
“Brengsek beraninya.” Teriakan Venus tak di dengar oleh penjaga dan bawahan Sky.
Venus berlari menyelamatkan barang mewahnya yang di kelilingi api. Dari berbagai tas sepatu pakaian dan yang lainnya mulai terbakar habis. Api dengan cepat merambat menghanguskan semua barang merahnya.
“Kalian benar-benar brengsek.” Teriak Venus tak Terima barang mewahnya habis menjadi abu.
Dia berlari masuk ke dalam mension mewah Sky, tapi sayangan penjaga tak mengijinkan Venus masuk ke dalam mension mewahnya.
Venus semakin berang, dia berteriak seperti orang gila di depan pintu mension. Mengutuk mereka semua yang sudah berani padanya. Venus bahkan sampai menangis mengingat semua barang newah itu adalah barang kebanggaannya dan saat ini semua itu sudah menjadi abu.
*
“Tuan salah satu investor membatalkan kerja samanya.”
Keanu melototkan matanya mendengarnya. Tak lama kemudian, Keanu mendesah kasar. Keanu tau apa alasannya, apalagi jika bukan karna putrinya.
“Pergilah.” Ucap Keanu pada sekretarisnya. Tak lama ponsel miliknya berdering, Keanu mengerutkan keningnya melihat nomor baru.
Keanu membiarkan begitu saja sampai ponselnya mati. Tak selang beberapa menit kemudian ponsel Keanu kembali berdering. Kali ini Keanu mengangkat sambungan teleponnya.
“Dad..” Keanu menjauhkan ponsel miliknya melihat layar ponsel nya saat mendengar suara putrinya. Tak lama kemudian ponsel Keanu mati begitu saja. Keanu yang melihat ponsel miliknya kembali menghitam mencoba menghubungi nomor yang di yakini adalah milik putrinya. Tapi sayangnya, nomor Venus tak lagi aktif dan di luar jangkauan.
“Selamat sore tuan.” Keanu berbalik dan shock melihat Luis dan Calvin tiba tiba saja ada di dalam ruangannya. Yang membuat Keanu lebih shock lagi, putrinya ada bersama dengan mereka berdua dan dalam keadaan yang sangat menyedihkan.
“Venus.”
Bruk
Venus tersungkur di kaki Keanu saat Sky mendorongnya dan jatuh. Keanu semakin melototkan matanya melihat putrinya tersungkur di kakinya.
“Tuan Keanu, putrimu ingin mencuri di mension mewah ku.” Ucap Sky tanpa rasa bersalah pada Keanu. Sky melirik ke arah Keanu yang menatapnya tajam. Sky terkekeh dan berjalan mendekati sofa, lalu duduk arogan dan mengangkat kakinya tumpang tindih.
“Dad..” lirih Venus merasakan tubuhnya sakit semua dan wajahnya juga tak luput dari sakit. Saat dia ingin memaksa masuk ke dalam mension Luis penjaga dan bawahan Sky justru memukulnya. Venus yang kaget dan tak terima melawan mereka. Tapi sayangnya, mereka benar-benar memukulnya dan tak takut saat dia mengancam akan mengatakan pada Luis suaminya.
Keanu membantu putrinya berdiri, dadanya naik turun menahan emosi yang memuncak melihat wajah lebam putrinya.
“Apa maksudmu tuan Luis.” Teriak Keanu kencang melihat wajah putrinya yang menyedihkan.
__ADS_1
Bug..
Brukk..
“Dad..” Venus berteriak melihat ayahnya tersungkur di lantai. Di menoleh ke arah Calvin yang memukul ayahnya.
“Brengsek.”
Bug..
Lagi lagi Keanu terjengkang ke belakang saat Calvin memukulnya. . Sky hanya melirik ke arah Calvin.
“Luis.” Seru Venus menatap Sky tak percaya. Dia menatap ayahnya yang bangun dari lantai dan mengusap hidungnya yang berdarah.
“Apa maksudmu Luis, kau membiarkan Calvin memukul ayah mertua mu sendiri.” Geram Keanu menatap Calvin emosi dan nafas yang memburu. Dan Calvin hanya diam saja saat Keanu menatap tajam ke arahnya.
Dan Sky tertawa mendengar penuturan Keanu. Dia menatap Venus yang berdiri sangat menyedihkan dan Sky menoleh pada Keanu dengan wajah penuh tanyanya. Tak lama Sky berdiri dan melangkah pergi yang di ikuti Calvin di belakangnya.
Keanu yang melihat Sky justru melangkah pergi tak mengepalkan tangannya. Apalagi saat melihat wajah Calvin yang tersenyum padanya. Seketika dada Keanu bergemuruh menahan emosi.
“Brengsek..” Amuk Keanu setelah Sky pergi meninggalkan ruangannya. Entah kenapa dia sendiri tak bisa mencegah Sky pergi dan melawan Sky. Keanu merasa jika ada yang di sembunyikan Sky darinya. Dan lagi apa maksud Sky mengatakan jika Venus mencuri di mension mewahnya.
“Brengsek, wanita itu pasti sudah menguasai Luis dad.” Keanu melirik ke arah putrinya.
“Katakan padaku dad, apa kau tau siapa wanita itu Dad.?” Selama ini Venus memang belum tau siapa wanita yang bersama Luis. Dia hanya mengira ngira jika Luis jarang kembali pulang karna wanita simpanannya. Sudah terlihat jelas saat itu ketika dada dan leher Luis terdapat tanda merah dan Venus sudah Menduganya itu. Selama ini Venus tak pernah melihat Sky membiarkan wanita meninggalkan jejak di tubuhnya. Dan apa yang dilihatnya waktu itu. Itu artinya wanita itu sangat spesial untuk Luis hingga dia membiarkannya meninggalkan jejak di tubuhnya.
“Aku benar-benar akan membunuhmu ******.”
*
Elard keluar dari kamarnya bersama Ara di gendongannya menemui kakeknya yang berada di ruang tamu. Ara baru saja terbangun dari tidurnya di kamarnya. Sementara dia baru saja mengerjakan tugasnya dari sekolah yang di kirim dari temannya.
Elard memang ingin Ara tidur di kamar miliknya. Dia mengatakan pada freya jika bisa menjaga Ara dengan baik. Dan Freya mengijinkan putrinya tidur di kamar Elard.
“Opa..” Heidher mendongak dan tersenyum lebar melihat Elard berjalan menghampirinya bersama Ara. Dia berdiri dan mengulurkan tangannya pada Ara. Tapi Ara mengencangkan tangannya di leher Elard.
“Ara baru bangun opa.”
__ADS_1
Heidher menganggukan kepalanya mengerti. Tak lama dia berbalik dan mengambil satu paperbag di atas sofa. Elard hanya menatap Heidher yang mengeluarkan boneka dari dalam paperbag.
“Ara sini sayang dengan opa, opa punya boneka cantik sayang.” Ara menoleh ke arah Heidher. Dia menatap wajah tua Heidher yang tersenyum padanya. Kemudian melirik satu boneka berwarna pink di tangan Heidher. Ara beringsut turun dari gendongan Elard dan menghampiri Heidher.
Cup.. Cup..
“Cucu opa baru bangun tidur, hemm.”
“Opa, boneka Ala sudah banyak dali mommy. Mommy sudah punya uang banyak.”
Deg..
Mata Heidher berkaca kaca mendengar ocehan cucunya. Dia tak tau selama ini, cucunya hidup kekurangan bersama Freya, dan mungkin saja Ara tak pernah meminum susunya. Dan semua itu adalah kesalahannya.
Elard yang berdiri tak jauh dari Heidher bisa melihat penyesalan di mata pria tua yang menjadi kakeknya. Dia bisa menebak jika Heidher dulu pasti tak menyukai ibunya dan kemungkinan dia mengusir Freya dari daddynya. Itu sebabnya hubungan keduanya sangat jauh.
Cup,
“Maafkan opa..”
Sementara Freya yang keluar bersama supir dan bodyguard suaminya pergi ke apartemen miliknya dimana Kikan berada. Tapi sayangnya, Kikan tak ada di apartemen, kata tetangganya Kikan biasa pulang larut malam.
Freya gelisah di tempat duduknya saat mendengar penuturan tetangga apartemen miliknya. Freya tak ingin Kikan kembali seperti dulu. Freya menggelengkan kepalanya, ibunya tak mungkin seperti dulu lagi. Freya yakin jika Kikan tak akan melakukan semua itu lagi.
“Nyonya, nyonya Kikan ada di kafe saat ini.”
Freya menoleh dan mengerutkan keningnya mendengar ibunya ada di kafe. Untuk apa ibunya ada di sana dan apa yang ibunya lakukan.
“Antarkan aku menemuinya.”
Mereka menganggukan kepalanya dan mengantarkan istri tuannya menuju kafe di mana Kikan berada. Tak sampai setengah jam Freya sudah sampai di kafe sederhana, Freya semakin tak mengerti saat melihat tulisan besar di luar kafe. Freya berjalan masuk ke dalam dan mencari keberadaan ibunya.
“Mom..” Kikan mendongak dzn tersenyum melihat Freya menemuinya. Kikan berjalan dan menghampiri Freya.
“Apa yang mommy lakukan di sini.” Tanya Freya pada ibunya. Matanya mengedarkan pandangannya, melihat tiga wanita muda tersenyum padanya. Freya menoleh ke arah ibunya lagi dan menatap Kikan.
“Suamimu yang memberikan ini untuk mommy.”
__ADS_1