Dipaksa Menikahi Alula

Dipaksa Menikahi Alula
Pemandian Air Panas


__ADS_3

Bus akhirnya sampai di kota Bad Ragaz. Alula dan Kai segera turun dari bus dan berjalan kaki ke arah gedung hotel yang mencakar langit. Lagi-lagi Kai check in di sebuah hotel bintang 5. Di parkiran hotel terlihat mobil orang tua Kai. Sepertinya Leo tiba lebih awal dari pada Alula dan Kai. Reservasi hotel pun dilakukan oleh Leo. Sepertinya dia benar-benar bekerja dengan sangat baik.


Alula dan Kai masuk ke kamar yang telah mereka pesan. Terlihat koper mereka sudah tersimpan rapi di kamar. Alula berjalan cepat agar dapat segera merebahkan dirinya di atas kasur untuk beristirahat. Ternyata dengan naik bus lumayan membuat Alula lelah. Siang itu Alula dan Kai memutuskan untuk beristirahat di hotel dan nanti malam mereka baru akan mengunjungi spa dan pemandian air panas.


****


Malam hari...


"Kau sudah membawa baju gantimu?" Tanya Kai kepada Alula yang sudah sangat siap untuk berangkat.


"Sudah."


"Ingat di sana jangan memakai bikini!" Perintah Kai dengan raut wajah yang tegas.


"Tentu saja, Kai. Masa aku pake bikini," Alula terkekeh.


"Ya sudah, ayo kita berangkat!" Ajak Kai sambil berjalan ke luar kamar.


10 menit kemudian Kai dan Alula sampai di sebuah spa aquatik terbesar di Eropa. Pemandian air panas itu berhadapan langsung dengan pemandangan pegunungan yang mengagumkan. Alula bisa melihat dari kaca salju turun di luar yang semakin mempercantik pemandangan yang ia lihat.

__ADS_1


"Wah ini sih berenang sambil minum air," seru Alula takjub.


"Jangan diminum airnya!" Kai memperingatkan.


"Itu hanya kiasan. Tapi Kai mengapa tempat ini sangat sepi?" Alula heran karena tidak ada pengunjung lain selain mereka.


"Aku sudah booking semuanya hanya untuk kita berdua. Jadi tidak ada yang mengganggu," jawab Kai santai.


Alula hanya melongo mendengar kata-kata Kai. Sebenarnya suaminya itu sekaya apa sehingga bisa menyewa pemandian air panas yang sangat mewah ini.


"Ayo kita segera ganti baju!" Kata Kai membuyarkan lamunan Alula yang tengah mengira ngira berapa banyak harta keluarga Allen.


Kai dan Alula segera pergi tempat ganti baju yang berbeda. Kai selesai terlebih dahulu, tak lama kemudian ia segera masuk ke dalam kolam air hangat.


"Apa yang aku fikirkan? Aku berharap dia memakai bikini?" Kai menertawakan dirinya sendiri karena sudah salah mengira.


Kai memperhatikan Alula yang mulai masuk ke dalam kolam yang sama dengannya. Kai menduga Alula akan datang menghampirinya, tetapi gadis itu terlihat sedang membasahi wajahnya dengan air hangat dan segera bersandar di pinggiran kolam.


"Jika itu Arabella pasti dia akan langsung lari kepadaku dan menggodaku dengan tubuhnya," Kai tersenyum kecut saat mengingat liburannya bersama Arabella ketika di Amerika Serikat.

__ADS_1


Waktu itu mereka berenang bersama, dan Kai tampak kaget saat Arabella hanya memakai bikini di pemandian air panas yang sudah ia booking secara privat. Arabella memeluk tubuh Kai dari belakang dan menempelkan bagian sensitifnya di punggung Kai.


Kai bukannya bergairah tetapi ia merasa risih karena prinsipnya dari dulu, ia sangat tidak menyukai wanita yang mudah didapatkan dan juga menyodorkan tubuhnya secara sukarela. Waktu itu Kai langsung pindah dan berendam di dalam sebuah jacuzzi. Kai merasa heran dengan dirinya sendiri mengapa ia sampai bertahan membina kasih dengan Arabella sampai 3 tahun.


Saat Alula tengah menikmati air hangat yang membuat tubuhnya rileks, tiba-tiba Kai mendatanginya.


"Ayo kita pindah!" Ajak Kai kepada Alula.


"Pindah kemana? Aku masih nyaman disini."


"Ada tempat yang lebih bagus, ayo!" Kai menarik lengan Alula. Mereka pun segera keluar dari dalam kolam air hangat itu. Kai menggandeng Alula ke ruangan yang ada di sebelah kolam air panas tadi.


"Kai? Mengapa tempatnya tertutup seperti ini?" Alula memperhatikan sebuah ruangan tertutup yang terdapat Jacuzzi kecil di dalamnya. Kai segera masuk ke dalam dan mengunci pintu.


"Mengapa kau mengunci pintunya?" Alula sudah berfikiran buruk.


"Biar tidak ada yang mengganggu, ayo!" Kai menarik lengan Alula ke arah jacucci tersebut.


Alula segera masuk ke dalam jacuzzi karena tubuhnya kedinginan saat ia keluar dari kolam air hangat tadi. Kai pun ikut masuk ke dalam jacuzzi yang sama dengan Alula. Saat Alula tengah menikmati air hangat itu, tiba-tiba sepasang lengan kekar memeluknya erat dari belakang.

__ADS_1


"Kai? Apa yang kau lakukan?" Alula kaget dan fikirannya sudah berlarian kesana kemari.


Dear para readers : Tolong tinggalkan jejak kehadiran kalian berupa like, coment dan vote untuk mendukung author. Terima kasih šŸ¤—šŸ¤—


__ADS_2