
“ Mengusirmu.. “ Ucap Sky menatap Venus dengan kekehan dibibirnya.
Venus melototkan matanya mendengar penuturan Luis padanya. Tak lama dua penjaga datang menghampiri mereka.
“Bersihkan ruang kerja milikku.”
Venus bernafas lega saat mendengar penuturan Sky pada dia penjaga yang menghampiri mereka berdua. Dia melirik pada Sky dan matanya menyipit melihat sesuatu yang menyakiti matanya.
Venus mengepalkan tangannya melihat tanda merah di leher suaminya. Dadanya naik turun menahan emosi yang memuncak membayangkan tubuh Luis berada di atas wanita lainnya. Berbagi keringat, saling bertukar salivanya dan menyatukan tubuh. Jangankan menyatukan tubuh Venus bahkan tak pernah mencium suaminya sendiri.
Sky tersenyum miring dan bangkit dari lantai. Dia berjalan mendudukkan bokongnya saat salah satu bodyguard miliknya membawakan kursi untuknya.
“Luis.. “
“Apa yang kau inginkan dari pernikahan ini nona.” Tanya Sky menatap Venus dengan tatapan datar.
Venus tersenyum dan bangkit dari lantai lalu berjalan mendekati Luis tapi sayangnya dia bodyguard Luis menghalanginya. Venus melotot pada mereka berdua dan mengepalkan tangannya. Venus menoleh pada suaminya dan tersenyum lebar.
“Tentu saja aku sangat mencintai mu Luis. Kau tak akan menemukan wanita yang mencintaimu seperti ku.”
Sky tersenyum miring mendengar penuturan Venus. Dia mengambil satu batang nikotin dari bodyguard nya dan menyesap nya saat salah satunya membakarnya.
“Kau tau siapa aku nona.?” Venus mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan suaminya.
“Aku tak suka barang bekas.” Venus semakin mengerutkan keningnya tajam mendengar ucapan Luis. Tapi tak lama Venus melototkan matanya saat mengingat sesuatu. Venus menggelengkan kepalanya. Luis tak mungkin tau tentangnyakan.
“Marcel, bukankah dia mantan kekasihmu nona.”
“Tidak dia bukan siapa-siapa Luis. Dia hanya pria miskin yang menginginkan ku, tapi aku sama sekali tak menginginkannya.” Jawab Venus cepat, tubuhnya sudah menggigil ketakutan, takut jika Luis mengetahui hubungannya dengan Marcel.
“Kupikir kalian sering menghabiskan waktu bersama, di dalam mobil.” Venus shock mendengar penuturan Luis padanya. Dia menggelengkan kepalanya dan menjatuhkan tubuhnya di lantai dingin. Luis tau jika dia pernah bercinta bersama Marcel di dalam mobil.
“Aku sama sekali tak menginginkannya, dia yang sudah memaksaku Luis. Marcel yang sudah memaksaku untuk melayaninya.” Kilah Venus meremas dress miliknya.
Sementara Sky tertawa mendengar penuturan Venus. Dia bangkit dari kursi dan berjalan menghampiri Venus.
“Keluar dari mension ku sendiri atau mereka yang akan menyeret mu keluar.” Tukas Sky berbalik dan pergi.
“Luis apa maksudmu, kau tak bisa mengusir ku dari mension ini.” Teriak Venus melihat punggung lebar Sky yang menjauh darinya.
“Luis, Luis....”
Sky tak menghiraukan teriakan Venus, dia berjalan menuju mobilnya dan kembali pukul ke salah satu mension mewahnya.
Sampai di mension mewahnya, dia mengerutkan keningnya melihat Calvin ada di depan pintu.
“Dad..”
__ADS_1
Sky memejamkan matanya mendengar suara Elard. Kenapa dia baru mengingat putranya sekarang. Dia hari dia tak menemuinya saat Elard sadar dari komanya.
Sky membuka matanya dan menoleh ke samping. Terlihat senyum lebar dari remaja di sampingnya. Sky berjalan mendekatinya dan memeluk putranya.
“Maafkan daddy.” Bisik Sky di telinga Elard. Dia merasa sangat bersalah pada Elard saat ini.
Elard tersenyum mendengar permintaan maaf ayahnya padanya. Padahal ayahnya tak pernah mengatakan maaf pada siapapun. Dan Elard tau itu.
Dia juga sudah tau dari Calvin jika ayahnya sudah menemukan istrinya. Calvin sudah mengatakan padanya jika Venus bukanlah wanita daddynya.
“Kenapa kau pulang, kau belum sembuh.”
“Aku sudah sembuh dad.” Sky tersenyum dan mengusak rambut Elard.
“Daddy minta maaf sekali lagi.” Elard terkekeh mendengar permintaan maaf ayahnya. Dia menyipitkan matanya melihat ayahnya dari atas sampai bawah. Terlihat jauh berbeda di matanya. Selain penampilannya, ayahnya juga terlihat segar.
“Daddy terlihat lebih muda lagi, apa aku melewatkan sesuatu darimu dad." ucap Elard tersenyum melihat wajah ayahnya.
Ck...
Sky berbalik dan masuk ke dalam tanpa menghiraukan tawa renyah Elard yang mengejeknya.
“Dad kamarku dimana.” Teriak Elard mengikuti Sky dari belakang.
“Terserah kau pilih sendiri,” balas Sky tak kalah berteriak.
“Dad bolehkah aku memilih tidur di samping kamarmu Dad.” teriak Elard lagi menatap punggung lebar Sky.
Sampai di depan pintu kamarnya, Sky menghembuskan nafasnya perlahan. Dia membuka pintu dan menutupnya perlahan. Bibirnya tersenyum lebar saat melihat freya tidur memeluk putrinya.
Tak terasa air mata Sky meleleh begitu saja mengingat bagaimana Freya mengandung tanpa suami. Melahirkan tanpa suami dan membesarkan buah hatinya tanpa suami di sampingnya.
Dia masih ingat penuturan putrinya siang tadi.
“Mommy pulang tak bawa uang”
Sky tergugu mengingat penuturan putrinya siang tadi. Dia bisa membayangkan bagaimana keadaan mereka tanpanya. Hidup menderita serba kekurangan, Sky tau semuanya. Membesarkan putrinya dengan tangan sendiri. Mencari uang demi membeli susu untuk putrinya.
“Heidher.. “
*
“Brengsek, jangan pernah berani mengeluarkan barangku dari kamarku sialan.” Teriak Venus keluar dari mension mewah suaminya.
Dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju mension ayahnya. Sampai di mension ayahnya, Venus mencari keberadaan ayahnya.
“Dad, daddy harus cari tau siapa ****** yang sudah tidur bersama suamiku. Aku ingin daddy melenyapkan nya.” Teriak Venus menggebu dan emosi membayangkan leher suaminya yang terdapat tanda merah.
“Ve..” seru ibunya menatap putrinya iba. Hampir tengah malam putrinya tiba tiba saja datang ke mension dan berteriak.
__ADS_1
Sementara Keanu memijit kepalanya yang pusing. Putrinya sudah mengetahuinya, itu artinya wanita yang dia lihat itu adalah selingkuhannya. Keanu mengepalkan tangannya mengingat wanita sialan itu sudah berani menggoda menantunya.
“Dad..” rengek Venus pada ayahnya. Ayahnya harus membantunya menyingkirkan wanita yang bersama dengan suaminya. Luis tak boleh memiliki wanita lain selain dirinya.
“Pulang lah, daddy janji akan menyingkirkan wanita itu.” Ucap Keanu pada putrinya.
“Aku akan menginap disini dad, ini sudah terlalu malam.”
Keanu menganggukan kepalanya dan membiarkan Venus menginap di mensionnya. Venus benar jika hari sudah larut malam, tak mungkin Venus akan kembali lagi ke mension Luis.
Padahal yang sebenarnya Venus sedang merasa was was andai rahasianya bersama Marcel di ketahui oleh Heidher pria tua itu pasti akan menendangnya.
Venus menggelengkan kepalanya, Luis pasti hanya menakutinya. Tak mungkin Luis tau hubungannya dengan Marcel. Ya Luis hanya menakutinya saja, dan dia harus yakin jika besok pasti akan baik baik saja.
Sampai di dalm kamarnya, Venus membaringkan tubuhnya. Dia mengambil foto Sky dsn memeluknya erat.
"Aku tak akan pernah membiarkan wanita lain merebutmu dariku honey. Kau hanya milikku dan akan menjadi milikku selamanya"
__ADS_1