
1 minggu kemudian..
Hari ini adalah hari pernikahan Beverly dan juga Henry. Mereka menikah di ballroom salah satu hotel mewah yang ada di kota Birmingham.
Beverly tampak sangat cantik dengan gaun pernikahannya. Begitu pun dengan Henry, ia terlihat tampan dengan tuxedo berwarna hitam putihnya.
"Ayo silahkan mempelai pria untuk mencium istri anda!" MC memberikan arahan kepada Henry.
"Aku menciummu?" Henry berbisik di telinga Beverly.
"Lakukan saja!" Ucap Beverly dengan ketus.
Henry pun mencium bibir Beverly dengan lembut. Para tamu undangan yang memadati ballroom bersorak dan bertepuk tangan.
Semua tampak hadir di pernikahan Beverly dan juga Henry, termasuk Alula, Kai dan juga Chelsea. Untuk Cleon tidak usah ditanya, karena kakaknya sendiri yang menikah.
"Bev, selamat untuk pernikahanmu!" Alula memeluk Beverly.
"Terima kasih, Al," Beverly balas memeluk Alula dengan lembut.
"Bev, selamat!" Kai memberikan ucapan selamatnya dengan singkat dan padat.
"Terima kasih, Kai."
"Ini hadiah dariku dan Kai," Alula memberikan sebuah voucher bulan madu untuk Beverly dan juga Henry.
"Al, terima kasih banyak," Beverly girang saat melihat voucher bulan madunya. Alula pun mengangguk dan segera berjalan ke arah pria yang ada di samping Beverly.
"Kak, jaga sahabatku ya? Jangan sakiti dia!" Pesan Alula kepada Henry.
"Terima kasih ya mantan calon adik iparku yang tidak jadi," Henry tertawa karena ia tahu dulu Cleon sangat mencintai Alula. Kai yang ada di samping Alula tampak terkejut.
"Kak.." Alula merenggut kesal.
"Kakak bercanda!" Henry tertawa.
__ADS_1
Alula dan Kai pun segera turun dari atas pelaminan.
"Sayang, kau benar-benar sangat dekat ya dengan keluarga Cleon?" Kai berbisik tajam di telinga Alula.
"Sayang, jangan mulai!" Alula melihat raut wajah suaminya yang tengah cemburu.
"Pada akhirnya kan kau yang menikahiku," Alula mengelus pipi Kai lembut.
"Iya, sayang. Aku hanya cemburu," Kai mengerucutkan bibirnya.
Alula tampak gemas akan kelakuan suaminya itu. Bahkan dalam keadaan seramai ini, Kai masih bisa untuk cemburu.
Tak lama Chelsea segera naik ke pelaminan dan mengucapkan selamat kepada pengantin.
"Acara selanjutnya adalah acara lempar bunga!" MC memberi tahukan acara selanjutnya.
Para tamu undangan segera berkumpul dan berharap jika mereka yang akan mendapatkan bunga dari pengantin. Mereka percaya, jika mendapat bunga yang dilempar oleh sepasang pengantin akan membuat mereka segera menyusul ke jenjang pernikahan.
"Sayang, untuk apa kau mengantri? Kau ingin menikah lagi?" Kai memelototkan matanya saat Alula akan ikut dalam sesi lempar bunga.
"Tidak boleh. Bagaimana jika kau terinjak? Duduklah di sini!" Kai mendudukan istrinya di kursi.
"Cleon, ayo kita harus mendapatkan bunga dari Beverly dan kak Henry," Chelsea menarik tangan Cleon untuk ikut ke dalam kerumunan.
"Sayang, itu hanya mitos!" Cleon merasa malas untuk mengikuti sesi lempar bunga. Ia malas karena harus berada di kerumunan orang yang banyak.
"Ayolah! Aku ingin mendapatkan bunganya," Chelsea memasang wajah yang memelas.
"Baiklah. Ayo!" Cleon menyetujui untuk menyenangkan hati Chelsea.
"1, 2, 3 lempar bunganya!!" Teriak MC dengan antusias. Beverly dan Henry pun segera melempar bunga itu ke arah belakang.
Semua orang berebut untuk mendapatkan bunga yang dilempar oleh pengantin.
"Yess, aku dapat!" Chelsea bersorak gembira saat ia berhasil mendapatkan bunga yang ia incar.
__ADS_1
"Sayang, semoga kita juga segera menikah!" Seru Chelsea kepada Cleon.
Cleon pun tersenyum melihat Chelsea yang sangat bahagia mendapatkan bunga itu.
Untuk rundown acara selanjutanya adalah acara dansa. Henry dan Beverly pun berdansa di tengah ballroom. Sementara para tamu undangan menonton dansa sepasang pengantin itu.
Beverly melingkarkan tangannya di leher Henry dan Henry memeluk pinggang Beverly lembut.
"Gadis menyebalkan? Kita sekarang sudah menjadi suami istri?" Henry berbisik di telinga Beverly. Ia masih belum menyangka sudah melepas masa lajangnya dengan wanita yang sama sekali tak pernah ia bayangkan dalam hidupnya.
"Iya. Gadis menyebalkan ini adalah istrimu," Beverly ikut berbisik di telinga Henry.
"Setelah ini apa yang akan kita lakukan?" Tanya Henry dengan wajah bingungnya.
"Setelah ini pijat kakiku! Aku sangat lelah!"
"Enak saja! Ah aku punya ide. Bagaimana untuk melepas lelah kita, kita melakukan---" Henry berbisik di telinga Beverly.
"Ah, aku setuju. Aku sudah tidak sabar, untuk itu," Beverly tersenyum senang saat mendengar rencana Henry untuk malam pertamanya.
Semua tampak terhanyut melihat Beverly dan Henry berdansa. Terlebih mereka tidak berhenti untuk berbisik satu sama lain.
"Sayang, mereka sangat romantis!" Alula terharu melihat keromantisan Beverly dan Henry yang tengah berdansa.
Senyum Kai menyurut saat ia mengingat hari pernikahannya dengan Alula. Ia bahkan meninggalkan istrinya untuk mabuk-mabukan saat malam pertama mereka.
"Sayang, kau kenapa?" Alula memperhatikan wajah suaminya yang sendu.
"Tidak apa," Kai memaksakan senyumnya.
"Sayang, aku akan menebus semua kesalahanku saat awal pernikahan kita," Kai bertekad di dalam hatinya.
Jangan lupa mampir juga di novel terbaru author ya para readers tersayang? Klik langsung profil author. š¤š¤
Dear para readers : Harap tinggalkan jejak kehadiran kalian berupa like, coment atau vote untuk mendukung author. Terima kasih š¤
__ADS_1