
"Kita lihat saja tuan.."
Freya mengepalakan tangannya dan tersenyum sinis. Dia melemparkan jas Sky yang ada di tangannya ke sembarangan arah. Sebelumnya, Freya juga risih memakai pakaian terbuka seperti ini. Freya ingat saat Kikan memintanya memakai dress mini, dimana dia berakhir disini sampai saat ini. Tubuhnya sudah di lihat banyak orang. Mereka bukan hanya melihat buah dadanya yang sama seperti saat ini.
Mereka juga bisa melihat kain segi tiga yang di pakainya karna dress yang di pakainya dulu benar benar tipis dan sangat pendek. Bodohnya freya dulu hanya menurut pada Kikan dan tak curiga. Tapi tidak kali ini, Kikan sudah menjualnya dan pria itu membelinya. Apalagi pria itu menganggapnya murahan juga. Jadi Freya akan bersikap murahan.
"Kita lihat, jika aku murahan aku akan bersikap murahan tuan. Dasar pria tua tidak tau terima kasih. Dia tidak bersyukur aku mau menjadi istri pria tua sepertinya."
Gumam Freya masih terdengar di telinga dia pelayan yang baru saja membantu nya. Ke-dua pelayan shock saat mendengar jika Freya akan menjadi istri dari tuannya. Mereka berdua kembali di kejutkan dengan gumaman Freya.
Freya berjalan dengan anggun mengangkat gaun bawahnya keluar dari mension. Dia tak akan takut melihat mereka semua lagi. Ya dia sudah masuk kandang macan, takut bukan menyelesaikan permasalahan dan tak membantu nya. Nyatanya mereka masih saja bisa menangkap nya saat dia kabur. Itu artinya dia akan lama berada di sini dan dia akan menjadi istri dari pria yang sudah membelinya. Dan yang bisa dia lakukan adalah berani.
Berani dan takut juga sama sama akan menjadi budak pria yang telah membelinya. Jadi Freya ingin melakukan yang menurutnya benar dan sesuai keinginannya.
__ADS_1
"Aku bukan gadis yang bisa kau tindas terus tuan Ausky Luis" Gamamnya lagi berjalan keluar mension. Freya tersenyum saat berpapasan dengan penjaga mension. Senyum lebar jelas terlihat di bibirnya merahnya saat mereka menatapnya.
Jelas saja mereka menatap Freya tak berkedip. Wanita cantik yang di bawa tuannya lima hari yang lalu benar-benar sangat cantik. Bukan hanya cantik seperti bidadari, Penampilan Freya sungguh menggugah kaum adam, terutama senjata yang tersembunyi di antara paha mereka. Saat matanya melihat Freya, benda yang tidur anteng mulai bergerak menggeliat dan mengembang di antara paha mereka.
Freya tersenyum misteri saat melihat dua penjaga yang tak terlihat seram. Mereka berdua justru melemparkan senyum padanya. Apa mereka memberinya kode untuk membantunya. Ya mungkin saja, bagaimana jika dia memanfaatkan pria ini untuk membantunya. Apa mereka berdua benar-benar mau membantunya keluar dari sini atau apa.
Tapi apa salahnya jika dia mencobanya bukan. Freya mendekati dua penjaga yang berdiri tak jauh dari pintu. Sedangkan mereka melihat Freya berjalan mendekatinya semakin gelisah di tempat berdiri. Pangkal paha nya semakin mengeras dan berdenyut sakit, dia menggeliat ingin segera di lepaskan saat melihat dada Freya yang kembung dan hampir tumpah keluar.
"Nona.."
"Apa kalian tak pernah melihat wanita cantik sepertiku. Ah bukan itu, apa kalian ingin membantuku keluar dari sini.?"
Sky yang sudah sampai di mobil berbalik dan tak mendapati Freya. Giginya gemerutuk menahan emosi yang siap meledak melihat Freya tak memakai jas yang ia lemparkan padanya. Dia justru mendekati dua penjaga mension. Mata Sky semakin merah padam melihat ke-dua penjaga yang gelisah di tempatnya. Sky tau mereka sedang menahan sesuatu dan itu karna Freya.
__ADS_1
"Brengsek.."
Sky berjalan lebar mendekati ketiganya. Dengan wajah merah padam dan emosi yang sudah di ujung kepalanya Sky melihat Freya yang mencondongkan tubuhnya. Jelas saja Sky bisa membayangkan dua bongkahan yang menyembul keluar semakin terlihat jelas dan pastinya tumpah.
Sedangkan dua penjaga yang melihat Sky berjalan mendekat menundukkan wajahnya takut bukan main melihat mata tuannya yang berkilat merah.
Freya tak tau jika mereka takut pada Sky yang berjalan mendekatinya dan menahan sesuatu di tengah paha nya. Dia mencondongkan tubuhnya pada mereka berdua berniat berbisik pada mereka,. Tapi bukan berbisik Freya justru berteriak kaget saat tubuhnya melayang di bahu seseorang.
Akkk..
"Hey lepaskan saya, tuan kau akan di tembak oleh pria itu jika kau tak menurunkan aku. Kau tau aku akan menjadi istrinya. Turunkan aku, aku pusing terbalik."
Freya memukul punggung lebar Sky dengan tangan kecilnya, kakinya menendang nendang berharap pria ini mau menurunkannya. Sampai di mobil Sky melemparkan Freya masuk ke dalam mobil dan menatapnya tajam. Dadanya naik turun menahan emosi yang memuncak. Matanya menyalak tajam pada Freya yang beringsut menjauh darinya.
__ADS_1
"Katakan padaku, apa yang pantas untuk menghukum mu kali ini. Aku tau kau gadis murahan, tapi jangan menjadi murahan di depan penjaga mension mewah ku."