
Bug..
Brakk..
Calvin yang kaget tubuhnya tersungkur menabrak ornamen di ruang milik Sky. Calvin mendongak kemudian menundukan kepalanya lagi saat melihat tatapan tajam tuannya padanya.
"Apa yang kau lihat Calvin." Tukas Sky mengeratkan giginya emosi.
Calvin menggelengkan kepalanya mendengar pertanyaan tuannya padanya. Mana dia tau jika gadis itu akan melepas handuknya dan bertelanjang bulat. Bukan hanya shock melihat tubuhnya yang putih dan mulus, Calvin juga shock tubuhnya menghantam ornamen di belakangnya.
"Apa aku bodoh Calvin."
"Punggung dan bokong no_"
Brakk..
Lagi lagi tubuh Calvin menghantam ornamen di belakangnya. Jika ornamen itu sebelumnya tak hancur, kali ini hancur berkeping-keping di hantam tubuh Calvin.
Sedangkan Sky berdiri dan keluar dari ruang kerja miliknya. Di tak perduli dengan Calvin, beruntung saja dia tak membunuh pria brengsek itu yang sudah melihat tubuh polos Freya.
"Awas saja, apa dia mau memamerkan tubuhnya pada orang lain, heh."
Sky mengerutu berjalan masuk ke dalam lift bersama dengan keempat bodyguard nya. Betrik yang melihat Sky mendekatinya dan ikut masuk ke dalam lift, sebelum pintu lift tertutup. Senyum Betrik mengembang saat dia berhasil masuk ke dalam pintu lift. Betrik mengulurkan tangannya mengelus dada bidang Sky yang tertutup jas dan kemeja putih. Tak perduli jika ada bodyguard Sky melihatnya.
"Tuan.."
Sky melirik sinis ke arah Betrik dan berdecih.
"Singkirkan tanganmu nona."
Bukannya menyingkirkan tangannya seperti apa yang di katakan Sky. Tangan Betrik justru mendarat di tengah paha Sky dan mengelus milik Sky yang masih tertidur.
Brukk
__ADS_1
"Tuan.."
Betrik shock tubuhnya menghantam pintu besi dan meringis merasakan sakit di dagunya. Sky mencengkram erat dagu Betrik dan berbisik di telinga Betrik.
"Jangan menguji kesabaranku nona. Tubuhmu sama sekali tak menarik untuk ku, jadi jangan coba coba menyentuh tubuhku dengan tangan kotor mu itu."
Ting..
Sky melepaskan dagu Betrik dan keluar dari pintu lift berjalan lebar. Bodyguard Sky yang berdiri mengikutinya juga keluar dari lift membiarkan Betrik tersungkur di dalam pintu lift.
Sky masuk ke dalam mobilnya dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju mension mewahnya. Bodyguard yang mengikuti tuannya heran melihat mobil tuannya yang melaju kencang. Tak ayalw mereka juga menambah kecepatannya mengejar tuannya.
*
Freya sendiri yang keluar dari kamar Sky, berjalan tertatih hendak ke kamarnya. Freya perlahan melangkahkan kakinya menuruni anak tangga satu persatu sambil menahan nyeri. Di tengah tangga Freya berpapasan dengan pelayan. Freya menghembuskan nafasnya perlahan melihat tatapan mata wanita itu ke arahnya. Freya tak tau siapa nama wanita itu dan apa maunya.
Freya mencoba untuk tak perduli, dia melangkah lagi tapi pelayan itu menarik tangan Freya.
Freya tersenyum miring mendengar pertanyaan bodoh yang keluar dari bibir wanita di depannya.
"Tentu saja, kau lihat apa yang ku pakai. Kami menghabiskan malam sampai pagi untuk bercinta semalam. Apa kau juga melihat leherku.?" Tutur Freya memamerkan lehernya yang banyak di tinggali bercak merah oleh Sky. Freya sendiri mengumpat Sky yang meninggalkan jejak di lehernya. Apalagi bukan hanya satu dua tapi banyak bercak merah kehitaman di leher dan tubuhnya.
Wajah Carol merah padam melihat leher Freya, dia mengeratkan giginya emosi jika Freya semalam telah bercinta dengan tuan Luis. Apalagi di kamar tuan Luis sendiri.
Freya tertawa melihat wajah merah padam wanita yang menjadi pelayan mension Sky. Dia tau wanita itu marah dan iri padanya. Freya tak perduli, dia juga tau jika wanita ini juga kemarin yang merias wajahnya.
"Bukan hanya ****** kau juga sangat murahan." Desis Carol pada Freya sembari melototkan matanya.
"Tidak ada yang murahan jika suami istri tidur bersama nona. Murahan itu jika seorang yang bukan istri atau pelayan ingin tidur dengan majikannya." Balas Freya tak kalah pada Carol.
Mendengar penuturan Freya, Carol mendorong tubuh Freya dan hampir saja Freya hilang keseimbangan dan jatuh ke bawah. Freya menatap wajah Carol datar dan penuh permusuhan.
"Aku tau kau sengaja kemarin meriasku seperti itu nona. Asal kau tau aku berterima kasih padamu, berkat kau kami bercinta sampai pagi." Freya berbalik dan kembali menuruni anak tangga. Dia gondok dengan wanita satu itu. Pekerjaannya hanya menghinanya, dan merusak mod nya.
__ADS_1
Sedangkan Carol mengepalkan tangannya mendengar pengakuan Freya. Wajahnya merah padam saat membayangkan Freya yang baru saja bercinta dengan tuan Luis. Dia bertahun-tahun bekerja disini dan mencari kesempatan mendekatinya, tapi sama sekali pria itu tak melirik nya sedikitpun.
*
Sky keluar dari mobil dan melangkah lebar masuk ke dalam. Sampai di kamarnya Sky mengeratkan giginya emosi saat tak mendapati Freya ada di dalam kamarnya. Wanita itu pasti ada di kamarnya, apalagi saat melihat nampan di meja yang masih utuh dan sama sekali tak tersentuh sedikitpun.
Sky turun kembali mencari keberadaan Freya di kamarnya tanpa mengetuk Sky mendobrak pintu kamar Freya hingga Freya yang berada di dalam memekik kaget.
Akk..
Freya menutupi tubuh polosnya dengan kedua tangannya saat melihat Sky tiba-tiba saja mendobrak pintu dan masuk ke dalam begitu saja. Freya gelagapan melihat Sky, tangannya yang kecil menutupi tubuhnya sendiri meski bohong akan tertutup oleh tangan kecilnya.
Sedangkan Sky yang melihat tubuh polos Freya, mendekatinya perlahan. Mata tajamnya sama sekali tak berpaling dari kulit putih Freya yang banyak terdapat bercak merah di tubuhnya.
Freya gugup bukan main, wajahnya sudah memerah menahan malu. Apalagi melihat Sky berjalan mendekatinya. Jantung Freya berdebar tak karuan. Freya mengutuk Sky yang membuat jantungnya berdebar dan tubuhnya gemetar.
"Singkirkan tanganmu."
Ha..
Freya mendongak menatap wajah tampan Sky yang menatapnya. Tak lama Freya menunduk lagi melihat tatapan mata Sky padanya.
Melihat Freya masih menutupi dada dan tengah pahanya Sky mendorong perlahan tubuh Freya ke atas ranjang.
"Tuan.."
"Kau sudah menggodaku." Tukas Sky dengan nada serak tertutup kabut gairah yang menguasainya. Freya menatap mata Sky yang sangat dekat dengannya.
"Aku ingin berganti pakaian."
"Tapi kau menggodaku."
Cup..
__ADS_1