Balada Cinta Sang Penari

Balada Cinta Sang Penari
Bab 140


__ADS_3

Sari masih asyik berlatih dengan keempat maungnya, ia menaiki salah satu maung yang menjadi pemimpin mereka. Memacu kecepatan melintasi dimensi waktu. Melompat dari satu batu ke batu lain, berusaha menyeimbangkan dan mengontrol dirinya agar tidak terjatuh dari punggung si maung. Sesekali gelak tawa Sari terdengar, Bayu tersenyum melihatnya.


Bayu memanggil Sari untuk kembali. Waktunya untuk mempelajari hal lain. Mereka duduk diatas sebuah batu besar datar diantara rumput ilalang. Keempat maung bodas duduk mengitari mereka dengan anggun.


"Sar, apa kamu tahu jika mereka bisa berubah wujud?" tanya Bayu


"Berubah, serius? Wah keren, bisa aku lihat sekarang?" Sari antusias mendengarnya.


Bayu dan keempat maung Sari saling menatap. Bayu seolah berbicara dengan mereka dan kemudian menganggukkan kepala pada keempatnya. Sari memperhatikan sikap Bayu.


Keempat maung bodas berubah menjadi manusia. Dengan menggunakan pakaian khas kerajaan tempo dulu, mereka duduk bersimpuh di depan Sari. Keempat lelaki berparas rupawan itu memberi hormat pada Sari ala khas kerajaan tempo dulu. Sari terkejut dan menatap Bayu tidak percaya.


"Mereka … laki-laki, semua?" tanyanya perlahan pada Bayu membuat Bayu tergelak.


"Kamu pikir?"


"Jadi, tadi aku naik di punggung dia?" tanya Sari kembali meyakinkan dirinya sambil menunjuk salah pria yang berpakaian Mahapatih kerajaan.


Bayu mengangguk, seketika Sari lemas ia sama sekali tidak menyangka jika keempat penjaganya adalah para pria tampan dari kerajaan jaman dahulu.

__ADS_1


Seumur-umur baru kali ini aku naik diatas punggung laki-laki ... waaah, Ik denk niet dat ik in de war ben over wat ik moet zeggen!


(saya nggak nyangka, bingung mau bilang apa!)


"Mereka siap membantumu besok, manfaatkan kemampuan mereka dengan baik."


Sari menatap Bayu, memperhatikan setiap ajaran yang diberikan Bayu padanya untuk menghadapi musuhnya besok. Setiap detail yang diajarkan Bayu termasuk mantra rahasia milik turun temurun keluarga Siliwangi ia hafalkan secara berulang-ulang.


"Sepertinya hari ini cukup Sar, waktunya kamu pulang. Persiapkan dirimu, besok mereka akan menjemput mu di waktu yang terbaik."


Sari berpamitan pada Bayu, dan kembali melintasi dimensi. Kembali ke raganya. Rasa lelah dan kantuk seketika menguasainya, ia pun terlelap tidur. Memulihkan energi untuk menghadapi pertarungan esok.


...----------------...


Komunikasi yang dijalin mom Adeline dan Mang Aa berjalan intens selama Sari menjalankan tugasnya. Semua hal yang berkaitan dengan Sari telah disampaikan Mang Aa secara detail termasuk kemungkinan Sari melakukan lintas dimensi.


Mang Aa bahkan telah memberitahukan padanya jika Sari adalah orang yang akan membuka tabir hilangnya Danique. Mang Aa seolah telah memprediksi apa yang terjadi di masa depan. Meski awalnya mom Adeline meminta Mang Aa untuk menghentikan Sari tapi pada akhirnya ia sendiri pun tidak bisa melawan jalan takdir.


Airmata mom Adeline menetes tanpa terasa, sebagai ibu ia sangat khawatir akan keselamatan putri semata wayangnya itu. Tapi tekad Sari begitu kuat membuat mom Adeline hanya bisa mendoakan yang terbaik.

__ADS_1


"Mom … jij huil?" (Mom … kamu menangis?)


Sari terbangun dari tidurnya karena merasakan seseorang membelai rambutnya, dan ternyata itu mom Adeline.


"Nee, alleen een twinkeling in zijn ogen?"


( Nggak kok, cuma kelilipan matanya?)


Mom Adeline mengelak. Sari duduk dan memeluk mommy tercintanya. Ia tahu mom Adeline sangat mengkhawatirkan dirinya.


"Tenang Mom, semuanya baik-baik saja kok. Percaya sama Sari ya, Sari akan bawa Tante pulang?!" katanya dengan mengusap lembut punggung mom Adeline.


"Janji ya … kamu harus kembali dengan selamat?!"


"Janji mom, berapa kali Sari harus bilang biar mommy tenang?!" tanya Sari mengurai pelukannya dan mengusap jejak airmata dipipi wanita yang telah melahirkannya itu.


Mom Adeline tersenyum dan kembali memeluk Sari dengan erat.


"Mama houdt van je!" (Mommy sayang kamu!)

__ADS_1


Sari tidak menjawab dan hanya membalas pelukan mom Adeline yang hangat. 


Sari janji bakal kembali dengan selamat mom … Sari juga bakal bawa Tante Danique pulang!


__ADS_2