
Kai memilih untuk pulang lebih awal hari ini. Pikirannya begitu kacau akan masalah yang tengah menjeratnya.
"Kai, mommy ingin berbicara padamu," sambut Sofia saat melihat Kai masuk ke dalam rumah.
Kini Sofia sedang duduk bersama William di sofa yang berada di ruang keluarga. Sofia yang sedang berada di Hungaria langsung bergegas terbang ke Birmingham setelah membaca berita mengenai skandal putra kesayangannya.
"Mommy? Ah, Kai tahu. Pasti mommy juga akan memarahi Kai seperti daddy."
"Duduklah, Nak ! Mommy dan daddy ingin bicara kepadamu," perintah Sofia.
"Baiklah," Kai berjalan mendekati Sofia dan William lalu duduk di sofa yang berhadapan dengan orang tuanya.
"Lihatlah! Saham perusahaanmu langsung turun 35%, perusahaan daddy juga kena imbasnya!" William bicara dengan nada yang tinggi sambil menyalakan televisi yang tengah menayangkan berita mengenai skandal yang menjerat anaknya.
Kai hanya terdiam mendengar ucapan William.
"Sekarang berita sedang digiring seolah olah kau memperkosa gadis itu," imbuh William.
"Tidak ada jalan lain, kau harus menikah dengannya untuk membersihkan namamu," ucap William.
__ADS_1
Kaivan begitu terkesiap mendengar perintah dari ayahnya
"Daddy? Kau tidak salah bicara kan? Bagaimana mungkin aku menikahi gadis itu?" Kai berteriak dan berdiri dari duduknya.
"Itu satu-satunya cara untuk membuat namamu bersih kembali. Kau bisa menggelar konferensi pers dan menyebutkan dia adalah kekasihmu dan kau akan menikahinya dalam waktu dekat," bujuk William.
"Dad, apa daddy tahu? Kai dan gadis itu saling membenci dari SMA. Mustahil Kai bisa hidup dengannya," Kai terlihat frustasi.
"Jika kalian saling membenci, mengapa kau bisa meniduri gadis itu?" tanya Sofia.
"Aku tidak meniduri gadis itu, sungguh. Kejadiannya tidak seperti yang kalian lihat, aku..."
"Sudahlah, kau tidak perlu membantah daddy dan mommy. Kau harus menikahi gadis itu," potong William.
"Daddy tahu, daddy juga ingin kau menikah dengan Arabella tetapi saat ini situasi tengah genting. Menikahlah dengan gadis yang ada di foto itu! Setelah publik bungkam dan melupakan skandalmu kau bisa menceraikan wanita itu. Nikahi dia untuk mengembalikan citramu dan juga citra perusahaanmu! William berteriak kepada putra tunggalnya.
"Mommy setuju dengan apa yang daddymu katakan, Nak. Menikahlah dengannya! Setelah 7 bulan kau bisa menceraikannya," tambah Sofia.
"7 bulan? Itu sangat lama sekali. Sehari pun Kai tidak akan betah hidup bersama wanita itu," tolak Kai.
__ADS_1
"Pikirkanlah perusahaan yang telah kakek dan daddymu rintis dari 0! Dan sekarang? Akibat perbuatanmu perusahaan yang dirintis dengan susah payah itu sedang berada di ujung tanduk," Sofia meninggikan suaranya.
Kai merasa bingung akan masalah yang tengah menjeratnya. Di satu sisi, ia begitu membenci Alula dan tak mau menikah dengannya. Akan tetapi, di sisi lain perusahaannya berada di ujung tanduk jika masalah ini terus berlarut-larut. Belum 24 jam skandal itu diberitakan, saham perusahaannya sudah anjlok sebesar 35%. Belum lagi perusahaan fashion ayahnya pun terdampak. Acara fashion week yang akan di adakan di Millan terpaksa di batalkan karena skandal foto dan berita Kai yang beredar.
"Kai izin ke kamar dulu untuk berfikir dan mengambil keputusan," pamit Kai.
"Apalagi yang perlu kau pikirkan? Kau hanya perlu menikahinya saja lalu kau bisa menceraikannya setelah berita ini dilupakan masyarakat Inggris," ucap William.
"Biarkan dia berpikir dulu, honey!" Sofia memegang tangan William.
Kai pun berlalu dari ruang keluarga dan segera masuk ke kamar miliknya. Kaivan membuka jasnya. Ia melemparkan jas itu ke sembarang arah.
"Jika saja semalam aku tidak menolong gadis bodoh itu, tentu sekarang aku tidak akan dalam masalah yang pelik seperti ini. Seharusnya aku biarkan saja dia semalam. Ini semua terjadi gara-gara gadis bodoh, aneh dan udik itu," Kai berbicara dengan geram dan berapi-api seraya melihat pantulan dirinya di depan cermin lemarinya.
Braaakkk...
Kaca cermin itu hancur saat Kai memukulnya dengan tangan. Darah segar menetes dari tangan Kai.
"Baiklah, aku akan menikahimu gadis aneh !!! Dan aku akan membuatmu menderita berada di sisiku," teriak Kai geram.
__ADS_1
"Aku akan membuat hari-harimu begitu menyedihkan ketika hidup denganku. Setelah 7 bulan aku akan membuangmu layaknya membuang sampah yang tak berguna," Kai menyeringai jahat.
Dear para readers : Tolong tinggalkan jejak kehadiran kalian berupa like, coment dan vote untuk mendukung author. Terima kasih š¤š¤