
Cup..
“Pagi sayang.. “ Sapa Sky melihat mata Freya terbuka.
Sementara Freya memegangi kepalanya yang sedikit pusing dan nyeri. Dia menoleh ke arah Sky dan memejamkan matanya kembali saat samar samar dia mengingat sesuatu.
“Ara..” Seru Freya mengingat dia pergi bersama putrinya ke apartemen Kikan.
Cup.
“Dia baik baik saja sayang.” jawab Sky menyingkirkan rambut Freya yang menutupi wajahnya.
Freya kembali lagi mengedarkan pandangannya ke sembarang arah. Tak lama matanya berkaca kaca mengingat sebelumnya dia dan Ara pergi ke apartemen Kikan.
“Maaf.” sesal Freya menundukkan wajahnya saat menyadari kebodohannya.
Sky menatap wajah Freya yang menundukkan wajahnya. Dia menghembuskan nafasnya perlahan mendengar permintaan maaf Freya padanya. Tatapan matanya tak berkedip melihat Freya yang menjatuhkan air matanya. Sky mengusap pipi Freya yang basah dan mengecup kedua mata Freya.
“Lain kali jangan pergi sendiri, hem.” Freya menganggukan kepalanya dan menubruk tubuh tinggi Sky dsn menangis di dalam pelukan suaminya. Freya sangat menyesali perbuatannya kemarin ya6 pergi tanpa Sky dsn harus berbohong padanya.
Sky melepaskan freya dan mengambil mangkuk di sampingnya. Freya hanya melihat kemudian membuka mulutnya saat Sky menyodorkan sendok padanya.
“Mommy..” Ara berlari masuk ke dalam kamar ibunya dan naik ke atas ranjang. Freya tersenyum melihat putrinya masuk ek dalam kamarnya dan baik baik saja. Tak lama Freya menangkap tubuh kecil putrinya saat dia masuk ke dalam pelukannya.
Cup..
Ara menyerobot bibir dan pipi Freya dengan bibir mungilnya. Sky hanya terkekeh melihat putrinya sangat antusias mencium Freya.
“Mom Ala sudah mandi dengan nani.” Freya tersenyum dan menarik tangan putrinya duduk di pangkuannya.
“Ara sudah makan dan minum susu.” Ara menganggukan kepalanya mendengarnya pertanyaan Freya.
“Sudah dengan uncle.”
__ADS_1
*
Elard yang berada di sekolahnya melamun dan tak menanggapi teman temannya. Sejak semalam mendengar penuturan ayahnya dia tak bisa tidur dan terus saja kepikiran.
Elard menghembuskan nafasnya perlahan, dan mengusap wajahnya kasar. Semoga saja Sky tak mengirimnya jauh dari mension. Elard tak bisa berpikir jernih saat membayangkan dia yang akan pergi jauh. Dia pasti akan sangat merindukan Ara.
“Elard..” sapa seorang gadis yang berdiri di depan Elard. Elard hanya menatap sekilas dan berdiri dari duduknya. Dia tak menyukai wanita manapun mendekatinya. Entah sejak kapan dia berdiri di depannya.
Melihat Elard yang pergi meninggalkannya Kezia mendengus dan mengikuti langkah Elard. Dia tau Elard pergi kemana. Tapi sayangnya Elard yang tau jika Kezia mengikutinya berbalik dsn menatap Kezia tajam.
“Jangan pernah mengikutiku,” Kezia menundukkan wajahnya mendengar suara serak dan bas Elard.
Sementara Elard melanjutkan langkahnya lagi tanpa menghiraukan teriakan Kezia yang memanggilnya. Tinggal beberapa bulan lagi dirinya sekolah, Elard sangat ingin menghindari teman wanitanya itu. Tapi lagi lagi Elard mengingat tak hanya Kezia yang akan Elard hindari. Tapi dia juga akan kehilangan Ara saat itu juga.
*
Keanu menggedor pintu kamar putrinya. Tapi Venus sama sekali tak membukakan pintu untuknya. Tak lama istrinya menghampirinya.
“Bangunkan Venus,” titahnya berbalik dan melangkah tapi tak lama dia menghentikan langkahnya mendengar penuturan istrinya jika Venus tak kembali sejak semalam.
“Aku tak tau, apa dia datang ke mension Luis.”
Mata Keanu terpejam mendengar nama Luis. Lagi lagi dia lupa dengan Luis yang beberapa hari lalu sempat mengancamnya dan Venus. Tak mungkin Venus akan pergi k3 mension Luis. Luis sudah tau tentang Venus dan lagi saat ini perusahaan nya sedang tak baik baik saja.
Keanu meninggalkan istrinya, dan pergi ke perusahaan miliknya. Sampai di perusahaan dia lagi lagi di kejutkan dengan ucapan sekertarisnya.
“Brengsek..”
Prang..
Keanu mengamuk di ruangan miliknya mendengar jika semua investor menarik sahamnya semalam karna mendengar jika perusahaan miliknya sedang tak baik baik saja.
“Luis.. Aku akan membalasmu sialan.” Amuk nya lagi menghncurkan ruangannya. Sementara sang sekertaris hanya menundukkan wajahnya melihat Keanu menghancurkan ruangannya. Dia sendiri tak tau kenapa tiba-tiba saja perusahaan Keanu bisa seperti ini, dalam sekejap. Tak sampai satu minggu semua investor menarik sahamnya saat mereka mendengar jika perusahaan ini sedang tak baik, padahal mereka belum bertanya dengan Keanu yang sebenarnya, tapi mereka sudah menariknya begitu saja.
__ADS_1
Sett..
“Tuan..” Keanu tersenyum pada wanita yang menjadi sekertarisnya. Wanita yang menjadi selingkuhannya selama bertahun-tahun lamanya. Wanita ini yang selalu membantunya melepaskan hasratnya saat dia di dalam perusahaan.
“Aku tak bisa berpikir sayang,”
“Anda menginginkan ku.” Keanu menganggukan kepalanya mengiyakan ucapan sang sekertaris. Tak lama mereka berdua kembali mengulang hubungan gelap yang selama ini mereka sembunyikan dari siapapun.
Sudah hampir empat tahun hubungannya dengan sang sekertaris. Semua berawal dari Venus yang membawa wanita ini ke masuk ke dalam perusahaannya. Wanita yang menjadi sahabat putrinya dan beberapa tahun lebih tua dari putrinya yang menjadi sekertarisnya dan menjadi selingkuhannya selama ini. Siapa yang tak tertarik dengan Amber.
Wanita bertubuh sintal dan masih muda di banding dengan istrinya tentunya. Jelas saja Keanu tergiur dengan wanita di depannya, apalagi dia juga meresponnya balik saat Keanu memintanya untuk memanjakan senjatanya dengan mulutnya. Keanu beralasan jika istrinya sedang datang bulan dan mengatakan padanya agar Amber membantunya dengan mulutnya.
Siapa sangka tak hanya mulutnya Amber bahkan membuka pahanya untuk Keanu sendiri saat itu. Jelas saja Keanu tak akan menolak melihat pemandangan tepat di depan matanya.
Milik Amber sungguh membuat Keanu ketagihan dan hampir dua hari sekali mereka melakukannya. Tapi belakang ini semenjak perusahaannya tak baik baik saja, mereka baru kembali menyatukan tubuh mereka lagi.
Egghh..
Erang Keanu bergerak maju mundur di belakang Amber. Amber juga tak kalah mengerang. Mereka melakukannya tepat di depan meja milik Keanu. Keanu yang hanya menurunkan celana bahan miliknya. Amber yang hanya menyingkap rok sepan miliknya dan membuang kain berenda miliknya.
Suara ******* dan geraman kedua saling bersaut satuan. Mereka tak tau saja di depan pintu seorang wanita paruh baya berdiri mengepalkan tangannya dengan wajah merah padam.
Aneta berjalan mendekati suami dan sekertarisnya yang sedang bercinta dalam posisi berdiri.
Dia menundukkan tubuhnya mengambil potongan vas hanya hancur. Matanya memerah menahan emosi yang memuncak, saat telinganya mendengar jelas ******* keduanya yang tak mau berhenti.
“Jalang..”
Keanu dan Amber berjengit mendengar suara teriakan yang sangat nyaring. Keanu menghentikan pinggulnya yang bergoyang dan menoleh kebelakang. Matanya melotot melihat istrinya ada di belakangnya. Tanpa menunggu lama Keanu melepaskan penyatuannya dengan sang sekertaris.
Aneta meringsek pada Amber dengan tangan yang memegang potongan vas bunga lalu mengarahkannya pada Amber yang mematung melihatnya.
Jres..
__ADS_1
*
follow IG: Anvezza ezza