Dendam Cinta Sang Pewaris

Dendam Cinta Sang Pewaris
Bab. 87# Kehilangan Freya


__ADS_3

“Luis..” Teriak Venus saat tangannya di seret paksa oleh bodyguard Luis.


“Luis kau tak bisa melakukan ini padaku. Bagaimana jika paman Heidher dan daddy tau kau melakukan ini padaku.”


Luis mengeratkan giginya emosi mendengar ancaman Venus padanya. Dia berbalik dan mencengkram erat dagu Venus dengan tangan besarnya.


“Luis sakit.” Rintih Venus meringis merasakan sakit dagunya di cengkram erat oleh tangan Luis.


“Jangan berani mengancamku nona. Aku tau siapa kau sebenarnya, kau pikir kau ingin menjadi ratu di mension ini. Jangan pernah bermimpi ingin menjadi ratu di mension ini. Aku tau kau sudah menghasut ayahku untuk menikah dengan ku bukan. Jadi jangan macam macam dengan ku jika kau tak ingin aku membunuhmu.” Desis Sky menghempaskan tangannya dan berbalik menuju kamarnya laku masuk ke dalam kamarnya.


Brakk..


Venus mengepalkan tangannya mendengar pintu yang ditutup rapat oleh Luis. Luis tau jika dia sering menghasut Heidher untuk menikahkan mereka. Dan Luis juga mengancamnya. Apa Luis mengetahui tentang dirinya.


Venus menggelengkan kepalanya membayangkannya hal buruk tentangnya. Luis tak mungkin tau tentang dirinya dan masa lalunya. Ya Luis tak tau tentangnya. Mana mungkin Luis tau tentang dirinya dan Marcel.


Berulang kali Venus menyakinkan dirinya sendiri jika Luis tak mungkin tau tentang dirinya.


Tak lama kemudian seorang pelayan mengatakan jika kamarnya ada di lantai bawah. Venus menghembuskan nafasnya kasar mendengar penuturan wanita paruh baya di depannya.


Venus mendorong wanita pelayan di depannya dan berjalan menuruni anak tangga kembali dan mencari dimana kamarnya berada. Venus mengumpat jika dia harus tidur terpisah dengan Luis. Padahal dia sudah membayangkan bagaimana mereka akan bercinta di ranjang milik Luis. Luis tak boleh melakukan ini padanya. Apapun akan Venus lakukan demi mendapatkan Luis.


Sementara Sky di kamarnya kembali mengamuk tak menemukan freya. Dimana Freya saat ini kenapa dia tak bisa menemukan keberadaannya.


Prang...


Satu botol Sky lemparkan membentur tembok dan hancur berkeping-keping. Sky mengusap wajahnya kasar kemudian tertawa mengingat kebodohannya sendiri. Jangankan foto Freya Sky bahkan tak tau apapun tentang Freya. Bagaimana dia mencari Freya. Cctv tak sejernih foto asli lalu bagaimana Sky mencari Freya dengan tangannya sendiri.

__ADS_1


“Maafkan aku Freya, kembalilah padaku.”


Sky mengurung dirinya dj kamarnya. Dia sama sekali tak perduli dengan Venus dan kedua orang tuanya. Apalagi Heidher Sky rasa saat ini dia sudah cukup menuruti Heidher. Demi membongkar kebusukan mereka Sky terpaksa menikahi Venus wanita yang sangat di bencinya.


Dan saat ini Sky hanya ingin Freya. Bagaimana caranya dia menemukan Freya. Dan dimana istrinya sekarang.


*


“Bagaimana.?”


Calvin menundukkan wajahnya mendengar pertanyaan yang sama dari bibir tuannya. Hampir tiga bulan Sky mengerahkan anak buahnya mencari keberadaan Freya dan masih saja sama tak ada hasil.


“Apa kau tak bisa mencarinya Calvin.” Lirih Sky di ranjang miliknya.


Hampir empat minggu Sky terbaring di atas ranjang dengan keadaan yang tak berdaya. Calvin sudah merayu tuannya agar pergi ke rumah sakit. Dan memanggil dokter pribadinya. Tapi tuannya justru mengancamnya dan akan membunuhnya.


“Maaf tuan.” Sesal Calvin merasa sangat bersalah pada tuannya.


Sky mengusap matanya yang basah. Dia bangkit dari ranjang dan menatap jauh ke depan. Freya meninggalkannya tanpa kabar. Sky tau jika Freya sangat marah dan kecewa padanya. Apa Freya juga harus seperti ini, meninggalkan dirinya sendiri tanpa pesan sedikitpun. Hanya selembar nemo yang Freya tinggalkan.


Jika Freya tau kebahagiaannya adalah bersamanya. Apa Freya masih ingin meninggalkannya dan pergi jauh darinya.


“Apa kau tak merindukan aku Freya.” Gumam Sky. menatap jauh kedepan.


Ada rasa kecewa saat Freya benar-benar pergi jauh dan tak kembali padanya. Itu artinya Freya sama sekali tak mencintanya. Wanita itu tak pernah mencintai dirinya sama sekali. Andai Freya tau jika dia mencintainya, apa Freya juga akan membalas cintanya.


Sky sangat menyesal masih menyimpan kenangan foto Elvira dan dirinya. Dan sekarang dia sudah kehilangan wanita yang sangat di cintainya. Meski Sky sendiri tak tau apakah Freya mencintai nya atau tidak tapi Sky sangat mencintai nya.

__ADS_1


“Luis..”


Venus tiba tiba saja datang ke kamar Luis dan mengagetkan Sky dan Calvin. Sky mengepalkan tangannya mendengar suara langkah kaki yang mendekat.


“Keluar dari kamarku Venus.” Venus mendongak dan mengeratkan giginya emosi. Luis masih saja menolaknya sampai detik ini. Sampai kapan Luis akan menerimanya menjadi istri.


“Sampai kapan kau akan menolakku Luis. Aku istrimu dan aku juga ingin kau sembuh. Aku sudah memanggil dokter kemari untukmu.” Seru Venus menatap punggung lebar Luis.


Mendengar penuturan Venus Sky semakin emosi. Dia berbalik dan menatap Venus dengan tatapan tajamnya.


“Keluar..”Teriak Sky.


“Luis..” Venus masih kekeh dengan keinginannya. dia justru berjalan mendekati Luis.


“Keluar brengsek.” Calvin menyeret Venus keluar dari kamar tuannya. Dia tak ingin tuannya lebih marah lagi dan menghancurkan seisi kamar miliknya. Bukan hanya kamar, sebulan yang lalu tuannya bahkan menghancurkan mension mewahnya.


“Lepaskan aku, aku bisa sendiri.” Desis Venus berbalik meninggalkan kamar Luis. Emosi saat Luis masih saja dingin padanya dan sama sekali tak menerimanya meski dalam keadaan sakit sekalipun dan Luis masih kasar padanya.


Venus tak bisa mengatakan pada orang tuanya dan Heidher jika mereka sama sekali tak tinggal satu kamar. Selain Venus tak ingin Luis menendangnya dari sini. Venus juga takut jika Luis memiliki bukti masa lalunya bersama dengan Marcel. Dan Venus tak ingin Luis membongkar rahasianya. Dia tak akan sudi menikah dengan Marcel. Pria yang sangat di bencinya dan miskin.


Venus mengumpat kebodohannya dulu. Andai dia tak pernah berhubungan dengan Marcel. Dia pasti bisa mendapatkan Luis saat ini.


“Brengsek..” umpat Venus di dalam mobil dan pergi meninggalkan mension mewah Luis dengan kendaraan miliknya. Venus pergi bersama dengan para sahabatnya. Mencari hiburan untuk dirinya sendiri. Mengingat jika sampai sekarang dia dan Luis sama sekali belum pernah tidur satu ranjang. Apalagi bercinta dengan Luis. Semua itu sama sekali tidak pernah dia rasakan.


“ Tuan..”


“Biarkan saja.”

__ADS_1


Calvin menundukan wajahnya mengerti. Tak lama Calvin pamit undur diri pergi ke perusahaan Luis. Semenjak tuannya sakit Calvin lah yang memegang kendali perusahaan Luis. Sudah bukan hal yang aneh untuk Calvin jika dia harus mengelola perusahaan tuannya.


__ADS_2