
"Anak-anak, kita kedatangan seorang siswi baru yang merupakan pindahan dari kota Liverpool," ujar Mrs. Shelly di depan kelas.
"Silahkan masuk!" Mrs. Shelly mempersilahkan siswi itu untuk masuk. Tak lama seorang siswi dengan perawakan tubuh mungil masuk ke dalam kelas.
"Anak-anak ini teman baru kalian. Namanya adalah Alula Claire. Ia pindahan dari kota Liverpool," Mrs. Shelly memperkenalkan Alula di kelas 2 A.
"Mrs? Kau mendapat siswi ini dari mana? Penampilannya sungguh aneh!" Ledek Kai yang langsung diikuti tawa oleh teman-temannya. Penampilan Alula tampak berantakan. Rambutnya berantakan seperti tertiup angin dan wajahnya benar-benar polos tanpa make up. Ia juga tampak mengenakan topi baret di kepalanya. Alula juga mengenakan seragam yang lain dari siswa SMA Auckland Hills lainnya, karena Alula belum mendapatkan seragam barunya, maka otomatis dia mengenakan seragam lamanya.
"Lihatlah Kai! Seragamnya sungguh aneh, dan lihat! Dia memakai sepatu sport. Dia kira dia akan bermain futsal di dalam kelas," sahut Alden, satu isi kelas kemudian melihat kaki Alula dan seketika langsung tertawa, karena peraturan di SMA Auckland Hills adalah wajib memakai sepatu pentofel hitam untuk siswi.
"Lihatlah topi itu! Tampilannya sangat aneh sekali," Nino ikut-ikutan membully.
"Kai, Nino, Alden? Jaga ucapan kalian. Kalian tidak boleh berkata seperti itu!" Cetus Mrs. Shelly.
"Alula sekarang adalah teman sekelas kalian! Alula silahkan kau duduk di depan Kaivan!" Perintah mrs. Shelly kepada Alula. Alula hanya mengangguk. Kemudian, ia segera berjalan ke arah kursi yang ada di depan Kai.
Alula mendudukan dirinya di depan siswa yang ia ketahui bernama Kaivan.
__ADS_1
"Hey!" Bisik Kai dari belakang.
"Hey gadis aneh! Kau tidak bisa mendengar?" Bisik Kai kembali.
Alula menolehkan kepalanya ke belakang. Saat Alula menoleh, Kai langsung mencoret wajahnya dengan spidol.
"Rasakan itu!" Kai tertawa.
Alula hanya menahan rasa kesalnya kepada laki-laki yang kini tengah duduk di belakangnya. Alula mengeluarkan sapu tangan miliknya dan menghapus coretan yang ada di pipinya.
"Mrs izin dulu untuk mengambil buku paket yang ketinggalan di ruang guru," Mrs. Shelly berjalan keluar.
"Mengapa kau memakai topi ini? Dasar gadis aneh!" Kai mengangkat topi Alula ke atas.
"Kembalikan padaku!" Alula melompat lompat untuk mengambil topi miliknya. Sementara siswa yang lain hanya tertawa melihat pemandangan itu. Alula menatap kepada seorang gadis bermata hijau yang tengah duduk di deretan bangku pertama. Hanya gadis bermata hijau itu dan seorang gadis cantik yang duduk di deretan bangku kedua yang menatap Alula dengan iba.
Kai kemudian membuang topi itu ke lantai dan menginjaknya.
__ADS_1
"Kau keterlaluan!!" Alula berteriak.
"Uuuw, dia marah Kai!" Alden tertawa.
"Aku takut sekali, Kai!" Nino berakting ketakutan saat melihat Alula berteriak.
Tak lama, Mrs. Shelly masuk kembali ke dalam kelas. Kai segera mendudukan dirinya kembali. Alula pun mengambil topi miliknya dan duduk kembali di kursinya.
Saat Alula sedang mencatat pelajaran, Kai menendang-nendang kursi yang Alula duduki sehingga kursi itu bergerak maju ke depan. Alula hanya menghembuskan nafasnya kesal. Baru pertama masuk sekolah, ia sudah menjadi bahan bullyan siswa lain. Alula melihat kaki Kai yang tengah berselonjor berada di sisi kursinya. Tanpa aba-aba, Alula segera menginjak kaki siswa menyebalkan itu dengan kakinya.
"Lepaskan kakiku gadis aneh! Tenagamu sungguh sangat kuat!" Kai kesakitan karena kakinya di injak oleh kaki Alula yang tengah memakai sepatu sport.
"Rasakan kau!" Alula tersenyum puas ketika berhasil membalas perbuatan Kai.
Kai terbuyar dari memori lamanya. Ia tersenyum mengingat kenangan saat ia pertama kali bertemu dengan Alula. Siapa sangka, gadis yang menginjak kakinya kini menjadi istrinya. Kai menoleh ke arah Alula yang tengah tertidur di sisinya. Kai menaikan selimut sampai ke leher istrinya, agar tubuh Alula yang tengah tidak mengenakan sehelai pakaian pun tidak dinikmati oleh udara yang dingin.
"Kelak kenangan itu akan ku ceritakan kepada anak-anak kita," bisik Kai di telinga Alula yang tengah tertidur. Kemudian, Kai memeluk tubuh Alula dan mencoba untuk tertidur setelah aktifitas panas yang tadi mereka lakukan.
__ADS_1
Jangan lupa untuk memberikan like, komen, vote dan rate 5 untuk mendukung Author. Terima kasih š¤