Dipaksa Menikahi Alula

Dipaksa Menikahi Alula
Breaking News


__ADS_3

Sementara Cleon saat ini sedang menunggu Alula di area private Himalaya Restoran. Cleon juga tampak membawa buket bunga mawar yang sangat besar, akan tetapi Alula tak kunjung datang . Cleon berusaha untuk menelfon dan mengirim pesan kepada gadis itu tetapi tak kunjung ada balasan. Cleon memutuskan untuk keluar dari restoran dengan perasaan yang khawatir. Ia mendatangi rumah Alula tetapi tak ada satu pun orang disana. Mobil Cleon berputar-putar di jalanan kota Birmingham untuk mencari sosok gadis yang di cintainya.


"Ke mana kamu, Al?" Cleon tampak frustasi di dalam mobilnya.


****


Pagi-pagi sekali Alula terbangun. Dia tampak kaget saat ia berada di atas kasur yang asing baginya.


"Jangan takut! Kau berada di apartemenku," Kai terlihat sedang memasang dasi di depan cermin.


"Kenapa kau membawaku ke sini?" Alula menaikan selimut itu sampai ke lehernya.


"Aku tidak tahu rumahmu," cetus Kai enteng.


"Kau tidak macam-macam kan denganku?"


Kai segera menghentikan aktifitasnya yang tengah memasang dasi dan berjalan mendekati Alula.


"Aku tidak macam-macam denganmu. Aku tidak berselera dengan gadis aneh sepertimu," Kai menarik sudut bibirnya ke atas.


"Aku ingin pulang," Alula beranjak dari kasur milik Kai.


"Pakailah!" Kai melemparkan sebuah sweater berwarna biru dongker miliknya.

__ADS_1


"Terima kasih," Alula mengambil sweater itu dan memakainya. Sweater milik Kai terlihat kedodoran di tubuh Alula yang sangat mungil.


"Aku harus pergi sekarang, terima kasih karena sudah menolongku," Alula tersenyum kepada Kai. Kai hanya mengangguk.


"Tunggulah ! Aku akan mengantarmu," Kai menghentikan langkah kaki Alula.


"Tidak, aku naik taksi saja," tolak Alula kemudian ia segera bergegas pergi.


*****


Alula termenung di dalam taksi yang di tumpanginya.


"Aku lupa. Aku belum menghubungi Cleon," Alula merogoh ponsel yang ada di tasnya saat Alula menyalakan ponselnya terlihat banyak sekali notifikasi yang masuk.


"Tumben banyak sekali notif," Alula merasa heran karena notif ponselnya sangat banyak baik itu dari pesan masuk maupun dari akun media sosialnya. Yang jadi perhatian Alula saat ini adalah Cleon. Terlihat 78 panggilan tak terjawan dari Cleon, dan puluhan pesan masuk.


Saat Alula akan menelfon balik Cleon, tiba tiba ponselnya mati.


"Batrenya low," gumam Alula. Ia memasukan ponselnya kembali ke dalam tas dan termenung kembali memgingat kejadian semalam..


Sementara itu....


Kai berjalan ke arah ruangan pribadi miliknya yang berada di lantai 10. Sebelum ia mencapai ruangan pribadinya ia harus melewati para karyawannya yang sedang berkerumun.

__ADS_1


"Hey, kalian menghalangi jalanku!" Teriak Kai kepada para karyawannya.


Mereka segera memberikan jalan kepada bosnya itu. Kai menatap ke arah mereka, terlihat mereka sedang berbisik bisik.


"Apa yang kalian bicarakan?" Hardik Kai. Para karyawannya segera membubarkan diri dari sana karena takut akan atasannya itu.


"Pagi-pagi sudah membuatku kesal," Kai memencet tombol 10 untuk sampai di ruangannya.


Kai masuk ke ruangannya dan segera mendudukan tubuhnya di atas kursi miliknya lalu ia menyalakan laptop untuk memulai kerja hari ini.


Ketika Kai sedang asyik melihat lihat desain untuk pemukiman real estate yang akan di bangun dalam minggu depan, tiba tiba seseorang menyelonong masuk ke ruangan Kai dengan tatapan yang sangat tajam.


"Daddy?" Panggil Kai saat melihat ayahnya masuk ke ruangannya dengan wajah yang merah padam.


"Ada apa daddy ke sini? Tumben sekali!" Kai berdiri dari duduknya dan menghampiri ayahnya yang tengah berdiri di depan meja kerjanya.


Plaaakkkkkk....


William tiba-tiba menampar pipi putra tunggalnya itu.


"Apa yang daddy lakukan?" Kai tampak kaget saat ayahnya untuk pertama kali menampar dirinya.


"Kau masih bertanya apa yang ku lakukan? Lihatlah itu!" William berteriak geram dan melemparkan sebuah majalah ke lantai.

__ADS_1


Kai berjongkok untuk mengambil majalah itu. Mata Kai membulat secara sempurna saat ia melihat cover majalah yang menampakan dirinya tengah tertelungkup di atas kasur bersama Alula. Majalah itu diberi judul "Breaking News : Skandal pengusaha muda nan kaya raya dengan seorang asisten dosen."


Kepada para Readers yang menyukai novel ini harap memberikan like, komen, dan juga vote. Terimakasih šŸ¤—


__ADS_2