Dipaksa Menikahi Alula

Dipaksa Menikahi Alula
Mengapa Aku Memikirkannya?


__ADS_3

"Siapa wanita itu?" Tanya Cleon sesaat ia dan Alula mendudukan dirinya di dalam mobil setelah insiden di dalam restoran tadi.


"Dia temanku saat di Liverpool," Alula tersenyum kaku.


"Kenapa dia memanggilmu seperti itu?" Cleon menatap Alula yang berada di sampingnya, namun pertanyaannya tak mendapat jawaban. Alula hanya terdiam.


"Kau bisa bercerita kepadaku !" Cleon menggenggam tangan Alula dengan hangat.


Alula hanya menghela nafas.


"Dengan bercerita kau akan merasa lebih baik," Cleon menggenggam tangan Alula lebih erat.


"Jadi waktu itu dia mempunyai kekasih dan kekasihnya mendekatiku. Aku tidak mengerti kenapa aku yang di tuduh menggoda kekasihnya," Alula menatap ke sembarang arah.


"Kau tahu Cleon? Kenapa dulu aku sangat berpenampilan berantakan?" Alula mengalihkan tatapannya kepada Cleon yang tengah memegang tangannya.


"Kenapa?" Cleon terlihat penasaran.


"Karena saat di Liverpool aku selalu kehilangan teman. Setelah aku pindah ke kota ini, aku tidak mau ada yang menyukaiku agar aku tak kehilangan teman lagi tapi pada akhirnya aku kehilangan Beverly," Alula tersenyum getir.


"Hey, kau jangan berkata seperti itu !! Kau masih memiliki Chelsea dan memiliki ku," Cleon menatap Alula hangat.


"Kau benar !! Aku memiliki Chelsea dan kau yang selalu baik kepadaku," Alula tersenyum.

__ADS_1


"Ya sudah, ayo ku antarkan kau pulang," Cleon menjauhkan tangannya dari tangan Alula dan segera mengemudikan mobilnya.


Sementara itu di dalam restoran...


Kai, Arabella, Nino dan Alden mendudukan dirinya kembali di kursi mereka setelah Alula dan Cleon berlalu dari restoran itu.


"Sayang, kau tak pernah mengatakannya jika kau satu sekolah dengan wanita penggoda itu !" Arabella menatap kesal Kai yang sedang menyeruput cappuccino miliknya.


"Aku tidak tahu jika kau mengenalnya," jawab Kai datar.


"Apakah yang kau katakan tadi benar mengenai gadis aneh itu yang merebut mantan kekasihmu? Penampilannya saja tidak memungkinkan dia menggoda seorang lelaki, lelaki mana yang mau dengannya?" Tanya Kai.


"Ya tentu saja ada Kai, itu si Cleon seorang anggota dewan di kota ini mau dengan wanita itu," sela Nino.


Nino tahu pekerjaan Cleon, karena dia sering melihat pemberitaan mengenai Cleon si anggota dewan muda kota Birmingham yang selalu memperjuangkan hak hak rakyat yang tertindas dan kurang mampu secara ekonomi. Jadi tidak mengherankan bila ia sering di beritakan dan di elu elukan oleh warga Inggris sebagai sosok yang humble.


"Kalian membahas gadis murahan itu terus!" Gerutu Arabella saat mendengar teman teman kekasihnya memuji Alula.


"Ya tentu saja yang ku katakan benar sayang, dan kenapa kau menyebutnya gadis aneh?" Arabella menjawab pertanyaan Kai yang terpotong oleh Nino dan Alden.


"Ya karena waktu SMA dia selalu berpenampilan lain dari siswi lainnya dan penampilannya cenderung aneh begitu pun dengan tingkah lakunya makanya kami memanggilnya gadis aneh !" Timpal Nino.


"Kalian serius? Dulu waktu di Liverpool dia adalah bintang sekolah. Dulu wanita penggoda itu adalah ketua cheers makanya dia bisa menggoda banyak lelaki," urai Arabella.

__ADS_1


Kai yang sedang meminum cappuccino nya tersedak mendengar kata kata Arabella begitu pun dengan Nino dan Alden yang ikut terkejut.


"Sayang, kau tidak apa apa?" Arabella mengusap punggung Kai.


"Tidak, aku tidak kenapa kenapa." Kai menyimpan gelas cappucino miliknya di atas meja.


"Kau pasti bercanda kan?" Tatap Nino tak percaya.


"Aku tidak bercanda," Arabella mengeluarkan ponselnya yang merupakan merk keluaran terbaru.


"Lihatlah ini, dia waktu itu benar benar siswi yang famous dan seorang ketua cheers!" Arabella memperlihatkan feed akun instagram Alula yang memiliki ribuan pengikut dan ratusan foto yang tampak sangat fashionable, tetapi terlihat akun itu sudah lama tidak di gunakan. Alula memang tidak memakai lagi akun instagram lamanya saat ia pindah ke Birmingham.


"Kekasihmu benar Kai, dia sepertinya benar benar seorang siswi yang populer dulu di Liverpool," Alden mengambil hp dari tangan Arabella dan memperhatikan seksama foto foto masa remaja Alula saat di kota Liverpool.


"Berarti kita selama ini salah sangka?" Sela Nino.


"Lalu kenapa dia berpenampilan seperti itu saat satu sekolah dengan kita?" Kai tampak penasaran.


"Entahlah tapi tadi penampilannya juga cantik dan fashionable," seru Alden.


"Sudahlah, kenapa kalian jadi membicarakan wanita murahan itu," Arabella tampak tidak suka teman teman kekasihnya memuji muji Alula.


Mereka pun kembali menikmati pesanan mereka yang sudah tersaji di atas meja sementara pikiran Kai terusik dengan perkataan dari kekasihnya yang menyebut Alula wanita penggoda.

__ADS_1


"Benarkah dia wanita yang suka menggoda kekasih orang lain? Lalu bagaimana dengan yang ku dengar saat di pinggir danau saat camping 6 tahun yang lalu? Dan mengapa aku memikirkannya?"


Dear para readers : Tolong tinggalkan jejak kehadiran kalian berupa like, coment dan vote untuk mendukung author. Terima kasih šŸ¤—šŸ¤—


__ADS_2