
p. s : semoga masih banyak yang baca ya, author sebenarnya udah pengen tamatin aja sih, tapi author pengen nyampe 300 rbu kata-kata jadi harap maklum kalo episodenya banyak ya.
Bagi yang masih membaca Terima kasih banyak ya, author harap masih pada setia menunggu kelanjutan ceritanya, Terima kasih sekali lagi buat like nya dan favorit ❤❤❤ Thank you all 💞💞💞
Mari lanjut ke cerita go go ❣️❣️
...☘️☘️☘️☘️☘️...
"Kenapa kau membiarkan Hani membawaku kesini?" Setitik air mata jatuh dari mata Hana, dia tidak mau mengangkat kepalanya, dia tidak mau memperlihatkan kelemahan nya pada Arka.
Langkah kaki Arka kembali berhenti. Dia kembali menatap Hana yang menunduk.
"Untuk mengabulkan permintaan Hani, aku sadar Hani masih terlalu muda untuk menikah tapi aku tidak mau melepaskan nya, aku ingin mengikatnya agar dia tidak bisa pergi dariku, setelah seorang wanita menikah kehidupan nya akan berfokus pada suami dan anak, dia akan kehilangan sedikit kebebasan nya walau aku tidak akan melarang apapun yang Hani inginkan Hani pasti akan membatasi dirinya dengan sekitar" Arka berhenti sejenak menghembuskan nafas panjang.
"Mungkin bisa dikatakan ini adalah acara jalan-jalan terakhir dia bersamamu dan juga chika, mungkin dia tidak akan bisa jalan dengan kalian karena sibuk mengurus suaminya dan anaknya, karena itu aku membiarkan dia membawa kalian" setelah berkata begitu Arka kembali melangkah keluar. Dia sama sekali tidak mau tau apa yang terjadi pada Hana.
Sementara Hana kini tertunduk air matanya sudah tidak dapat ditahan dan meluncur dengan deras.
.
Satya yang sejak tadi bersembunyi ingin sekali memeluk Hana dan menenangkan nya, tapi dia tidak bisa entah karena pembicaraan keduanya entah karena Satya takut ketahuan sudah diam-diam mendengar kan pembicaraan mereka.
Satya Hana menatap Hana yang masih menangis di meja makan.
"Aku yang akan membuatmu bahagia Hana" gumam Satya lalu pelan-pelan kembali menutup pintu kamar nya, dia membatalkan keinginan nya untuk keluar.
...☘️☘️☘️☘️☘️...
Pukul delapan pagi mereka semua berkumpul untuk sarapan, Arka tampak sibuk mengurusi istrinya makan, Hani hanya mau makan jagung rebus dan minum susu kedelai, jadi pagi-pagi sekali Arka pergi keluar untuk mencarikan pesanan Hani.
"Irinya liat kedua pasangan ini" komentar Mike yang disetujui dengan Chika.
"Makanya cepat nikah" ledek Arka, yang kini masih sibuk mengurusi istrinya.
"Hani bukannya kebalik ya, harusnya kamu yang mengurusi Arka" Chika meledek Hani yang asik memakan jagung rebusnya.
"hmm akk-kuu__" Hani terlihat kesusahan menjawab karena mulutnya penuh makanan.
"telan dulu baby" perintah Arka.
Hani segera meneguk minuman yang telah Arka siapkan. "Kak Arka bilang gak mau, dia hanya mau memanjakan ku selama disini, iya kan kak?"
__ADS_1
"iya lanjutkan makan mu baby" ucap Arka sambil mengelus puncak kepala Hani dengan sayang.
☘️☘️☘️☘️☘️
Hari ini adalah waktunya girls time, Hani, Hana dan Chika sibuk bersiap-siap pergi shopping, tadi Arka, satya dan Mike kembali membereskan urusan tadi malam, dan para perempuan diminta memanjakan diri untuk pergi ke salon atau shopping.
"Ayo girls kita bersenang senang" Hani menunjukkan tiga black card ditangannya. Satu dari daddynya, satu dari mommynya dan satu dari Arka. "Aku kaya!" sorak Hani dibalas kekehan Hana dan Chika.
"tunggu bentar" Hani menarik Hana untuk mendekat padanya, "kau habis menangis?" tanya Hani sambil memegang kedua pipi Hana.
Hana perlahan melepaskan pegangan tangan Hani dari pipinya. "ini make up, ini nih wanita gak tau mode dan make up jenis baru" keluh Hana.
Hani cemberut, hatinya tadi sedikit sakit ketika melihat Hana seperti habis menangis, tapi kekhawatiran nya sia sia Hana malah mengatai dirinya.
.
Saat ini ketiganya sedang memilih milih baju yang akan mereka beli.
Hani mendekati Hana, dan tersenyum mencurigakan padanya.
"Ada apa? bau baunya ada yang mencurigakan ni" selidik Hana.
Hani tersenyum makin lebar, "Hana hehehe".
"untuk hari ini saja, kita berpakaian kembar ya pleasee.. " Hani menarik tangan Hana dan menggenggam nya, memohon dengan menunjukkan puppy eyes nya.
Dengan gerakan cepat Hana menggeleng, "Gak! gak mau, norak tau kayak anak panti aja! gak mau".
" Please satu hari ini aja" pinta Hani lagi.
"Gak mau Han!" Hana sekarang yang gantian cemberut.
"Kalau kalian kembaran terus aku gimana?" Chika menunjuk dirinya sendiri.
"Kan yang kembar aku dan Hana" tunjuk Hani pada dirinya dan Hana yang berdiri disebelahnya.
Hani kembali menatap Hana, "Ayolah Han, kali ini saja, anggap aja aku sedang ngidam please"
Perkataan Hani membuat Chika terbelalak kaget yang benar saja baru juga beberapa hari bulan madu mereka sudah mau punya anak, 'top juga si Arka' bathin Chika.
.
Setelah berkali kali membujuk akhirnya Hana pasrah mengikuti kemauan Hani, dengan syarat Hana yang memilihkan bajunya, dia tidak ingin baju kembaran yang terlihat norak karena selera Hani sedikit tidak sesuai dengan selera fashion Hana.
__ADS_1
" Chika, tolong ambilkan foto kami" Hana menyodorkan ponselnya yang sudah menampilkan aplikasi foto.
"tadi katanya gak mau, sekarang malah sibuk minta foto" gerutu Chika tapi dia tetap mengambilkan foto kedua saudara kembar itu.
'Klik' 'klik' 'klik'
Hana dan Hani yang sedang menjadi foto model dadakan membuat seisi cafe sibuk. beberapa ada yang ikut mengambil foto mereka secara diam diam karena keduanya terlihat sangat cantik. Beberapa ada yang terbengong melihat kedua bidadari itu tersenyum.
Seorang wanita cantik menghampiri mereka bertiga, "Permisi, bisakah saya duduk disini?" tanya wanita itu dengan bahasa Korea. Hani, Hana dan Chika tidak mengerti dengan ucapan wanita itu karena tidak bisa berbahasa Korea.
🌸ps : anggap aja bahasa Inggris ya 😄, soalnya bahasa Inggris author tidak bagus🌸
"Bisakah berbahasa inggris?" tanya Hani yang memang sangat lancar bahasa Inggris karena selama ini dia berobat di luar negeri.
"Oh, maaf, kalian bukan orang Korea, bisakah saya duduk disini ada yang mau saya tanyakan" ujar wanita itu.
"Tentu saja, silahkan" jawab Hana dengan sopan.
Wanita itu menunjukkan kartu nama yang dia punya, tertulis disitu 'Manager SNt entertainment'. "ini adalah kartu nama saya, nama Saya Kim Yu-ri, saya melihat kalian berdua, kalian sangat cantik apakah salah satu dari kalian ada yang berniat untuk masuk dunia entertainment?" tawar wanita yang bernama yuri tersebut.
"Maaf saya tidak tertarik" Hani memang benar tidak tertarik, dia tidak suka menjadi pusat perhatian, apa lagi dia takut Yuri adalah seorang penipu.
Kebalikan dengan Hani, Hana sangat tertarik dengan tawaran Yuri, dia tau SNt Entertainment adalah perusahan yang cukup besar, mereka sudah banyak mengorbit kan beberapa actor dan actres di dunia hiburan. Hana yang sangat menyukai dengan acting tentu saja tertarik.
"Bagaimana ya?" gumam Hana pelan
"Saya memang manager disana, jangan ragu, hmm bagaimana jika saya menelpon salah satu artis saya agar kalian yakin dengan saya" tawar Yuri.
"Lakukan" perintah Hani, dia tidak ingin Hana tertipu dengan Yuri.
"Kalian mau menelpon siapa? biar tidak terlihat seperti penipuan, jadi saya minta kalian yang memilih artis nya" Yuri sibuk mencari nama dilayar ponselnya.
"Jung su min" usul Chika yang akhirnya ikut bicara dalam obrolan itu.
"baiklah sebentar" Yuri menekan nama su min di ponselnya dan melakukan panggilan video.
.
Cukup lama mereka berdiskusi akhirnya Yuri kembali pamit dari hadapan mereka.
Setelah berbicara dengan Su min, mereka bertiga menjadi percaya dengan Yuri, dan mendengarkan setiap perkataan Yuri, tapi Hana masih belum bisa memutuskan untuk ikut dengan Yuri karena dia harus meminta izin dari kedua orang tuanya dan juga Satya.
__ADS_1
...☘️☘️☘️☘️☘️...