
Freya menatap dua pria dan satu wanita yang datang ke mension Sky. Entah ada urusan apa mereka dengannya. Kenapa mereka bertiga mencarinya. Apalagi ini sudah malam.
“Ada perlu apa nyonya.” Tanya Freya pada wanita yang duduk di kursi ruang tamu. Tak lama Freya melirik pria di samping wanita paruh baya di depannya. Dan pria lainnya yang berdiri di samping mereka. Freya tau jika pria yang berdiri itu adalah bodyguard Sky.
“Kami datang kemari untuk menjemput mu.” Freya mengerutkan keningnya mendengar penuturan Wanita paruh baya di depannya.
“Maaf nyonya, saya tidak mengerti.” Tanya Freya bingung mendengar penuturan wanita paruh baya di depannya. Jelas saja Freya bingung, mereka datang malam. malam dan mengatakan ingin menjemputnya.
“Malam ini putraku akan bertunangan, kau di minta hadir di sana.” Jawabnya menatap Freya.
Freya masih belum mengerti apa maksudnya. Dia hanya diam saja menatap mereka satu persatu.
“Nyonya mungkin anda salah orang. Saya tidak mengenal anda.” Jawab Freya semakin tak mengerti.
Imelda tersenyum mendengar jawaban Freya. Dia sendiri juga tak menyangka jika istri Luis ternyata masih muda dan jauh di bawah Luis. Pantas saja. Luis tak ingin menikah dengan Venus. Rupanya istrinya masih sangat belia dan yang pasti lebih cantik dari pada Venus.
“Kau akan tau nanti, aku ibu Luis. Bukankah kau istri Luis.”
Freya melototkan matanya mendengar wanita yang mengaku adalah ibu mertuanya. Tak lama Freya bangkit dari duduknya dan menundukkan wajahnya pada wanita paruh baya di depannya.
“Maaf nyonya saya tidak tau.”
“Tidak apa apa, pergilah ganti pakaian mu sekarang aku datang kemari untuk menjemput mu.”
Freya masih berdiri mematung mendengarnya. Dia sungguh tak tau apa maksudnya ini. Otaknya yang kecil sama sekali tak tau apa hubungannya dengannya. Tapi tak lama kemudian Freya menatap wanita paruh baya di depannya.
__ADS_1
“Nyonya.”
“Ya Luis akan bertunangan dengan Venus malam ini. Dan dia memintaku untuk menjemputmu malam ini.” Dada Freya seperti diremas mendengar penuturan wanita yang baru dia ketahui adalah ibu mertuanya. Jika dia tau dia adalah istri Luis lalu kenapa mereka menginginkan Luis menikah dengan Venus. Apa wanita itu yang pergi bersamanya saat memilih gaun pernikahan tadi.
Freya memang tak tau siapa nama wanita itu. Yang Freya tau jika wanita itu juga mengaku sebagai calon istri Luis. Apa artinya wanita itu yang akan bertunangan dengan suaminya.
“Gantilah pakaian mu dengan ini, kami menunggumu.”
Imelda menyodorkan satu paperbag pada Freya dan meminta Freya berganti pakaian.
Sementara pria yang duduk di samping Imelda menatap Freya tak berkedip. Bibirnya tersenyum tipis membayangkan bagaimana jika wanita di depannya berada di bawah kungkungannya.
Freya menerima paperbag dari Imelda dan berbalik pergi meninggalkan mereka berdua. Freya berjalan dengan langkah gontai manaiki anak tangga. Benarkah suaminya akan bertunangan malam ini. Dan yang lebih membuat Freya sakit Sky memintanya untuk hadir di acara pertunangannya.
Sampai di kamarnya Freya menatap gaun mewah berwarna hitam di tangannya. Freya tertawa pedih jika ternyata apa yang dia dengar benar. Sky mempermainkan dirinya. Mungkin saja pria itu tak puas dengan satu wanita. Itu sebabnya dia akan bertunangan dan berencana menikah lagi dengan wanita itu.
Lalu bagaimana dengan dia dan putranya yang hanya di berikan seujung kuku dari harta Heidher. Itu sebabnya saat Heidher tak menyukai istri Luis dan akan menjodohkan Luis dengan Venus. Dia sedikit tenang dan bernafas lega. Setidaknya Venus sudah berjanji akan memberikan keinginannya. Itu sebabnya dia membantu Venus mendapatkan Luis dan bertunangan malam ini.
Meski kecewa jika gadis seperti Venus tak berjodoh dengan putranya. Tapi setidaknya dia bisa mengendalikan Venus dan meminta hak nya pada Venus saat dia menjadi istri Luis.
Imelda tak tau jika Venus adalah masa lalu putranya dan Marcel sangat membenci Venus. Alasannya adalah Venus lebih memilih Luis di bandingkan dengannya. Padahal Marcel sangat mencintai Venus. Tapi semenjak dia memilih Luis, Marcel sangat membencinya.
“Jangan berpikiran macam macam Cris aku tak ingin di tendang oleh suamiku.” Sarkas Imelda saat. Melihat tatapan adiknya pada Freya. Dia tak ingin Freya takut dan tak jadi pergi dengan mereka. Heidher pasti akan marah padanya.
“Cih... Kau selalu saja takut ancamannya. Cobalah sekali kali jangan menurutinya. Bertindaklah seperti rencana kita sebelumnya. Kau tau Heidher juga sudah memberikan semua hartanya untuk putranya. Dan kau masih saja menuruti tua bangka itu.” Tukas Chris menatap kakaknya emosi.
__ADS_1
Dia sendiri juga emosi dengan wanita bodoh ini. Sejak dua tahun lalu Heidher mengumumkan jika Ausky Luis adalah pewaris kerajaan bisnis dan harta kekayaannya. Tapi dia masih saja tak ingin merebut harta Heidher dari Luis. Dia justru takut dengan pria tua itu dan mengikuti rencananya menjodohkan Luis dengan wanita pilihannya.
“Bukan urusan mu.” Balas Imelda tersenyum miring.
Setengah jam kemudian Freya turun dari tangga dan menghampiri wanita paruh baya di ruang tamu.
“Kau sudah selesai, ayo kita berangkat.”
Freya hanya berjalan mengikuti langkah wanita di depannya dengan perasaan berkecamuk. Bibirnya terkunci rapat, Sky benar benar tega padanya.
Sementara Chris yang melihat wajah murung Freya menipiskan bibirnya. Bagaimana jika Luis bersama dengan Venus dan dia akan bercinta dengan istri pertama Luis. Pasti sangat menyenangkan. Wanita yang sangat cantik, siapa yang akan menolak wanita cantik dan masih muda sepertinya.
Sampai di dalam restauran mewah Freya menatap ibu mertuanya. Kenapa mereka membawanya kemari, apa Luis dan Venus akan bertunangan di sini.
Freya berjalan mengikuti langkah Imelda dengan dada yang bergemuruh hebat. Freya tertawa jika malam hari ini dia akan menyaksikan suaminya bertunangan dengan wanita lainnya.
*
“Luis kau dan Venus akan bertunangan malam ini.”
Sky mengangkat sudut bibirnya mendengar penuturan Heidher. Sudah Sky duga jika Heidher pasti merencanakan semua ini. Sky melirik ke arah Venus yang tersenyum padanya. Sky berdecih melihat senyum lebar di bibir Venus.
Sky melirik mereka satu persatu. Orang tua Venus dan keluarga besarnya. Lalu ayahnya yang datang bersama dengan Marcel.
Rupanya Heidher sangat ingin dia menikah dengan Venus. Sky melirik ke arah Calvin yang tak jauh darinya lalu menatap jam di tangannya. Tak lama Sky tersenyum miring melihat ke arah Venus.
__ADS_1
“Ya aku bersedia bertunangan malam ini” Jawab Sky.
Deg...