Dendam Cinta Sang Pewaris

Dendam Cinta Sang Pewaris
Bab. 109# Heidher tau


__ADS_3

Vincent mengepalkan tangannya mengingat pertemuannya siang tadi bersama Luis. Dia baru tau jika Luis adalah suami Freya. Dan kenapa Freya tak pernah mengatakan padanya jika Ausky Luis adalah suaminya. Selama ini Freya tak pernah mengatakan apa apa padanya.


Dia yakin pernikahan mereka secara tersembunyi. Selama ini tak ada berita pernikahan Ausky Luis dan Freya Felisa. Atau mungkin Sky yang memaksa Freya untuk menikah dengannya.


“Aku tak bisa melepasmu Freya, kau milikku.” Gumam Vincent mengepalkan tangannya. Dia tak perduli pada Sky, dia akan merebut Freya. Sejak satu tahun yang lalu Freya adalah miliknya.


*


Sementara di mension Sky, Elard mendengar suara teriakan nyaring anak kecil. Elard bangun dari ranjangnya dan sedikit meringis saat tangannya yang terluka tertindih tubuhnya sendiri.


Elard berjalan menghampiri pintu dan membukanya. Dia berjalan menghampiri sumber suara yang semakin nyaring.


“Apa di mension daddy ada anak kecil.” Elard memang tak tau jika Sky dan Freya memiliki putri. Calvin hanya mengatakan pada Elard jika Freya sudah kembali dan tidak menyatakan jika mereka berdua memiliki anak.


“No mom.” Jerit Ara berlari menghindari ibunya saat ibunya memaksanya meminum vitamin.


Brukk..


“Daddy mommy jahat.” Adunya memegang kaki Elard yang dia kira Luis saat dia menabraknya.


Elard menunduk kepalanya melihat balita mungil di kakinya yang memegang erat kakinya. Rambutnya yang lurus kemerahan serta bibirnya yang mencebik, terlihat lucu di matanya.


Sementara Freya mengerutkan keningnya melihat remaja di depannya. Dan siapa dia, kenapa bisa ada di sini. Sebelumnya tak ada remaja laki laki ini di mension ini.


“Daddy..” rengek Ara mendongak menatap Elard yang ternyata bukan ayahnya. Mata bulatnya berkedip lucu melihat ke arah Elard. Bibirnya terbuka dan tertutup kembali.


Seketika sadar jika dia bukanlah ayahnya, tangannya langsung melepaskan kaki Elard dan mundur kebelakang.


“Mommy..”


*


Freya mengusap pipi putrinya yang menangis segukan karna takut saat melihat Elard yang penuh luka.


Tak lama Sky datang dan mengambil putrinya dari gendongan Freya. Dia merasa bersalah melihat putrinya yang ketakutan. Terlihat jelas dengan matanya yang sembab dan masih segukan. Dia mengelus kepala Ara yang terlihat sayu. Dia yakin sebentar lagi dia akan tertidur.


“Aku membawanya pulang tiga tahun yang lalu. Maaf aku tak bertanya terlebih dahulu. Selama kau pergi hanya Elard yang sudah menghiburku selama ini. Dia sudah seperti putraku sendiri. Apa kau tak menyukainya.?”


Freya menatap mata Sky. Entah apa yang di pikirkan Sky padanya. Apa Sky pikir dia akan mengusir putra Sky.


“Kau yakin dia bukan putramu dari wanita lain.” Sky mengerutkan keningnya mendengar suara ketus istrinya. Tak lama dia terkekeh saat menyadari jika Freya sedang cemburu.


Cup...


“Hanya kau ibu dari anak anakku.”


Elard yang mendengar di balik pintu tersenyum tipis. Dia baru tau jika wanita itu yang selalu di rindukan oleh ayahnya. Wanita yang sangat cantik dan mungil. Dia pikir dia siapa tadi dan ternyata dia adalah wanita daddynya. Wanita yang selalu di sebut ayahnya hampir setiap malam. Pantas saja ayahnya tergila-gila pada wanita itu. Dia masih sangat muda dan mungkin baru beberapa tahun di atasnya sementara daddynya.


“Aku tau kau menertawakan ku Elard.”

__ADS_1


Tubuh Elard mematung mendengar suara daddynya. Dia keluar dari persembunyiannya dan menundukkan wajahnya takut. Sky pasti akan menghukumnya.


Freya menatap remaja yang berdiri di depan pintu menundukkan wajahnya. Dia terlihat lebih tinggi darinya. Remaja laki-laki yang menjadi putra angkat suaminya. Itu artinya dia juga putranya. Freya tersenyum tipis mengingat di usia nya yang baru dia puluh lima tahun sudah memiliki putra sebesar ini.


Freya berjalan mendekati Elard dan memeluk Elard. Elard yang tak tau jika Freya akan memeluknya terharu. Baru kali ini dia mendapatkan sentuhan tangan ibu, meski Freya dan dia baru bertemu tapi Elard bisa merasakan elusan tangan Freya di kepalanya.


Sky melototkan matanya melihat kepala Elard di dada Freya. Sky berdehem menyadarkan keduanya, tapi sayangnya mereka berdua masih berpelukan.


“Sayang..” Panggil Sky menarik tangan Freya.


“Ada apa.?”


“Aku akan menidurkannya.” Freya menganggukan kepalanya.


Elard mendekati mereka bertiga, tatapan matanya menatap tak berkedip balita yang baru di tidurkan oleh ayahnya. Elard mendekat dan mengelus pipi kemerahan Ara yang cabi.


“Maaf dad, dia lucu.”


Sky menggelengkan kepalanya melihat Elard. Tak lama seorang pelayan datang mendekati mereka.


“Tuan ada telpon dari tuan besar.”


Sky mengambil ponsel dari tangan pelayan dan menempel di telinganya.


“Aku tau kau bersama wanita ****** itu Luis. Jangan mempermalukan daddy. Venus adalah istrimu. Jangan sampai Venus dan keluarganya tau jika wanita itu ada bersamamu sekarang. Kau akan mempermalukan daddy Luis.”


“Luis katakan pada daddy siapa wanita yang bersama mu sekarang.” Tanya Heidher pada putranya.


Heidher memang tidak tau Sky saat ini sedang bersama siapa. Selama ini dia tak pernah lagi mengawasi putranya karna menurutnya Sky tak akan mmempermalukan dirinya di hadapan Venus dan keluarganya.


Dan apa yang barusan dia dengar dari Venus, jika saat ini Sky sedang bersama wanita lain dan berselingkuh dari Venus. Ya Venus baru saja mengadu padanya jika sudah beberapa hari Luis tak kembali ke mension mewahnya dan dimana Luis sekarang dia juga tak tau. Apalagi yang dia dengar jika putranya jarang pergi ke perusahaan saat ini.


Di tambah lagi Elard yang sudah pulang dari rumah sakit. Tapi dia tak tau kemana remaja itu pulang. Meski bukan cucu kandungnya, Heidher tak membenci Elard. Tapi dia juga tak terlalu menyukai Elard.


“Siapa..?” tanya Freya dari belakang Sky. Dia tak tau jika Heidher lah yang sedang menelpon suaminya.


Sementara Heidher yang mendengar suara seorang wanita mengerutkan keningnya. Dia seperti pernah mendengar suara yang sama, tapi siapa. Tak lama kemudian Heidher melototkan matanya dan berteriak pada putranya.


“Apa wanita ****** itu kembali Luis.”


Sky menutup sambungan ponselnya mendengar teriakan Heidher. Dia tak ingin Freya meninggalkannya lagi. Apalagi mendengar ancaman Heidher.


Cup..


“Calvin.” jawab Sky menatap mata Freya dalam. Wanita yang baru beberapa hari kembali lagi padanya. Dan Sky tak ingin Freya kembali meninggalkannya.


“Freya berjanjilah padaku kali ini, jangan pernah meninggalkan ku lagi.”Ucap Sky menatap mata Freya tak berkedip.


Freya menatap mata suaminya, bibirnya tersenyum dan memeluk tubuh tinggi Sky. Freya tau Sky sangat takut jika dia akan pergi meninggalkannya. Apalagi Sky sudah tau jika dia memiliki putri.

__ADS_1


“Ya aku tidak akan meninggalkan mu.”


Bibir Sky tersenyum lebar mendengar penuturan Freya. Dia memeluk erat tubuh kecil Freya dan mencium keningnya bertubi-tubi.


Sementara Heidher mengepalkan tangannya, mengingat saat ini ternyata putranya ada bersama dengan wanita ****** itu. Sejak kapan wanita itu kembali pada putranya. Apa dia ingin mengeruk harta putranya lagi.


Pantas saja Luis tak ada perusahaan saat ini. Ternyata pengaruh wanita buruk itu sangat besar pada Luis hingga beberapa hari putranya meninggalkan perusahaan dan terlebih lagi dia meninggalkan Venus istrinya.


“Awas saja kau, wanita murahan.”


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2