
Petang menjelang, semburat jingga memecah di langit luas dengan sebagian gugusan awan yang mengepul menjadi satu. Nico, Keil serta Daniel baru saja tiba di Wilayah Perbatasan Pusat Kota London, dimana lokasi itu selalu menjadi landasan pribadi jet pribadi milik keluarga Romanov maupun jet pribadi milik Black Lion.
Terlihat mobil hitam yang baru saja terparkir disana. Nampak Nico, Keil serta Daniel turun dari mobil tersebut secara bersamaan. Pandangan mereka beredar pada beberapa anak buah yang baru saja turun dari mobil lainnya.
"Dimana bos?" Nico bertanya ketika tidak mendapati mobil big bos disana.
"Big bos masih dalam perjalanan, sebentar lagi baru akan sampai." Salah satu dari dua pria yang berdiri menyambut mereka menjawab pertanyaan Nico.
Perhatian mereka kemudian teralihkan oleh mobil Mercedes-Benz berwarna hitam. Mereka mengenali mobil tersebut yang tidak lain ialah milik Jack. Jack tersenyum kepada teman-temannya sesaat setelah menutup pintu mobil.
"Kami kira kau menjemput bos," tutur Keil. Mereka bergantian melakukan high five.
"Tidak. Bos ingin berdua saja dengan Nyonya Elle."
"Sudah ku duga, bos selalu seperti pengantin baru." Daniel terkekeh. Memang kapanpun dan di manapun bos mereka hanya ingin berdua saja dengan istrinya.
"Kalian akan merasakan jika sudah menikah." Entah itu sebuah ucapan atau sindirian, ketiganya terkekeh mendengar ucapan Jack tersebut.
Mereka serentak memusatkan pandangan pada mobil bugatti chiron yang baru memasuki area landasan. Begitu terparkir sempurna, nampaklah sepasang suami istri yang baru saja turun dari mobil tersebut.
"Selamat datang bos dan nona bos." Semua yang berada disana menunduk hormat, tak terkecuali Nico, Keil dan Daniel serta Jack.
"Hem, kita tidak memiliki banyak waktu. Sebaiknya take off sekarang juga." Sembari merangkul posesif pinggul sang istri, Xavier memberikan perintah demikian.
"Baik bos..." Dan kemudian sang pilot serta keempat anggota Black Lion lainnya memasuki jet pribadi usai bos dan nona bos masuk terlebih dahulu.
Jet pribadi mereka pun mulai lepas landas meninggalkan Kota London menuju Los Angeles. Dimana mereka akan menghadiri sebuah pesta pernikahan kedua anggota Red Dragon yang tidak lain ialah Roy serta Jeff.
Selama mengudara, Nico teringat akan Nona Jennie-nya. Lagi-lagi ia harus meninggalkan Jennifer dalam dua hari ke depan, ia cemas jika wanita itu kembali di serang meskipun Johannes Loman sudah di eksekusi mati dan dimakamkan dengan layak bersisian dengan jasad kekasih dari Johannes, namun tetap saja Nico merasa sangat gelisah. Sebelum pergi, ia sudah mengultimatum beberapa anak buah untuk ekstra waspada menjaga dari kejauhan dan memberi perintah pada Elma untuk selalu berada di samping Jennifer.
"Jika Nona Jennie tergores sedikit saja, nyawamu menjadi taruhannya!" Siapa yang tidak akan gemetar ketakutan jika sudah diancam terlebih dahulu.
Tidak jauh berbeda dengan Keil, pria itu juga tengah gelisah lantaran baru beberapa hari bersama dengan wanitanya, kini ia mau tidak mau harus meninggalkan Emely. Namun Keil sudah berjaga-jaga terlebih dahulu, memerintahkan anak buah terpercaya, Joy dan Ian untuk menjaga Emely. Tiba-tiba Nico dan Keil saling merindukan wanita mereka, bahkan kini keduanya menatap penuh iri kepada bos mereka yang sedang bermesraan dengan nona bos.
__ADS_1
"Kalian lihat, mataku ternodai," bisik Daniel kepada kedua sahabatnya itu. Ketiganya memang menyaksikan bos dan nona bos yang tengah berciuman. "Tidak tau tempat!" imbuhnya dengan mendecakan lidah. Sementara Nico dan Keil menanggapi dengan kekehan.
"Kau juga tidak tau tempat," sambar Jack yang tidak sengaja menguping ucapan Daniel.
"Ck, berarti buah tidak jatuh jauh dari pohonnya," cibir Daniel kemudian. Perumpamaan yang sangat cocok karena mereka sama-sama suka menyerang dimana saja tanpa melihat tempat dan situasi.
Tawa mereka seketika memenuhi kabin jet pribadi, hingga tiba-tiba sebuah majalah melayang ke arah mereka. Beruntung majalah tersebut tidak mengenai kepala mereka. Keempatnya menoleh ke arah majalah itu berasal, tentu saja pelakunya tidak lain adalah bos mereka sendiri. Xavier merasa terganggu karena suara empat anak buahnya itu mengganggu dirinya yang tengah bercumbu.
***
Bintang-bintang memancarkan cahayanya di langit, menambah kesan keindahan lokasi pernikahan Roy serta Jeff dengan pasangan mereka masing-masing. Hotel Casa De Mar, Santa Monica, disulap sedemikian mewah bertema The Sea Wedding, dimana nuansa biru memenuhi tempat tersebut. Tidak tanggung-tanggung, Zayn dan Roy serta Jeff mengundang banyak para tamu undangan, termasuk para pembisnis yang selama ini menjadi klien Red Dragon.
Semua tamu undangan nampak histeris kala deru helikopter mengusik pendengar mereka, lantaran di acara sakral seperti ini ada yang ingin mengganggu pernikahan mereka. Tetapi sesaat kemudian nampaknya para pengunjung menjadi heboh ketika melihat dua sosok pria yang baru saja turun dari helikopter, siapa lagi jika bukan Roy dan juga Jeff.
Nampaknya semua sudah di susun sesuai rencana. Kedatangan dua calon mempelai pria bertepatan dengan kedatangan Xavier dan keempat anggota Black Lion serta Edward. Ya, Edward sudah beberapa hari berada di Los Angeles karena urusan bisnis. Sebab itu Xavier, Elleana serta keempat anggota Black Lion saling bertemu di hotel tempat Edward menginap, sehingga mereka menuju ke lokasi acara bersama-sama. Xavier tidak pernah lupa menggandeng tangan belahan jiwanya, kemesraan mereka tidak luput dari perhatian para tamu undangan. Berbeda dengan Edward yang datang seorang diri, karena awalnya berada di Los Angeles untuk bekerja.
Berbondong-bondong para tamu mulai saling berbisik, semuanya nampak antusias ingin mengetahui hubungan pemilik acara dengan pembisnis hebat seperti Xavier juga Edward.
"Apa kau tadi tidak sempat mandi, heh?" Sahutan Keil membuat Daniel mengernyit heran.
"Apa hubungannya denganku mandi atau tidak!" Berdecak heran. "Menurutku mereka terlalu berlebihan, seperti bertemu selebriti saja." Telinga Daniel berdengung akan suasana disana yang nampak heboh saat kehadiran bos mereka serta Edward.
"Bahkan popularitas bos melebihi selebriti," ujar Nico menimpali.
"Hah, iya kau benar." Kenapa Daniel bisa melupakan sosok bos nya. Selain seorang Mafia, bos mereka juga berasal dari keluarga kaya raya dan terpandang.
***
Para pengunjung mulai bergantian memberikan ucapan selamat kepada para pengantin. Suara kehebohan dua wanita kian menambah suasana menjadi lebih hidup, Elleana serta Angela teman lama yang sudah lama tidak bertemu. Mereka nampak antusias dan melepaskan kerinduan. Baik Xavier dan Zayn memberikan ruang untuk istri mereka berbicara sementara mereka menyambut kedatangan Anthony bersama anak buahnya, Nill.
Keempat anggota Black Lion menatap datar kepada Anthony, mereka tidak memiliki urusan lagi dengan pria itu.
"Sepertinya hubungan mereka sudah membaik," tutur Keil kepada teman-temannya tersebut.
__ADS_1
"Kau benar." Nico menatap ke arah Zayn dan Anthony yang saling tersenyum penuh kelembutan.
Namun perhatian mereka tersita sejenak akan ponsel milik Keil yang berdering. "Ada apa?" Keil menjawab panggilan dari salah satu anak buahnya.
"Cih, penghianat!" umpat Keil mendengar penuturan di seberang sana, hingga membuat Nico, Daniel serta Jack menoleh ke arahnya.
"Ada apa?" tanya mereka serentak penuh tanda tanya sesaat setelah Keil memutuskan sambungan telepon.
"Para anggota MS sepertinya sedang mengadakan pelelangan manusia."
"Whatt?!!" Keterangan Keil tentu saja membuat mereka terkejut tidak percaya.
MS singkatan dari Mara Salvratrucha, sebuah kelompok kriminal yang sudah dua tahun bersekutu dengan Black Lion juga Red Dragon. Namun sepertinya kelompok itu telah melakukan pemberontakan dengan peraturan yang sudah mereka sepakati. Terlebih lagi wilayah itu kini sudah menjadi milik Black Lion juga Red Dragon.
"Sepertinya pesta kita harus tertunda," tutur Jack saling bersitatap kepada ketiga temannya.
"Mau bagaimana lagi, kita harus membasmi tikus-tikus itu," sahut Nico dengan seringainya.
"Kita beritahukan bos saat sudah berada di lokasi," timpal Daniel dan mereka mengangguk setuju. Tidak ingin merusak acara sakral Roy serta Jeff, sehingga mereka memutuskan untuk mengatasi kelompok MS terlebih dahulu.
Bagaikan angin, mereka melesat melewati para tamu undangan menuju pintu keluar. Beberapa anak buah Black Lion sangat cekatan, terbukti dua mobil sudah terparkir disana menjemput para bos menuju TKP.
.
.
To be continue
.
.
Segini dulu ya...... Yoona gak menampilkan detail karena sudah di up di Tawanan Bos Mafia.
Jangan lupa berikan like, vote, follow dan komentar kalian 💕
__ADS_1