
Setengah jam berlalu, karna kasihan melihat Tomi yang rela membatalkan janjinya dengan Citra Diki pun memutuskan untuk pulang dan melanjutkan pekerjaannya di rumah agar Tomi bisa melanjutkan janjinya dengan Citra meski telat tapi setidaknya tidak batal.
"Yuk balik.." ajak Diki serta menutup berkas yang baru saja selesai ia periksa dan menaruhnya di laci yang di dalamnya sudah ada banyak berkas yang sudah selesai ia periksa, dan sisa berkas yang belum ia periksa ia masukkan dalam tas kerjanya untuk ia bawa pulang.
"Ya udah yuk." saut Tomi dan membereskan berkas yang ia periksa juga.
Kedua keluar dari ruangan Diki dan Tomi pun dengan sigap mengunci ruangan itu karna sudah tidak ada lagi sekertaris Siska yang biasanya mengunci pintu ruangan Diki karna sudah pulang di jam pulang kantor.
__ADS_1
"Mau mampir dulu atau mau langsung pulang?" tanya Tomi saat berjalan di lobi menuju mobil yang sudah di siapkan satpam kantor di depan lobi.
"Pulang aja, Dian pasti sudah nunggu lagian kan Lo ada janji dengan Citra jadi habis antar gue Lo bisa langsung jemput Citra."ucap Diki dan di angguki Tomi.
"Tanpa Diki sadari jika dari keluar dari kantor sudah ada yang mengikutinya dan untung saja Tomi dengan sigap langsung m menghubungi anak buahnya untuk mengawal perjalanannya yang memang sudah ia siapkan di sepanjang jalan menuju rumah utama karna dari beberapa hari yang lalu Tomi mendapat laporan jika selalu ada yang mengawasi dari kejauhan maka dari itu untuk berjaga jaga Tomi menempatkan di beberapa titik anak buahnya sepanjang perjalanan menuju rumah utama dan apartemen agar bisa membantu di saat terdapat serang yang tak terduga dan kasus ini belum Tomi bilang pada Diki karna tak ingin membuat Diki dan laki laki keluarga Wijaya panik karna Tomi sendiri belum tau apa motif dan tujuannya serta siapa dalangnya karna masih dalam pencarian data dan pengawasan.
"Tom, dari tadi gue perhatikan kok kayaknya ada yang ngikutin mobil kita deh." ucap Diki dan matanya melihat di spion kanan.
__ADS_1
"Sejak kapan Lo tau kalo kita dalam masalah?" tanya Diki.
"Dari beberapa hari yang lalu, dan gue emang sengaja belum kasih tau Lo karna gue masih butuh laporan dari anak buah kita biar lengkap baru bisa gue bilang sama lo, maka dari itu gue diam, dan itu anak buah kita sudah mulai mengawal kita " ucap Tomi sambil melihat di spion kanannya melihat jika mobil anak buahnya sudah menghalangi mobil yang mengikuti agar tidak bisa mengusul mobil Tomi karna lebih dari sepuluh mobil langsung menyalip mobil yang mengikuti mobil Diki dan mengecohnya, kesempatan itu pun langsung di manfaatkan Tomi untuk kabar dan membelokkan mobil ke jalan lain yang menuju rumah utama yang jaraknya lebih jauh di ikuti tiga mobil anak buahnya untuk mengawal mobil Tomi sampai rumah utama dan juga menuju apartemen Tomi untuk menjamin keselamatan mereka berdua.
.
.
__ADS_1
Bersambung....
Maaf ya kakak kakak baru up, soalnya baru habis hari raya makanya baru bisa konsen lagi nulisnya,