Dendam Cinta Sang Pewaris

Dendam Cinta Sang Pewaris
Bab.135# Wanita masa lalu


__ADS_3

Freya terbangun dari tidurnya dan sudah tak mendapati suaminya di sampingnya. Freya menghembuskan nafasnya perlahan. Semalam dia tak bisa tidur memikirkan Sky ulang bersama seorang wanita dan sekarang Sky pergi tak menunggu dirinya.


Freya menyingkap selimut dan masuk ke dalam kamar mandi. Setengah jam kemudian Freya keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar.


“Mommy daddy kemana.?” Freya menoleh dan mendapati putrinya masuk ke kamarnya.


“Apa Ara tak bertemu daddy.?” Ara menggelengkan kepalanya, kemudian naik ke atas ranjang milik Freya dan melompat lompat.


“Nona nanti jatuh.”


“Tidak apa,” pengasuh hanya menundukkan wajahnya mengerti. Dia berdiri di samping Ara yang bermain di atas ranjang milik Freya.


*


Sementara Sky di dalam ruangannya sudah berkutat di atas meja. Dari subuh dia datang dan sampai saat ini dia belum beristirahat. Sky sendiri berangkat ke perusahaan tanpa pamit pada Freya. Selain Freya yang sangat nyenyak, pekerjaan nya juga tak bisa di tinggal. Itu sebabnya dia tak membangunkan Freya. Sky tak tega membangunkan istrinya yang tidur.


Hingga jam sepuluh pagi Sky bernafas lega telah menyelesaikan berkas yang menumpuk di atas meja.


“Tuan..” Sky mendongak mendapati Calvin masuk ke dalam ruangannya.


“Ini universitas untuk tuan Elard. Ada beberapa yang terbaik di Dubai. Apa tuan ingin memilihnya.”


“Berikan pada ku.” Calvin menyodorkan gambar di tangannya pada tuannya. Sky menarik nafasnya panjang dan menghembuskan perlahan.


“Hult Internasional, daftarkan Elard di sana. Satu minggu lagi Elard harus segera pergi Calvin. Aku tak ingin menundanya. Bukan hanya Devano, tapi keluarganya juga pasti sudah menyadarinya jika Elard masih hidup. Aku tak bisa menyembunyikan Elard seterusnya. Dan mereka juga sudah mencium keberadaan Elard Calvin.” Keluh Sky mengusap wajahnya kasar.


“Baik tuan.” Calvin menundukkan wajahnya dan berbalik pergi meninggalkan Sky di kursi kerjanya, menjalankan perintah tuannya yang menginginkan Elard pergi ke Dubai. Calvin tau maksud tuannya mengirim Elard ke sana.


Sky memejamkan matanya, mengingat jika Elard sudah besar. Sudah lebih delapan belas tahun. Dan mungkin saja keluarga Elard sebentar lagi mencium keberadaan Elard yang bersamanya.


Sky berharap mereka tak mencium keberadaan Elard lalu membawa Elard untuk kepentingan mereka sendiri. Elard belum dewasa dan masih butuh bimbingannya. Mereka pasti akan memanfaatkan Elard untuk kepentingan mereka masing-masing dan yang pasti Elard akan menjadi boneka mereka.


Sky sudah menduga semuanya, tak berhasil membunuh Elard saat kecil. Mereka pasti akan memanfaatkan Elard saat beranjak dewasa nanti.


Selin tersenyum melihat Sky yang duduk di atas kursi kebesarannya dan memejamkan matanya. Dia berjalan mendekati Sky perlahan ke arah Sky.

__ADS_1


Selin tak ingin menyerah saat ini. Setelah kemarin dia tak berhasil mendapatkan Sky, kali ini dia akan kembali lagi memohon pada Sky agar menikahinya. Ya dia harus berani, mengatakan pada Sky dan meminta pertanggungjawabannya. Selin tak ingin menyerah, hanya karna dia di tolak oleh Sky kemarin.


Bukan hanya di tolak oleh Sky, tapi Sky juga mencengkram erat dagunya karna berani memeluknya. Dan sampai saat ini juga masih terasa sakit. Tapi itu tak membuat dia menyerah, dia harus bisa menjadikan Sky suaminya. Tak ada yang akan mau menjadi suaminya selain Sky. Karna Sky lah yang sudah mengambil mahkotanya tujuh tahun silam.


Bagaimana Selin bisa sampai masuk ke dalam ruangan milik Sky. Tentu karna berkas di tangannya. Selin sengaja datang kemari, sebelum jadwal pertemuannya dengan tuan Yun. Karna Selin ingin bicara dengan Ausky Luis. Pria yang sudah mengambil mahkotanya di Berlin tujuh tahun silam. Selin ingin Sky menikahinya.


Sementara Sky yang memejamkan matanya tak tau jika Selin masuk ke dalam dan mendekatinya.


Cup..


Sky yang menyangka Freya yang datang dan menciumnya melingkarkan kedua tangannya, kemudian membuka matanya.


Brukk..


Freya menjatuhkan kotak makan di tangannya, melihat pemandangan di depan matanya. Dia kaget dan shock melihat suaminya sedang bercumbu bersama seorang wanita.


Sky menoleh ke arah pintu dan terbelalak melihat Freya di depan pintu. Sky menoleh ke samping dan mengeratkan giginya emosi melihat wanita yang kemarin ada d ini sini.


Sky mendorong Selin hingga tubuh Selin mengenai sudut meja dan meringis.


Freya tersenyum tipis melihat suaminya yang terlihat kaget karna kedatangannya. Freya tak percaya jika kebiasaan Sky masih melekat sampai saat ini. Dan Freya baru tau dengan jelas. Freya melirik ke arah wanita di samping Sky dan tersenyum masam. Wanita yang sama, ya Freya tau dari potongan rambutnya yang pendek. Dan Freya yakin dia wanita yang sama.


“Apa yang kau pikirkan sayang, aku tak tau siapa dia. Dia datang kemari tiba-tiba Freya.” Tukas Sky menarik tangan Freya dan memeluknya erat.


Jantungnya berdetak lebih cepat melihat mata Freya yang berkaca kaca. Giginya gemerutuk menahan emosi yang memuncak pada wanita yang baru saja menciumnya ternyata bukan Freya.


“Tuan, siapa dia.?” Tanya Selin melihat wanita cantik dengan rambut sebahu dan tubuhnya sangat kecil.


Nafas Sky memburu menahan emosi mendengar pertanyaannya. Freya mendorong tubuh tinggi Sky dan melepaskan tangan Sky yang memeluknya erat.


“Sayang.. “


“Siapa namamu nona.?” Tanya Freya menoleh ke arah wanita yang berdiri tak jauh dari mereka. “Selin nona.” Freya melirik ke arah Sky. “Apa kau mengenal suami ku.” Selin shock mendengar penuturan Freya.


“Tuan sudah menikah,” tanya Selin berkaca kaca menatap punggung lebar Sky.

__ADS_1


“Kenapa tuan seperti ini pada saya. Tuan sudah merebut semua milik saya, tuan sudah mengambil mahkota saya. Dan tuan harus menikahi saya.” Seru Selin sedikit menaikkan nada bicaranya satu oktaf pada Sky.


Nafas Sky semakin memburu menahan emosi yang luar biasa. Apalagi saat melihat mata Freya yang menatapnya.


Sementara Freya, nafasnya tercekat di tenggorokan, dadanya semakin sesak dan sulit bernafas mendengar kenyataan yang baru di dengarnya.


“Sayang..”


Freya menoleh ke arah Sky. Mata yang berkaca kaca, akhirnya tak bisa Freya tahan. Entah kenapa hatinya sangat sakit mendengar dengan mata kepalanya sendiri, tentang masa lalu Sky. Padahal jelas Freya tau, jika wanita di depannya ini hanya satu. Bagaimana jika ribuan yang datang dan mereka mengatakan hal sama. Ingin Sky menikahinya karna sudah mengambil mahkotanya.


Sementara Sky berbalik mendekati Selin saat melihat mata Freya menangis.


Sett..


“Tuan.. “ Selin kaget saat lehernya di cekik oleh Luis.


“Lepaskan dia, kau bisa membunuhnya. Lagi pula hanya dia yang datang padamu meminta pertanggungjawaban mu Sky. Bagaimana jika ratusan dan bahkan ribuan yang memintamu untuk menikahi mereka.” Tukas Freya menatap punggung lebar Sky.


Sky mengendurkan tangannya dari leher Selin mendengar penuturan Freya. Apa maksud Freya, apa dia pikir dia akan menikahi Selin.


“Katakan sekali lagi Freya.” Geram Sky mendengar penuturan Freya.


“Tuan, tuan tak bisa mengacuhkan saya. Putra anda sudah besar dan dia ingin bertemu dengan daddynya.” Imbuh Selin lagi. Dia harus bisa mendapatkan Sky untuknya. Apapun akan dia lakukan untuk mendapatkan Sky.


 Sky kaget mendengar penuturan yang keluar dari mulut Selin. Apalagi Freya, seperti ada ribuan jarum yang menusuk jantungnya mendengar kenyataan jika Sky memiliki seorang putra bersama wanita itu. Kakinya melemas seperti jeli seolah tak bisa menopang berat tubuhnya sendiri. Freya berbalik dan pergi meninggalkan Sky dan wanita itu. Hatinya tak kuat mendengar kenyataan yang baru saja dia dengar dengan telinganya sendiri. Ternyata sebelum dia yang mengandung anak Sky, ada wanita lain lagi yang mengandung anaknya, apalagi dia sudah melahirkan seorang anak laki-laki. Heidher pasti sangat senang mendapatkan cucu laki laki.


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2