
Tepat pukul dua dini hari akhirnya Diki pergi ke kamarnya yang ada di hotel tersebut untuk menemui istrinya yang ia dikit sudah lelap karna Diki yakin jika Dian pasti lelah karna melewatkan malam yang indah dan juga melelahkan ini.
Dan tepat di depan kamar Diki pelan pelan membuka pintu agar tidak membangunkan Dian, namun yang Diki lihat justru Dian tengah terduduk di sandaran tempat tidur dengan wajah lelahnya yang masih menggunakan baju kebaya yang artinya Dian belum mengganti bajunya sedari tadi.
Dengan langkah pelan Diki menghampiri Dian dan langsung duduk di depan Dian yang seketika membuat Dian kaget karna tadi Dian memejamkan matanya makanya Dian tidak tau kalo Diki datang ke kamarnya saking asiknya melamun dalam mata terpejam.
"Loh.. Mas Diki sudah datang?" tanya Dian gugup.
"Iya, kenapa belum ganti baju?" tanya Diki.
"Aku gak bawa baju mas, tas aku di kamar ibu makanya aku nungguin mas datang sedari tadi." ucap Dian jujur.
__ADS_1
"Maafkan mas ya, sudah membuat kamu menunggu mas, ya udah kalo gitu kamu ganti dengan kemeja atau kaos mas ya, karna disini tidak ada baju perempuan." ucap Diki dan di jawab anggukan lemah oleh Dian yang sedari tadi menahan kantuk karna tidak bisa tidur dengan baju kebaya yang sangat pas di badan nya yang membuat Dian tidak nyaman kalo di pake tidur.
Dengan cepat Diki membuka lemari pakaian dan mengambil baju kaos oblong yang paling besar karna Diki pikir Dian tidak akan cukup pake celananya maka dari itu Diki mengambilkan baju yang paling gede yang ia punya untuk di jadikan dress tidur untuk mal ini.
"Ini baju mas yang paling besar, sengaja mas Carikan yang paling besar karna ini cukup buat kamu jadikan dress karna celana mas pasti tidak muat di kamu." ucap Diki dan menyerahkan baju itu pada Dian.
"Makasih mas, kalo gitu aku bersih bersih dulu ya, udah ngantuk banget aku." ucap Dian dan berdiri dari duduknya melangkah menuju kamar mandi.
"Jangan berendam, langsung mandi pake air hangat ya, besok saja kalo mau berendam." ucap Diki saat Dian baru membuka pintu kamar mandi dan di jawab anggukan oleh Dian.
Diki yang melihat Dian sudah menutup tubuhnya dengan selimut langsung menghampirinya dan mencium kening Dian dengan sayang.
__ADS_1
"Mas, bisa tunda dulu gak mal pertamanya, aku ngantuk banget." ucap Dian lirih dengan mata memerah.
"Iya sayang, mas gak minta hal mas sekarang kok, mas tau kamu capek dan juga ngantuk banget, sekarang kamu tidur ya, mas juga mau tidur, capek banget." ucap Diki dan ikut berbaring di samping Dian dan setelah itu memeluk tubuh Dian erat dari belakang.
Lama Diki menikmati pelukannya terhadap Dian dan menghirup aroma tubuh Dian yang membuatnya tenang dan damai, sungguh ini adalah hari yang paling bahagia buat nya karna mendapat kejutan pernikahan dengan orang yang ia cintai sungguh momen ini tidak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya dan berjanji akan memberi tahu pada anaknya kelak tentang pernikahan kejutan ini.
.
.
Bersambung....
__ADS_1
Adegan MP nya di up berikutnya ya, kasihan Dian yang sudah sangat capek sekali masa harus layani Diki lagi, nanti yang ada dia pingsan lagi,
Makasih ya kakak kakak yang masih setia menunggu up nya kelanjutan cerita Dian dan Diki ini...