
Malam ini Alula mengenakan dress casual berwarna Nude. Tak lupa ia menggunakan make up dengan riasan flawless di wajahnya. Sementara Kai terlihat sangat tampan dengan jas semi formal berwarna hitam, celana panjang hitam juga dengan sepatu oxfordnya.
Kai menutup mata Alula dengan kain. Ia ingin memberikan sesuatu yang romantis terhadap istrinya. Mereka masuk ke dalam sebuah restoran yang sudah Kai booking khusus untuk acara makan malam mereka dengan tema candle light dinner. Kai menuntun lengan Alula ke dalam restoran bintang 5 tersebut.
"Kai, sudah belum?" Alula tak sabar ingin membuka kain penutup di matanya.
"Sebentar lagi!" Kai menuntun lengan Alula mendekat ke arah meja mereka.
"Cepatlah Kai! Aku seperti nenek-nenek jika terus kau tuntun!" Alula mulai tak sabar.
"Sudah!" Kai membuka penutup kain di mata Alula.
"Wah indah sekali, Kai!" Alula takjub melihat suasana restoran. Restoran tersebut menghadap langsung ke arah pantai. Alula juga memperhatikan dekorasi meja di depannya. Terlihat lilin holder dengan gaya klasik menghiasi meja. Alula pun melihat buket bunga rose pink yang cukup besar di atas meja.
"Untukmu!" Kai mengambil bunga itu dan memberikannya kepada Alula. Alula tersenyum melihat perlakuan Kai yang sangat romantis.
Kai menarik kursi agar Alula terduduk di kursinya. Alula mencium buket bunga rose pink yang ada di lengannya.
"Kau suka?" Tanya Kai melihat wajah Alula yang berbinar.
"Sangat," jawab Alula.
Mereka pun makan makanan yang ada di atas meja. Kai sesekali menyuapi Alula dengan tangannya.
"Ayo kita berdansa!" Kai menadahkan tangannya.
"Baiklah!" Alula menyambut lengan Kai.
Alula mengaitkan lengannya di leher Kai, sedangkan lengan Kai berada di pinggangnya. Tubuh mereka bergerak pelan diiringi oleh lagu perfect dari Ed Sheeran.
"Lagu ini untukmu!" Kai tersenyum menatap wajah Alula.
"Benarkah?" Alula tersenyum senang.
__ADS_1
"Apakah kau ingin bertemu dengan wanita yang ku cintai?" Kai berhenti menggerakan tubuhnya.
"Bukankah dia baru saja mengatakan jika lagu tadi untukku?" Batin Alula kecewa mendengar ucapan suaminya.
"Dia ada di sini?" Alula bertanya dengan sedih.
"Iya. Kau harus mengetahui wanita yang ku cintai sekarang," Kai mengambil lengan Alula.
"Ti-tidak. Aku tidak ingin bertemu dengannya. Lebih baik aku pulang duluan ke hotel," Alula melepaskan lengannya yang tengah digenggam oleh Kai.
"Tunggu! Aku mau kau bertemu dengannya, agar kau tidak menyangka aku masih menyukai Arabella. Sebentar saja ya?" Kai memohon.
"Kai, kau jahat sekali !! " Umpat Alula dalam hatinya.
"Baiklah," Alula berkata dengan lemas.
"Duduklah! Aku akan segera memanggil wanita yang ku cintai untuk ke sini menemuimu," Kai membimbing lengan Alula untuk duduk. Alula ingin segera menangis. Ia tak menyangka jika Kai sudah dekat dan mencintai wanita lain. Selama ini ia berfikir, jika dirinya cukup istimewa di hati suaminya.
Alula hanya menunduk, karena ia benar-benar tidak siap bertemu dengan wanita yang dimaksud oleh Kai. Alula memejamkan matanya, ia sungguh ingin pergi dari restoran ini.
"Lihatlah ke samping! Itu wanita yang aku cintai!" Tutur Kai lembut.
Alula menolehkan wajahnya ke samping. Ia melihat pantulan dirinya sendiri di cermin besar yang ada di sampingnya.
"Dia wanita yang sekarang aku cintai. Aku begitu mencintainya, sehingga aku hampir gila ketika dia pergi dariku," Kai berdiri dan berjalan mendekat ke arah Alula. Alula masih menatap dirinya di cermin itu, kemudian ia menatap suaminya. Bibir Alula bergetar, ia segera berdiri dan memeluk tubuh Kai erat.
"Aku tidak tahu mengapa aku mencintaimu. Maafkan segala kesalahanku di masa lalu!" Kai membalas memeluk tubuh Alula dengan erat.
Alula menangis bahagia di pelukan suaminya.
"Kai, aku juga mencintaimu. Aku begitu sakit hati melihat fotomu dan Arabella," bisik Alula.
Air mata masih menetes dari mata Alula. Ia begitu tak menyangka Kai akan mencintainya. Setelah menikah dengan Kai, Alula tak pernah berharap Kai mencintainya. Tetapi, hari ini ia begitu bahagia, karena pria yang ia cintai pun mencintainya juga. Kai begitu terkejut mendengar Alula berkata jika ia cinta padanya. Sebelumnya Kai sungguh galau, apakah ia harus menyatakan perasaannya atau tidak. Tetapi keputusan Kai sudah bulat, ia akan mengungkapkan perasaannya kepada Alula apapun yang terjadi.
__ADS_1
"Well I found a woman stronger than anyone I know, she shares my dream I hope that someday I'II share her home, I found a love to carry more than just my secrets, to carry love to carry children of our own," Kai menyanyikan lagu Perfect sembari terus memeluk tubuh Alula. Alula semakin menangis mendengar nyanyian dari Kai. Alula berjanji tidak akan melepaskan suaminya apapun yang akan terjadi.
Terjemahan lagu : Ya ku temukan wanita lebih tangguh dari siapapun yang ku kenal, dia wujudkan mimpi-mimpiku, aku harap suatu saat akan berbagi rumah dengannya, ku temukan sebuah cinta untuk kujaga lebih dari rahasia-rahasiaku, menjaga cinta menjaga anak-anak kita.
***
Alula dan Kai sudah kembali ke kamar hotelnya. Alula dan Kai kini benar-benar sedang diliputi sebuah kebahagiaan yang besar, karena sudah mengetahui keberadaan perasaan yang sama di hati mereka masing-masing.
"Aku mempunyai sebuah kejutan lagi untukmu!" Ucap Kai saat ia sudah menggunakan piyama miliknya.
"Apa Kai?" Tanya Alula yang tengah menghapus make up di wajahnya.
Kai mengambil sebuah kotak kecil. Ia mengeluarkan sebuah kalung dari dalam sana.
"Ini untukmu!"
Alula melihat kalung yang memiliki liontin huruf K.
"Kai, ini bagus sekali!" Alula takjub dengan kalung yang Kai berikan padanya.
"Biar aku pakaikan!" Kai memasangkan kalung itu dan memakaikannya di leher Alula dari belakang.
"Kai terimakasih!" Alula membalikan badannya dan berjinjit mencium pipi suaminya. Kai tampak terkejut ketika Alula tiba-tiba menciumnya.
"Kai maaf!" Ucap Alula gugup.
Alula bergegas akan pergi ke kamar mandi karena malu. Tetapi, lengan Kai menghentikannya. Kai menarik tubuh Alula sehingga jarak mereka kini sangat dekat. Kai menatap dengan lekat wajah cantik istrinya. Kai pun memejamkan matanya dan mendekatkan wajahnya. Alula menatap wajah Kai yang perlahan mendekat ke wajahnya. Perlahan Alula pun memejamkan matanya. Bibir Kai mencium bibir Alula dengan lembut. Lengan Kai beralih menyentuh leher Alula untuk memperdalam ciumannya. Alula dengan kaku membalas ciuman suaminya. Kai menggendong Alula ke atas kasur tanpa melepaskan ciumannya. Kai membuka piyama Alula dan piyama miliknya. Malam ini Kai dan Alula melakukan itu tanpa sebuah paksaan.
"Aku mencintaimu!" Ucap Kai yang berada di atas tubuh Alula.
"Aku juga mencintaimu!" Alula menempelkan lengannya di dada suaminya yang basah dengan keringat. Nafas mereka beradu satu sama lain, memecah keheningan dan kesunyian malam.
Jangan lupa untuk memberikan like, komen, vote dan rate 5 untuk mendukung Author. Terimakasih š¤
__ADS_1