Dendam Cinta Sang Pewaris

Dendam Cinta Sang Pewaris
Bab. 70# Emosi Venus.


__ADS_3

Venus masuk ke dalam mobilnya dan mengambil ponsel milik nya. Menghubungi calon ayah mertuanya. Kenapa gadis itu ada bersama dengan Luis saat ini. Apa Heidher membohonginya, jika dia sudah menculik Freya.


Tapi sayangnya ponsel Heidher tak aktif. Venus meremas ponsel di tangannya. Jika benar Heidher membohonginya, maka dia sendiri yang akan menyingkirkan gadis sialan itu dari Luis.


“Gadis sialan...”


Venus menginjak pedal gasnya full mengejar mobil yang membawa Luis dan juga gadis sialan itu. Andai saja hari ini bukan hari bahagianya, dia yakin akan membunuh Freya saat ini juga.


*


Sampai di tempat tujuan Sky turun dari mobil dan menggandeng tangan Freya berjalan masuk ke dalam.


“Luis.. “ Teriak Venus yang baru saja turun dari mobilnya. Emosi saat melihat Luis yang mengacuhkan dirinya dan justru menggandeng gadis sialan itu. Apalagi saat mengingat Heidher juga sudah membohonginya. Tak ada yang kurang dari Freya dan gadis ini baik baik saja. Jangankan trauma, terluka saja tidak sama sekali.


Freya menoleh ke arah Venus yang berjalan dengan wajah merahnya. Freya mendongak menatap Sky yang diam saja dan tetap berjalan masuk ke dalam menggandeng nya.


“Brengsek..” Gigi Venus mengetat melihat Luis yang sama sekali tak menoleh ke arahnya sedikitpun.


Calvin tersenyum miring melihat Venus seperti orang gila. Berteriak keras berharap tuannya akan perduli padanya tapi sayangnya tuannya sama sekali tak menggubrisnya sedikitpun.


“Tuan memang aneh.”


Calvin berjalan mengikuti langkah tuannya yang lebih dulu masuk ke dalam. Dia juga tak perduli dengan Venus yang berteriak.


“Selamat pagi tuan Luis.” Ketiga karyawan beserta dengan wanita yang tak jauh lebih muda dari Sky menyambut kedatangan Sky dan Freya. Mereka menundukkan kepalanya saat sang penguasa dan pengusaha terbesar di kota datang mengunjungi toko miliknya.


“Tunjukan gaun pengantin yang cocok un_”


“Luis biar aku yang memilihnya sendiri.” Potong Venus berjalan masuk menghampiri Sky dan karyawan di depannya.


“Luis mereka tak tau seleraku. Aku ingin gaun pernikahan ku yang sangat mahal dan mewah. Kau bisa tunjukkan di mana, gaun yang paling mahal.”


Karyawan menatap Sky yang di angguki oleh Sky. Tak lama salah satu karyawan mengajak Venus ke sebelah kiri, dimana terdapat banyak gaun berjejer cantik di tubuh manekin.


“Silahkan nona.”

__ADS_1


Sementara Freya melirik ke arah Venus dan berjalan ke arah kursi. Sky sendiri tersenyum melihat gaun berwarna putih gold di dalam lemari kaca. Sky melirik ke arah Freya yang duduk menekuk wajahnya. Dia melirik ke arah wanita yang berdiri tak jauh darinya.


Wanita itu menganggukkan kepalanya dan berjalan mendekati Freya.


“Nona, mari ikut saya.”


“Kemana.” Sky mengedihkan bahunya mendengar pertanyaan Freya. Dia duduk di atas sofa menunggu Freya mencoba gaun miliknya. Sky tersenyum membayangkan bagaimana cantiknya Freya memakai gaun putih gold ditubuhnya.


“Luis, bagaimana dengan yang ini.”


Sky tak menjawab pertanyaan Venus. Jangankan menjawabnya, Sky bahkan sama sekali tak melirik ke arah Venus.


“ Luis..”


“Terserah kau, bukan aku yang akan memakainya.” Jawab Sky acuh.


Venus mengepalkan tangannya mendengar jawaban Sky. Tak lama dia masuk ke dalam ruang ganti. Meski dia emosi di acuhkan oleh Luis setidaknya dia akan menikah dengan Luis. Itu yang membuat hati Venus sedikit bahagia. Tentang gadis sialan itu, dia akan membuat perhitungan padanya nanti. Tidak sekarang karna hari ini adalah hari bahagianya.


Sky mengembangkan senyumnya melihat Freya memakai gaun pernikahan yang sangat mewah ditubuhnya yang kecil dan juga mungil. Gaun itu sangat cantik di tubuh Freya. Tak sia sia dia meminta mereka merancang gaun untuk Freya.


“Kau sangat cantik sayang.” Bisik Sky di telinga Freya.


Freya mendongak menatap Sky. Dia tak tau apa yang sebenarnya Sky rencanakan. Apa dia ingin mengumumkan pada Dunia jika dia mempunyai istri dua. Atau Sky ingin menceraikan dirinya, sebelum menikah dengan wanita pilihan ayahnya.


“Apa maksud mu.”


Cup...


“Memangnya apa yang kau pikirkan sayang.”


Freya mendorong tubuh tinggi Sky agar melepaskan dirinya. Dia tak tau apa maksud suaminya membawa mereka berdua kemari dan meminta mereka mencoba gaun pernikahan bersama.


Sky tak melepaskan tangannya dari pinggang Freya. Dia justru semakin mengeratkan pelukannya pada Freya. Sky tau jika banyak pertanyaan di kepala Freya. Sky memang tak akan memberitahukan pada Freya sebelum waktunya tiba.


Semua musuhnya saat ini sedang mengincar dirinya. Apalagi mendengar nama Eden, jelas Sky tau maksud Eden kali ini. Tapi Sky tak akan pernah membiarkan siapapun mengusik hidup dan wanitanya.

__ADS_1


Bukan Sky tak ingin menggelar pesta pernikahan dan memperkenalkan Freya pada dunia. Tapi Sky ingin Freya menjadi miliknya , baik tubuh dan hatinya. Setelah itu dia akan dengan bangga memperkenalkan Freya pada dunia.


Dengan berita pernikahannya, musuhnya pasti akan datang satu persatu padanya. Dan Sky tak ingin terjadi sesuatu pada Freya.


“Luis... “ Panggil Venus di sampingnya yang memakai gaun pernikahan yang sangat mewah.


“Luis, apa maksudnya.” Teriak Venus saat melihat Luis sedang memeluk seseorang gadis memakai gaun pernikahan yang sangat mewah dan gadis itu ternyata Freya.


Venus semakin emosi dan mengeratkan giginya melihat Freya memakai gaun yang sangat mewah ditubuhnya yang ramping. Wajahnya semakin merah melihat posisi intim keduanya.


Venus berjalan mendekati Luis dan Freya. Kali ini Venus tak bisa diam saja. Sebelumnya jika dia masih membiarkan Freya berjalan dengan Sky dan mengacuhkan nya. Kali ini Venus akan membunuh Freya dengan tangannya.


“Menyingkir..”


“Maaf nona, tuan meminta anda kembali ke tempat anda.” Ucap Calvin menundukkan kepalanya pada Venus.


Mendengar penuturan asisten Luis, Venus menatap punggung lebar Sky.


"Luis, apa kau sedang mempermainkan aku." Desis Venus, dadanya naik turun menahan emosi yang memuncak, jika dia ternyata sedang di permainkan


oleh Luis.


Melihat Venus menatap tajam padanya, Freya mendorong tubuh Sky dan berbalik pergi masuk ke dalam ruang ganti. Kali ini Sky membiarkan Freya masuk ke dalam ruang ganti. Sky menoleh ke arah Venus dan berjalan mendekati Venus.


"Luis


kita akan menikah sebentar lagi, dan kau justru bersama dengan gadis itu." Teriak Venus pada Sky. Bagaimana Venus tak semakin emosi, gaun yang dipakai Freya terlihat sangat mewah dan juga pastinya sangat mahal. -


Shhtt..


"Luis... " Venus meringis merasakan sakit di dagunya. dia menatap tak percaya pada Luis yang menyakitinya.


"Selagi aku masih berbaik hati padamu, jangan pernah melawanku." Desis Sky melepaskan tangannya dari dagu Freya. Andai saja dia tak mengingat rencananya, sudah di pastikan dia akan membunuh Venus sekarang juga.


"Luis, apa maksudnya.?"

__ADS_1


"Kau cantik pakai itu."


__ADS_2