
Di Bali papa Juna baru saja sampai di sebuah villa keluarga yang sangat asri dan penuh dengan kenangan masa kecil anak anaknya.
Papa Juna melihat sekeliling bangunan rumah itu dan mengenang kembali masa mudanya dulu saat ia membangun villa itu dengan desain yang sama persis seperti apa yang Mama Nadin inginkan dulu bahkan masih segar diingat tanpa bajunya saat Papa Juna mengajak Mama Nadine ke Bali dan memberikan kejutan dengan membangun villa impiannya sejak masih gadis.
saat itu Papa Juna sangat merasakan bahwa Mama Nadin kalau itu sangat bahagia penerima amplop yang di dalamnya berisi surat-surat atas kepemilikan villa tersebut dengan nama dirinya di hari ulang tahun pernikahannya saat itu yang baru menginjak usia 3 tahun dan pada saat itu Mama Nadine belum bisa hamil. namun setelah seminggu ber bulan madu dan tinggal di villa tersebut saat ke Jakarta mama Nadine dinyatakan positif hamil dan lahirlah dua putra sekaligus Dika dan Diko.
__ADS_1
2 tahun Papa Juna dan mamah Nadine merasakan hari-harinya penuh bahagia hingga suatu kejadian pahit kembali dirasakan saat Diko tiba-tiba demam dan panas yang tinggi serta kulitnya penuh dengan bercak merah seperti sedang mengalami alergi pada makanan namun saat itu mama Nadin dengan yakin bahwa tidak memberikan makanan yang dapat menimbulkan alerginya kambuh karena mama Nadin sangat tahu betul bahwa kedua putranya itu alergi terhadap cumi-cumi.
karena dulu saat baru bisa makan apa pun dokter sudah mewanti-wanti mamah Nadine Dan Papa Juna agar menjaga makanan yang dikonsumsi kedua balita tersebut karena dokter sudah bilang kalau kedua balita tersebut memiliki alergi pada suatu makanan dan bilang pada Mama Nadine kalau di saat kedua balita tersebut habis mengkonsumsi sebuah makanan dan terdapat bercak bercak merah terhadap tubuh aku dua balita itu serta disertai dengan panas dan demam tinggi harus segera dibawa ke rumah sakit karena bisa jadi makanan yang dikonsumsi itu adalah makanan yang harus dihindari dan kebetulan dua minggu berselang dari dokter memberitahu tentang keadaan anaknya si kembar mengalami gejala apa yang dokter terangkan tersebut dan langsung membawa ke rumah sakit namun pada saat itu karena umur si kembar masih satu tahun dan tidak mengkonsumsi makanan yang menyebabkan alerginya kambuh sehingga si kembar bisa diselamatkan dan alerginya pun tidak terlalu parah karena hanya menginap satu malam di rumah sakit besoknya sudah kembali sehat dan ceria dan sudah dibolehkan pulang.
namun saat usia si kembar menginjak 2 tahun kejadian itu terulang kembali namun Mama Nadine yang pada saat itu sudah mengetahui bahwa anaknya tidak bisa memakan cumi-cumi melarang keras orang-orang di rumah tersebut untuk menghidangkan cumi di atas meja makan dalam bentuk apapun karena tak ingin membuat anaknya menangis karena melihat cumi yang merupakan makanan favoritnya dan juga makanan favorit papa Juna.
__ADS_1
siang itu adalah terakhir kalinya Mama Nadine melihat Diko di dunia ini karena pada saat Mama Nadin mendekati tubuh Diko ternyata Diko sudah tidak bernyawa lagi dan sejujur tubuhnya terdapat bercak merah yang Mama Nadine yakini kalau tadi alergi Diko kambuh tanpa ada yang tau karna saat alergi itu kambuh maka Diko akan mengalami panas demam yang tinggi dan juga di sertai sesak nafas.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung....