Dendam Cinta Sang Pewaris

Dendam Cinta Sang Pewaris
Bab. 110# Kedatangan Heidher


__ADS_3

Keanu mengepalkan tangannya saat ingat jika wanita itu ternyata wanita yang dulu. Ya wanita yang pernah Luis perkenalkan jika dia adalah istrinya. Keanu meremas foto di tangannya. Dia tau jika putrinya kembali kemari karna wanita itu.


Keanu mengeraskan rahangnya mengingat jika Heidher selama ini membohonginya dan mempermainkan putrinya. Luis sudah mempermainkan putrinya saat ini.


“Aku tak akan memaafkanmu Heidher.” Gumam Keanu membanting laptop di depannya.


Prakk...


Tangannya merogoh saku celananya dan menghubungi anak buahnya. Dia tak akan pernah membiarkan Luis dan Heidher mempermainkan putrinya.


“Aku tak mau tau, apapun caranya kau harus mencari tau dan lenyapkan dia.” Keanu menutup sambung telepon miliknya tanpa menunggu jawaban dari seberang telpon.


Sementara di perusahaan, Marcel mengumpat saat mendapatkan telpon dari asistennya jika perusahaan nya sedang tak baik baik saja. Dia bingung kenapa dengan perusahaannya yang tiba-tiba saja terguncang. Apa dia melakukan kesalahan hingga terjadi seperti ini.


Marcel mengusap wajahnya kasar. Di depannya sekertarisnya berdiri menundukkan wajahnya takut.


“Apa ini perbuatan Luis.” Gumam Marcel mengepalkan tangannya.


Tapi tak lama Marcel menggelengkan kepalanya, mengusir pikiran bodohnya. Tak mungkin Luis tau tentang sesuatu antara dirinya dan Venus. Tak ada yang mengetahui tentang hubungan dulu dan sekarang.


Meski dulu Luis pernah menyindirnya tapi selama ini Luis tak pernah mengatakan apapun dan mencurigainya. Dan selama ini Luis juga tak mempermasalahkan hal itu.


“Apa yang kau pikirkan Marcel.?” Sapa Luis mengagetkan Marcel yang duduk di kursi kebesarannya.


“Luis..” gumam Marcel menatap Sky yang tiba-tiba saja ada di ruangannya bersama dengan Calvin. Tatapan matanya menatap Sky yang duduk di sofa miliknya.


Marcel menatap Sky dengan tatapan datar. Dia sangat membenci pria yang menjadi kakaknya ini. Pria yang selalu menjadi alasan Venus menghinanya, dan Marcel sangat membenci hal itu.


“Apa yang harus ku lakukan dengan perusahaan mu Marcel. Apa aku harus mengambilnya juga.”


“Brengsek.”


Sky terkekeh mendengar nada umpatan Marcel. Sky mengedarkan pandangan di ruangan Marcel dan berdecak.


“Apa wanita liar itu sering datang kemari dan bercinta denganmu Marcel.?” Tanya Sky melirik Marcel dengan ekor matanya.


Mendengar penuturan Sky Marcel mengepalkan tangannya. Tatapan matanya menatap tajam pada Sky yang duduk arogan di sofa miliknya.


“Apa maksudmu.”

__ADS_1


“Kekasih mu, siapa lagi.” Ejek sky mengangkat sudut bibirnya.


Tubuh Marcel menegang dan wajahnya pucat pasi mendengar penuturan Sky. Sky tau jika dia dan Venus pernah bercinta.


“Aku sama sekali tak memiliki kekasih.”


Sky lagi lagi terkekeh mendengar penuturan Marcel. Sky melirik ke arah Calvin yang di angguki oleh Calvin.


Marcel tak tau apa yang Sky rencanakan padanya. Tak lama kemudian ponsel Calvin berbunyi. Calvin mengambil ponsel miliknya dan membuka layar ponsel miliknya. Dahinya mengkerut dan tak lama matanya melotot melihat ponsel miliknya.


“Kau..”


“Ingat Marcel aku bisa menghancurkan mu saat ini juga. Kau ingin berkas ini.”


Marcel melototkan matanya melihat berkas yang di carinya selama ini. Dan benar saja jika berkas itu ada di tangan Sky. Marcel mengepalkan tangannya menatap Sky penuh kebencian.


Sky berdiri dari duduknya dan mendekati Marcel. Melemparkan berkas di tangannya pada Marcel yang duduk di kursi miliknya.


“Jangan pernah berani menunjukan wajahmu padaku Marcel. Apalagi sampai mengusikku. Aku tak akan pernah memaafkan mu jika kau melakukannya. Fokus sendiri pada perusahaan yang kau miliki.” Tegas Sky menatap Marcel dengan tatapan tajam.


Nafas Marcel semakin memburu menahan emosi pada Sky. Sungguh Sky sangat menghinanya saat ini.


“Hanya karna aku miskin kau selalu menghina ku Luis.” Teriak Marcel pada Sky.


Bug. ..


Brukk..


Marcel tersungkur di lantai saat Sky memukulnya. Marcel yang tak tau dan masih shock melihat meja miliknya tak bisa mengelak.


Brukk..


Lagi lagi Sky memukul Marcel hingga Marcel memuntahkan darah segar, akibat pukulan Sky padanya.


Akkk..


Teriak Marcel saat dadanya di injak oleh sepatu hitam milik Sky. Sky tersenyum dan memiringkan kepalanya mendengar teriakan Marcel. Apalagi saat melihat wajah Marcel yang sangat menyedihkan.


“Kau sudah berani mengusik hidupku Marcel. Jadilah adik yang baik dan jangan pernah berbuat ulah denganku.” Ucap Sky dengan senyum misteri di bibirnya.

__ADS_1


Uhukk.. Uhuk..


Marcel memuntahkan darah segar lagi saat Sky menekan lagi sepatu miliknya.


“Dan ini balasannya jika kau menginginkan milikku.”


Marcel meringis merasakan sakit yang luar biasa di dadanya. Dia tak percaya jika Luis akan melakukan ini padanya. Selama ini Luis tak pernah bersikap kasar padanya. Apalagi sampai seperti ini padanya.


Sky melepaskan kakinya dari dada Marcel dan pergi meninggalkan Marcel dengan kondisi yang sangat menyedihkan. Dia tak perduli dengan Marcel yang kesakitan sekalipun. Dia yakin jika Marcel tak akan berani lagi padanya.


*


Freya menundukkan wajahnya saat melihat pria paruh baya di depannya. Dia tau apa tujuan pria paruh baya ini menemuinya.


“Untuk apa kau datang lagi kemari nona. Bukankah kau sudah pergi lima tahun lalu. Lalu kenapa kau datang lagi kemari. Apa kau ingin menghancurkan rumah tangga putraku.” Ucap Heidher penuh penekanan pada Freya.


Dia tak mungkin mengusir Freya secara kasar. Heidher tak mau terlihat buruk oleh siapapun. Meski dia tak suka sekalipun, dengan cara halus sepertinya itu lebih baik.


“Apa kau terlalu sayang meninggalkan putraku nona. Berapa putraku memberikanmu uang saat ini. Aku akan memberimu dua kali lipatnya. Tapi kau harus meninggalkan putraku.” Tegas Heidher yang emosi sebenarnya pada wanita di depannya ini. Dia tak percaya jika wanita ini akan kembali lagi pada putranya Luis.


Lima tahun, bukan waktu yang sebentar. Dan wanita ini kembali lagi pada putranya, Heidher sangat membenci semua itu.


“Maaf tuan.”


Cih...


“Lima kali lipat aku akan memberimu nona, dan tinggalkan putraku. Luis sudah memiliki istri, dan dia hanya menjadikanmu wanita penghiburnya. Jadi sebaiknya terima tawaranku dsn pergi dari sini.” Desis Haidhar emosi yang memuncak saat melihat Freya tetap kekeh dengan pendiriannya.


“Maaf tuan, aku akan bertahan bersama putra anda.”jawab Freya tegas tanpa rasa takut melihat tatapan mata pria paruh baya di depannya. Dia tak akan mundur lagi, dan akan bertahan demi putrinya. Dia tak akan pernah membiarkan putrinya kehilangan sosok ayah lagi.


Cukup lima tahun dia mengasingkan diri dari Luis. Nyatanya takdir sudah membawanya kembali lagi pada Luis. Jadi Freya akan menerima takdir untuknya dan akan bertahan meski banyak pertentangan sekalipun. Jika dulu dia pergi dengan luka saat mengira Sky mempermainkannya, sekarang dia tak akan pergi lagi hanya dengan kata Venus istri Luis, suaminya. Freya akan mencoba percaya pada suaminya. Dia tak perduli jika menjadi penyebab hancurnya rumah tangga Venus dan Sky. Pada dasarnya dialah istri pertama Sky, jika benar Sky tak pernah menceraikannya. Dan Venus hanya wanita kedua, jadi Freya yang berhak dari pada Venus.


“Kau.. Wanita tidak tau malu, dan ingin menghancurkan rumah tangga putraku ******.” Teriak Heidher emosi.


Sejak tadi dia menahannya dan bersikap lembut pada wanita ini agar pergi dengan suka rela lagi seperti dulu yang kabur tanpa bantuannya. Dia pikir Freya akan terpengaruh tapi dia justru melawannya. Apalagi melihat tatapan matanya padanya.


“Mommy..”


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2