
Bagas dan yang lainya terperangah. Ada apa gerangan pak Adit menghubungi mereka setelah beberapa hari bahkan tidak terdengar kabarnya sama sekali.
Sari terkejut melihat nama Pak Adit muncul di layar Bagas. Hatinya bagai teriris sembilu mengingat perbuatan Pak Adit padanya kemarin. Mang Aa memang tidak memberitahukan padanya siapa yang mengirimkan teluh itu pada Sari, tapi Sari masih ingat betul cerita Doni tentang kedua asisten Pak Adit.
"Jawab Gas pake loudspeaker!" pinta Sari
Bagas menerima panggilan Pak Adit dengan memakai loudspeaker agar semua bisa mendengar. Tak lupa ia memberi isyarat untuk diam pada rekannya.
"Ya hallo, gimana Pak Adit?"
"Gas, kamu dimana?"
"Saya di Cirebon pak, dirumah tantenya Sari yang pertama kita kunjungi tempo hari." jawab Bagas.
"Apa Sari ada disana?" tanya Pak Adit dengan suara parau.
"Iya pak, kami baru selesai survey tempat liputan baru." jawab Bagas.
"Saya mau bicara sama Sari bisa?" tanya pak Adit, dari suaranya jelas terlihat pak Adit sedang menahan sesuatu.
"Sebentar pak?!" Bagas memberikan ponselnya pada Sari. Awalnya Sari ragu, tapi kemudian Bagas memaksa hingga akhirnya Sari pun mau membuka suaranya.
"Hallo … "
"Sari, tolong saya!"
Sari menatap Bagas dan Doni dengan wajah bingung. Mereka memberi kode pada Sari untuk tetap bicara.
"Tolong? Sari bisa nolongin apa ya pak?" Sari bertanya dengan menahan geram, tangannya mengepal dengan keras mengalihkan amarahnya.
__ADS_1
"Sembuhin saya Sar?!" pinta Pak Adit, kali ini suaranya benar-benar terlihat menahan sakit.
"Sembuhin? Pak Adit sakit?"
"Maafin saya … "
Suara pak Adit menghilang sebelum menyelesaikan ucapannya. Sari bingung, ia merasa sesuatu yang buruk telah terjadi pada Pak Adit.
"Hallo, pak Adit … bapak nggak apa-apa kan? Hallo?"
Sari dan yang lainnya tidak mendengar suara apapun dari ujung sana. Yang terdengar hanyalah suara erangan dan rintihan dari seorang lelaki dan itu suara Pak Adit.
Sambungan telepon terputus. Membuat Sari dan yang lainnya saling berpandangan. Mereka hanya bisa menerka apa yang terjadi padanya.
"Ada apa ya sama Pak Adit?" tanya Bagas sendiri.
Sari mengembalikan ponsel Bagas dan duduk disebelahnya. Ia menghela nafas panjang, dan memijat kepalanya.
"Sedikit, pak Adit butuh bantuanku. Kayaknya dia sakit." jawab Sari
"Kenapa kamu yakin dia sakit, lagipula semua itu juga akibat ulahnya sendiri kan?"
"Kamu nggak denger tadi suaranya Gas? Dia sakit, santet itu pasti kembali ke dirinya sendiri."
"Biarlah, resikonya dia kan! Makanya jangan main-main sama ilmu hitam, perjanjian dengan iblis itu haram hukumnya dan pasti merugikan manusia sendiri. Iblis itu tipu muslihat nya ciamik!" kata Bagas emosi
"Dendam membawa angkara." kata Sari lirih
"Eeits, bagus buat bikin judul novel itu Sar!" sahut Doni yang sedari tadi hanya diam memperhatikan Sari.
__ADS_1
"Bikinlah, biar terkenal kali aja kamu nemu jodoh disana, Don!" kata Sari sambil terus memijat kepalanya.
"Eh, ide bagus Sar! Gue denger penulis cowok cakep apa kagak tetep aja digandrungi fans cewek. Cocok itu sama profil gue yang pas- pasan gini!" ujar Doni membayangkan dirinya dikejar-kejar fans wanita.
"Iya, cocok begitu fans sama lo kopi darat ngibrit dah tu cewek kabur liat muka lo yang kaya demit kena areng!" sahut Bagas terkikik.
"Hhmm, dasar temen kagak ada akhlak Lo! Bikin seneng gue dikit napa?!"
"Diiiih, ogah … asem bikin Lo seneng!" Bagas tertawa diiringi dengan lemparan bantal kursi ke arahnya.
Tante Kurnia keluar kamar membawa kabar baik. Mas Hendra bisa menyempatkan waktu untuk datang malam nanti, begitu juga dengan Mang Aa. Mereka lega karena bisa segera menyusun strategi untuk liputan besok.
Sembari menunggu malam, mereka berbagi tugas sesuai rencana Doni. Sari pun bersiap untuk mempelajari cara menghindari gendam Arjuna yang bisa saja mengintainya.
Arjuna, kita lihat siapa yang lebih kuat, aku atau iblis tampan sepertimu!
...****************...
...Malam semua... 🥰🥰...
...Episode kali ini menemani malam Jumat kalian, saya mau ikutan Sari belajar aah biar pinter 😋😋😋...
...maljum banyakin dzikir ma ibadah malam...eeiits bukan yg itu yaa...yg satunya🤪🤪😂😂...
...biar Jumat nya bsk jadi berkah buat semua, aamiiin......
...jangan lupa sedekah mumpung Jumat......
...love u all❤️❤️❤️...
__ADS_1
...keep save and healthy yaa😘...