tangan Hani.
Pengucapan janji seumur hidup sudah selesai, Arka dan Hani resmi menjadi sepasang suami istri hari ini.
Arka dan Hani berc*uman setelah pengucapan janji suci itu. Diiringi dengan tepuk tangan dari semua tamu undangan yang hadir.
__ADS_1
Hani tersenyum dan menoleh pada Arka yang berdiri disampingnya, bukan lagi sebagai kekasihnya.
"Ini bukan mimpi kan” Bisik Hani.
“Kenapa? Kau bermimpi dapat suami yang tampan dan kaya seperti aku?” Tanya Arka.
“iya!”
Arka tak bisa menyembunyikan wajah bahagianya . Lampu ruangan kemudian sengaja di padamkan , Sandy yang bertindak sebagai MC bersiap untuk memutar slide Shownya setelah Cahaya projector menyorot ke arah layar putih yang sudah disiapkan.
“Para hadirin yang berbahagia, mari sama-sama kita saksikan sebuah video persembahan Arka untuk mempelai wanita, Hani”
Lantunan lagu milik Bruno Mars dengan judul Marry You mulai terdengar seiring dengan munculnya foto-foto Hani dipadukan dengan foto Arka.
Tampil foto masa kecil Hani dan Arka dilayar dan beberapa foto candid Hani yang diambil Arka.
Para tamu undangan mulai bereaksi , mereka mengomentari soal foto yang di munculkan di Slideshow .
“Uwaaa, kau membuat ini?” Tanya Hani pada Arka selagi ia menontonya.
“Tidak Sandy yang buat”
“Uwaaa! Itu fotoku, kau mengambilnya diam-diam?” Hani menunjuk ke arah fotonya. Ketika Hani duduk di meja kerjanya dan terlihat serius mengerjakan semua pekerjaannya saat menjadi sekertaris Arka dulu. Juga muncul beberapa foto Hani ketika mereka pertama kali bertemu di Taman. Ada juga beberapa foto selfie yang diambil Arka dan Hani.
“apaan sih? Aku sudah punya kau, kenapa harus cemburu” Sangkalnya. Walau sebenarnya ada sedikit kecemburuan dihati Hana, kenapa adiknya bisa begitu beruntung.
“Ingin ku buatkan seperti itu juga tidak?” Tawar Satya
“Tidak perlu”
“Lagipula foto mu dengan ku selfie semua ckckck”
Hana hanya tertawa kecil ia lalu menggenggam tangan Satya dan kembali menonton Slideshow yang belum berakhir itu.
Mata Hani berkaca-kaca ia hampir saja menangis karena merasa tersentuh, Arka lalu merangkulnya dan mengusap bahunya.
Di detik terakhir tiba-tiba muncul foto Hana dan Arka yang menggunakan seragam sekolah sewaktu SMU.
“Waah! Mereka rupanya sudah mengenal sejak sekolah?”
“Hani memang cantik dari dulu ya?”
__ADS_1
“Hehh? Memangnya itu foto Hani?” Chika memicingkan matanya mencoba mengamati foto yang muncul. Arka lalu membulatkan matanya dan bertanya-tanya kenapa foto Hana ada disana.
“Sandy! Kau gila? Kenapa ada foto Hana disana?” Sandy buru-buru mematikan slideshownya setelah mendapatkan kode keras dari Arka.
“Lihat, orang itu masih menyimpan fotomu” Satya menggelengkan kepalanya, dan Hana hanya diam tanpa berkomentar apapun.
“Sayang foto tadi terlihat seperti Hana” Ayahnya Hana angkat bicara.
“Itu memang Hana” Ibunya menggelengkan kepala dan menepuk keningnya pelan. "Sepertinya menantu kita kenal dengan Hana"
.
“Naaaah! Sekarang waktunya untuk foto bersama , untuk pengantin, orang tua nya dan juga kerabat dekat silahkan merapat untuk berfoto”
Sandy segera mengambil mic nya dan mencoba untuk menghentikan suasana ramai dalam ruangan. Fotografer sudah bersiap dengan kameranya, begitu juga dengan Arka dan Hani. Mereka berdiri berdampingan dan menunggu teman – teman lain nya untuk mengatur posisi.
.
“Kau masih menyimpan fotonya?” Hani menggertakan giginya, dan melirik ke arah Arka dengan tajam.
“itu kesalahan Sandy” Arka membela diri
“Kenapa fotonya ada padamu? Kau jelas masih menyimpannya” Ucap Hani lagi.
“San! Ini kesalahanmu” Arka segera melirik ke arah Sandy yang kemudian berdiri di sebelah Arka untuk ikut berfoto.
“Sudah tidak perlu berdebat, itu memang kesalahanku. Tapi aku tidak tahu kalau itu foto Hana, aku hanya dapat soft filenya dari Arka dan membuat slide shownya” Jelas Sandy sambil merapikan jas nya.
“Naaah! Semuanya lihat ke kamera sedikit lebih merapat ya” Suara fotografer itu kembali terdengar . Hani memaksakan senyuman nya dan menatap ke arah lensa kamera.
“urusan kita belum selesai, Kak Arka” Ucap Hani dengan pelan. Arka hanya tersenyum ke arah kamera dan mengangguk dengan pasrah.
“1,2,3!”
“Cheeseee”
Semua orang tersenyum di dalam frame, di hari bahagia ini mereka terlihat menunjukan senyuman terbaik nya. Begitu juga dengan Hani dan Arka, meskipun mungkin setelah resepsi pernikahan selesai Arka harus siap-siap kembali berdebat dan menerima omelan dari Hani.
Walau begitu, baginya, bagi keduanya ini adalah hari terbaik yang pernah ada. Hari dimana Hani tak lagi ragu pada kesetiaan, keseriusan dan rasa cinta Arka padanya. Hari dimana Arka tidak lagi ragu atas perasaannya sendiri.
“Meskipun awalnya sangat berantakan, namun setiap orang dapat melaluinya. Setiap orang dapat menunjukan siapa jati dirinya, setiap orang dapat diterima sebagai dirinya sendiri. Tanpa harus menggunakan topeng dan menyamar menjadi orang lain, untuk disukai, hidup ini penuh denga segala kemungkinan tak terduga yang akan terjadi , dan cocok bagi mereka yang siap”
...🌸🌸🌸THE END🌸🌸🌸...
🌸🌸 Cuap cuap Author 🌸🌸
Maafin ya yang rata-rata bakal pada kesal dengan keputusan Author soalnya Author tamatin, tenang aja bakal Ada lanjutannya kok pi bukan sekarang Author bulan ini lagi sibuk kerja, apa lagi ini Akhir tahun, author harus buat banyak laporan, makanya author mau fokus ke kerjaan dulu, sebenarnya ini sih cuma iseng-iseng aja, mohon bersabar ya menunggu author selesai mengerjakan semua laporan tahunan author, author sebenarnya seorang akuntan makanya laporan author banyak banget. semoga semuanya suka dan tetap mendukung.
Dan untuk semua yang sudah mendukung Terima kasih ya, Author kasih bocoran deh untuk sambungan nya nanti bakalan muncul lagi banyak saingan, dan tentang Satya dan Hana yang juga memikirkan tentang pernikahan. Dann.... hehehe rahasia deh..
Mohon dukungannya ya
Terima Kasih Banyak semuanya 🐱🐱🐱
Doakan Kerjaan Author cepat kelar ya 😄😄
__ADS_1
Love you all