
"Kenapa mas jadi punya pemikiran kaya gitu sih, aku gak suka ya mas kaya gini, kalo mas beneran sayang sama aku, aku tunggu kedatangan mas malam ini di apartemen untuk membuktikan keseriusan mas sama aku, dan aku juga gak keberatan jika harus nikah muda sama mas, tapi jika nanti malam mas gak datang jangan harap mas bisa menemukan aku lagi, dan jika mas bisa menemukan aku jangan harap mas bisa miliki aku, karna aku gak suka sama laki laki pengecut yang sukanya ngobral janji dan suka memberi harapan palsu." kesal Dian dan melepaskan melukan Diki dengan kasar dan pergi dari hadapan Diki tanpa bisa Diki kejar saking marahnya.
Dian sengaja melakukan ini karna ia ingin menguji ke seriusan Diki dengan nya, Dian juga tidak bener bener marah hanya kesel saja pada pacarnya itu yang tidak percaya diri dengan perbedaan umur dan juga stasusnya itu agar pacarnya membuktikan keseriusannya jika ia mencoba mengancam Diki dan ingin tau apa reaksi Diki jika ia bicara seperti itu.
"****....." umpat Diki saat melihat Dian sudah pergi dari ruangannya tanpa bisa ia kejar saking kagetnya mendengar ancaman Sanga pacar.
"Gue harus apa, gak tau apa dia kalo gue takut setengah mati denger ancamannya itu" ucap Diki menjambak rambutnya dengan kedua tangannya karna frustasi.
"Ada apa lo?" tanua Dika yang tiba tiba masuk ke dalam ruangan Diki dan melihat adiknya dalam ke adaan frustasi.
__ADS_1
"Kak, tolongin aku, aku gak mau Dian pergi dari hidup aku kak." ucap Diki merengek pada Dika karna cuma sama keluarga sifat manja Diki akan terlihat.
"Ada masalah apa? dan apa yag buki Dian pergi? emang Lo punya salah sama Dian atau Lo bikin Dian kecewa?" tanya Dika tepat sasaran.
"Gue udah bikin dia kecewa kak." ucap Diki lemas dan berjalan menuju sofa dan menjatuhkan tubuhnya disana dengan wjaah yang sudah sangat frustasi.
"Cerita sama gue, siapa tau gue bisa bantu." ucap Dika dan Diki pun akhirnya cerita apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang ia rasakan sehingga membuat Dian marah dan mengancam akan pergi jika ia tak datang nanti malam ke apartemennya.
Lo beneran cinta sama Dian? dan ingin memilikinya selamanya?" tanya Dika dan di balas anggukan lemas oleh Diki.
__ADS_1
"Ya udah Lo tenang aja, biar ini masalah biar gue yang urus sekarng Lo persiapkan diri Lo, bentar lagi meeting mulai, cuci muka gih biar gak kusut gitu tu muka." ucap Dika dan tanpa membantah Diki nurut apa yang Dika suruh.
Setelah Diki pergi ke ruang pribadi yang ada di dalam ruangannya itu, Dika pun mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang dan menceritakan apa yang sedang di alami adik kesayangannya itu, dan akhirnya kesepakatan yang membuat Dika tersenyum yang terjadi tanpa sepengetahuan Diki, setelahnya kesepakatan itu terjadi Dika pun mengakhiri sambungan telpon dengan orang itu dan langsung menghubungi Rey yang kebetulan masih di loby menunggu tamu bersama Tomi dan langsung memberi tahu rencanaya itu danbtak lupa Dika juga mengikut sertakan Tomi dalam rencananya itu karna Tomi mendapatkan bagian paling penting yaitu mendampingi Diki kemana pun Dian pergi agar tidak merusak rencana yang sudah di buat dengan matang.
.
.
Bersambung...
__ADS_1
Hayo.. Hayo... bisa nebak gak apa yang di rencanakan Dika sama seseorang di sebrang telpon tadi..? Kalo aku ya gak tau tapi kayaknya bikin Diki bahagia deh ya gak sih...
Komen di bawah ya sayang....