Dipaksa Menikahi Alula

Dipaksa Menikahi Alula
Safety Belt


__ADS_3

Beverly sedang merenung di dalam kamarnya. Ia meratapi nasibnya karena kedua kalinya harus jatuh cinta dengan seorang pria yang tidak mencintainya.


"Mengapa ini terjadi lagi?" Beverly menyeka air mata yang mengalir di pipinya. Ia begitu mengingat dengan jelas saat Kai membuangnya saat pesta prom night beberapa tahun silam.


"Aku sungguh menginginkan orang sebaik Cleon," Chelsea menatap foto Cleon yang ia dapatkan dari akun media sosialnya. Beverly mengambil sapu tangan milik Cleon dari dalam laci lemarinya.


Beverly tersenyum menatap sapu tangan berwarna hijau tosca itu. Ia mengingat saat Cleon mengobati luka di bibirnya.


"Aku mohon beri aku kesempatan untuk mendapatkan hatimu!" Beverly menatap sendu sapu tangan milik Cleon yang tengah ia genggam.


***


Hari ini adalah akhir pekan, Cleon membuka ponselnya dan menelfon Chelsea. Ia hendak mengajak gadis itu untuk menonton ke bioskop. Cleon ingin menonton film Toy Story 4 yang hari ini akan rilis di bioskop.


"Aku tidak bisa, Cleon. Pekerjaanku sangat banyak di butik. Banyak yang fitting gaun pengantin hari ini," begitu lah jawaban Chelsea saat Cleon mengajaknya nonton ke bioskop.


Cleon pun mengerti akan kesibukan dari Chelsea. Ia pun memutuskan untuk menonton film itu sendiri, karena Cleon begitu penasaran akan kelanjutan kisah petualangan Woody, Buzz Lightyear dan kawan-kawan. Saat Cleon membuka gerbang rumahnya, ia melihat Beverly yang akan masuk ke dalam mobilnya.


"Cleon, kau mau ke mana?" Tanya Beverly saat melihat Cleon membuka gerbang.


"Aku akan pergi ke bioskop untuk menonton Toy Story 4," jawab Cleon.


"Benarkah? Aku juga akan berangkat untuk menonton film itu!" Ujar Beverly dengan wajah sumringahnya.


"Kau akan menonton dengan Chelsea?" Tambah Beverly.


"Tidak. Aku akan menonton sendiri. Kalau begitu, ayo kita menonton bersama!" Ajak Cleon.

__ADS_1


"Benarkah?" Beverly terkejut mendengar Cleon mengajaknya untuk menonton.


"Iya, lagi pula aku tidak ingin menonton sendirian. Rasanya akan sangat aneh," Cleon menggaruk rambutnya.


"Bolehkah aku menumpang ke dalam mobilmu?" Tanya Beverly hati-hati.


"Tentu saja. Ayo!"


Beverly segera berjalan ke halaman rumah Cleon. Ia pun segera masuk ke dalam mobil Cleon yang bermerk Land Ro*ver Ra*nge Rover sport. Sebelum melajukan mobilnya, Cleon terebih dahulu memberi kabar kepada Chelsea bahwa dirinya akan menonton Toy Story 4 dengan Beverly.


"Kau suka lagu ini juga?" Tanya Beverly saat lagu Justin Bieber berjudul Let Me Love You menggema di tape mobil milik Cleon.


"Iya. Ini lagu saat aku sedang jatuh cinta dengan Alula," Cleon tersenyum senang saat mendengar lagu itu. Cleon seolah mengingat setiap kebersamaannya dengan Alula saat mendengar lagu itu.


Beverly tersenyum kecil mendengar ucapan Cleon. Beverly sungguh tidak mengerti siapa sekarang yang ada di hati Cleon. Sifat baik Cleon sungguh mengelabuinya, Beverly tidak mengetahui kepada siapa hati Cleon kini sedang berlabuh. Apakah kepada Chelsea atau Cleon masih mencintai Alula?


Cleon sendiri masih dalam tahap melupakan Alula. Ia adalah tipe pria yang sulit jatuh cinta dan sulit untuk melupakan wanita yang di cintainya. Melupakan Amanda pun Cleon berusaha dengan sangat keras. Terlebih Cleon sangat mencintai Alula selama enam tahun ini. Cleon pun tidak tahu dengan perasaannya sekarang. Tetapi, Cleon sedang berusaha untuk mencintai Chelsea seperti janjinya tempo hari yang akan segera melupakan Alula dan menerima Chelsea di sisinya.


"Tidak, Bev. Waktu itu aku akan menyatakan perasaanku, tetapi aku terlambat. Kai malah lebih dulu menikahi Alula," Cleon tersenyum sembari terus fokus menyetir.


"Kau masih mencintainya?" Beverly merasa sangat penasaran dengan isi hati Cleon saat ini.


"Aku tidak tahu," Cleon menggelengkan kepalanya.


"Mengapa kau melepaskan Alula begitu saja jika kau masih mencintainya? Bukankah ini sudah tujuh bulan? Mengapa kau tidak memaksa Alula untuk kembali padamu?" Beverly memberondong Cleon dengan beberapa pertanyaan sekaligus.


Cleon tertawa mendengar ucapan Beverly.

__ADS_1


"Mengapa kau tertawa?" Beverly merasa heran karena Cleon tertawa. Apakah pertanyaannya lucu?


"Ketika kita mencintai seseorang kita tidak boleh egois. Jika, bahagia Alula adalah dengan Kai, aku bisa apa? Aku tidak akan memaksakan kehendakku. Jika aku mau, aku bisa memaksa Alula dan menagih janjinya untuk memulai semuanya dari awal denganku. Tetapi aku tidak senaif itu. Yang terpenting untukku adalah melihat Alula bahagia. Kai akan menjaganya, dia mencintai Alula. Hati Alula untuk Kai bukan untukku," jelas Cleon.


Beverly merinding mendengar ucapan Cleon. Selama ini definisi cinta di dalam otaknya adalah memiliki raga orang yang di cintainya secara utuh, sehingga selam ini Beverly pun rela menguntit Kai diam-diam. Beverly melakukan itu karena ia tahu Kai di awal pernikahan tidak mencintai Alula. Beverly bisa melihat di hari pernikahan mereka.


"Bev?" Panggil Cleon yang membuyarkan lamunan Beverly.


"Mengapa kau sangat berambisi untuk mendapatkan Kai?" Cleon merasa penasaran.


"Waktu itu aku sangat mencintainya. Aku pun bertekad mendapatkan Kai kembali agar aku bisa memperlihatkan kepada orang-orang bahwa Kai masih menginginkanku. Aku begitu malu saat malam Prom Night," Beverly tersenyum getir saat ia mengingat malam di mana ia dipermalukan oleh Kai dihadapan semua teman-temannya.


"Tapi sekarang aku sudah tidak menginginkan Kai. Aku sudah menghilangkan rasa ini untuknya," lanjut Beverly kembali.


"Kau jangan bersedih ! Kau akan mendapatkan pria yang lebih baik dari Kai," Cleon mencoba untuk menghibur Beverly.


"Aku berharap pria itu kau."


Mereka pun terdiam dan suasana tampak hening karena tidak ada lagi pembicaraan di dalam mobil. Tak terasa, mall yang mereka tuju sudah ada di depan mata. Cleon segera mengarahkan mobilnya ke parkiran yang ada di basement mall.


"Ayo!" Ujar Cleon sambil melepas safety belt yang melingkar di tubuhnya.


Beverly berusaha membuka safety belt yang melingkar di tubuhnya, tetapi safety belt itu tidak kunjung terbuka. Cleon melihat Beverly yang kesusahan membuka safety belt itu. Cleon pun mencondongkan tubuhnya ke arah Beverly.


Beverly terkesiap saat wajahnya dan wajah Cleon sangat berdekatan sekarang.


"Maaf ya!" Ucap Cleon sebelum membuka safety belt yang masih melingkar di tubuh Beverly. Beverly menatap wajah Cleon dari jarak dekat. Ia memperhatikan setiap inci wajah Cleon dengan seksama.

__ADS_1


"Sepertinya agak macet!" Tukas Cleon saat ia masih berusaha membuka safety belt tersebut.


Tangan Beverly tak sengaja menyentuh lengan Cleon yang berusaha membuka safety belt itu. Mereka berdua tampak terkejut saat lengan mereka bersentuhan. Beverly dan Cleon langsung bersitatap dalam hening.


__ADS_2