
"Saya dan Laura hanya berteman saja." jawab Diki.
" Benarkah?" tanya Jimi tidak percaya.
"Benar, bagi saya Laura hanya teman buat saya, tapi saya tau Laura menganggap saya lebih dari sekedar teman bahkan dulu saat kami masih sama sama di Belanda Laura mengklaim saya sebagai pacarnya meski sebenarnya tidak pernah ada hubungan apa pun antara saya dan Laura, dan mengapa saya membiarkan Laura mengklaim saya sebagai pacarnya karna saya tidak tega membuat Laura malu di hadapan semua orang kalo saya membantah hubungan saya dengan Laura, karna baik saya maupun Laura tidak ada yang berani menggoda. Semua laki laki tidak ada yang berani mendekati Laura karna tak ingin berhadapan dengan saya, begitu pun dengan para perempuan tak ada yang berani menggoda saya karna tak ingin di labrak Laura, semua orang tau bagai mana Laura yang terkenal bar bar dan tak bisa di tindas." jawab Diki apa adanya karna Diki merasa jika laki laki yang ada di hadapannya ini suami Laura dan Diki pun tak ingin ada kesalahpahaman tentang hubungannya dengan Laura dulu.
"Lantas mengapa sampai saat ini Laura tidak bisa melupakan anda?, padahal sudah jelas jelas punya suami." ucap Jimi kesal.
__ADS_1
"Kalo masalah Laura tidak bisa melupakan saya, itu bukan urusan saya!, karna hati tidak ada yang tau mau berlabuh kemana, itu tergantung orang itu mau melupakan atau mempertahankan cinta itu sendiri, dan yang perlu anda ingat, kalo selama ini saya tidak pernah mempunyai rasa terhadap Laura, bahkan saya sudah menikah dengan perempuan pilihan saya, kalo anda ingin mendapatkan hati Laura berusahalah lebih keras meluluhkan hati Laura agar bisa terbuka buat anda." Ucap Diki dingin.
"Dan beberapa hari lalu saat saya bertemu dengan Laura dia minta maaf sama saya karna tak bisa mempertahankan cintanya sama saya karna dia di jodohkan dengan laki laki pilihan orang tuanya, saya pun bilang sama dia kalo saya pun juga sudah berumah tangga dan saya bilang untuk melupakan saya dan mulai menerima pernikahannya, saya harap anda bersabar karna saat ini Laura masih belajar untuk melepas saya dan menerima anda, dan satu yang harus anda ingat bahwa Laura itu adalah perempuan setia dan tulus, jadi jika nanti Laura sudah bisa menerima dan mencintai anda jangan pernah anda dia sia siakan dia." ucap Diki.
Mendengar ucapan Diki membuat Jimi diam, ingin rasanya ia bersorak gembira karna laki laki yang selama ini ia cemburui telah berumah tangga dan tak pernah ada perasaan pada istrinya, dada Jimi kini bagai terangkat bebannya setengah dan sekarang yang harus ia lakukan adalah meluluhkan hati Laura.
"Tidak apa, wajar kalo anda cemburu terhadap saya, kalo saya pun ada di posisi anda saya juga akan melakukan hal yang sama, sekarang yang harus anda lakukan adalah bersabar, pasti nanti Laura akan membalas perasaan anda, bahkan lebih dari yang ada pikirkan, karna Laura itu orangnya posesif dan juga cemburuan, jadi siap siap saja jika nanti Laura posesif terhadap anda." ucap Diki mencairkan suasana.
__ADS_1
" Saya sangat menunggu itu terjadi."ucap Jimi dan tertawa..
.
.
Bersambung....
__ADS_1