Dipaksa Menikahi Alula

Dipaksa Menikahi Alula
Promo Novel Terbaru : Kisah Anak Alula dan Kai Dimulai


__ADS_3

Hallo pembaca novel "Dipaksa Menikahi Alula", author kembali. Apa kabar kalian?šŸ¤— Author berharap kalian selalu dalam keadaan sehat wal afiat dan bahagia.


Tidak terasa ya, hampir satu tahun author hiatus dari dunia perhaluan. Hehe.


Author kembali nih buat nepatin janji untuk merilis novel anak-anaknya Kai dan Alula. Terlambat memang, tapi dari pada tidak sama sekali. Janji itu harus di tunaikan bukan? Semoga kalian masih ingat dengan ceritanya ya šŸ¤—


Yu langsung ke sinopsis nya kisah Anak Kai dan Alula yu.


Judul : Mari Kita Bercerai


...Sinopsis...


Jasper pemuda berusia 17 tahun menghabiskan waktu berliburnya di negara Bulgaria. Di sana, ia menyelamatkan seorang gadis dari tradisi jual beli yang mengakar di salah satu kota yang ada di negara itu.


Beberapa waktu berlalu, mereka dipertemukan kembali dalam kelas, jurusan dan universitas yang sama di kota Birmingham. Karena sebuah jebakan dari teman sekampusnya membuat mereka harus menjalani pernikahan yang sama sekali tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Mereka pun harus menikah dan menyembunyikan status pernikahan mereka dari semua orang, termasuk dari teman sekampusnya.


"Mari kita bercerai!" Ucap Jasper kepada perempuan yang sudah satu tahun ini ia nikahi.


"Bercerai?" Rachel memperjelas ucapan suaminya.

__ADS_1


Jasper mengangguk. Keinginannya sudah bulat untuk menceraikan istri yang tidak ia cintai. Tekadnya saat ini adalah mengejar kembali cinta pertamanya yang bernama Aurora, putri dari sahabat kedua orang tuanya.


Hati Rachel begitu teriris mendengar kata cerai dari bibir suami sekaligus teman sekelasnya di universitas itu. Nyatanya, pernikahan paksa yang mereka jalani sudah menumbuhkan cinta di hati Rachel. Akan tetapi, terbalik dengan hati Jasper.


Apakah kebersamaan dan waktu yang mereka habiskan selama satu tahun ini tidak menggugah hati pemuda itu? Atau kah Jasper tidak menyadari perasaannya yang sesungguhnya?


****


Author beri sedikit prolognya ya šŸ¤—šŸ¤—


Rachel Olivia berjalan tergesa-gesa masuk ke dalam kamarnya. Pagi ini ia baru saja pulang bekerja. Rachel seorang remaja asal Bulgaria berusia 17 tahun. Ia adalah seorang pelajar. Akan tetapi, kini ia baru saja menyelesaikan ujian sekolah. Rachel harus bekerja full time demi membiayai sekolah dan keperluannya yang lain. Terlebih Rachel ingin melanjutkan pendidikannya ke tingkat universitas. Maklum saja, Rachel bukanlah gadis yang terlahir dari keluarga kaya raya. Keluarganya termasuk kelompok menengah ke bawah yang hidup di pinggiran kota Stara Zagora, salah satu kota yang ada di negara Bulgaria.


"Iya, Bu. Semalam aku tidak pulang karena bosku pergi dan aku harus menjaga anaknya di rumah," Rachel berbicara dengan mata tertutup. Rachel memang bekerja sebagai baby sitter setelah ujian sekolah berakhir.


"Mana anak itu?" Seorang pria paruh baya tergopoh-gopoh masuk ke dalam kamar Rachel. Ia adalah ayah Rachel.


"Aku baru saja akan tidur," Rachel memicingkan matanya sedikit.


"Kau tidak boleh tidur. Bangunlah!" Ayah Rachel yang bernama Nikolay menarik tangan putri bungsunya.

__ADS_1


"Ada apa, ayah? Aku baru saja pulang bekerja," Rachel melepaskan tangan Nicolay dari tangannya.


"Kau tidak boleh tidur. Hari ini kau harus datang ke acara Kalaidzhi (pasar pengantin)," Nikolay melemparkan selimut yang ada di atas tubuh anaknya ke lantai.


Pasar pengantin adalah pasar unik yang ada di negara Bulgaria. Pasar ini adalah pasar khusus untuk mencari pasangan hidup. Di pasar pengantin ini, para gadis yang masih perawan akan dijajakan oleh orang tuanya untuk mendapatkan calon suami. Di sana, para lelaki akan berkeliling untuk memilih gadis yang akan di beli untuk dijadikan istri.


Saat para pria menemukan gadis yang cocok, mereka akan bernegosiasi dengan kedua orang tua gadis mengenai berapa jumlah uang yang harus mereka bayar untuk membeli anak gadisnya. Biasanya harga disesuaikan dengan penampilan gadis tersebut. Semakin cantik dan menawan seorang gadis, maka akan semakin mahal harganya.


"Ayah? Kau akan menjualku di pasar itu?" Mata Rachel membulat secara sempurna.


"Kata-katamu sangat kasar. Kami tidak akan menjualmu. Kami hanya ingin kau segera memiliki pasangan hidup agar ada yang membiayai seluruh kehidupanmu," tandas ibu Rachel yang bernama Anelia.


"Tapi Bu, aku tidak ingin menikah sekarang. Usiaku baru saja 17 tahun. Kalian gila?" Rachel memelototkan matanya. Ia tidak habis pikir dengan pikiran kedua orang tuanya. Menikah belum ada di dalam pikiran Rachel. Apalagi mereka tinggal di benua Eropa yang notabene para gadis di sana menikah jika sudah cukup matang.


"Dengar, sayang. Kami sudah tidak mampu untuk membiayai hidupmu lagi. Kami hanya seorang pengrajin logam," Anelia terduduk di samping Rachel.


"Tapi Bu, bukankah selama ini aku yang membiayai hidupku sendiri?" Rachel mulai meneteskan air matanya.


Yuuk segera kepoin novel sekuel anak Alula dan Kai. Langsung klik profil author ya šŸ¤—

__ADS_1


__ADS_2