Duren Dingin Ku

Duren Dingin Ku
Bab 187


__ADS_3

Papa Juna sangat tidak setuju dengan ide Diki yang ingin memberikan satu ginjalnya untuk dirinya, papa Juna akan menuruti semua yang anak anak mereka katakan untuk berobat di mana pun tapi tidak dengan menerima ginjal dari anggota keluarga yang lain tidak Diki atau pun yang lainnya.


karna papa Juna dan yang lain tidak ada yang setuju dengan ide Diki akhirnya Tomi memberikan solusi dengan mencari pendonor ginjal yang dapat mereka beli dari rumah sakit dan meminta rumah sakit yang mencarikan donor ginjal tersebut agar pas dengan apa yang di butuhkan papa Juna.


mendengar ide dari Tomi mereka pun akhirnya setuju dan keesokkan harinya papa Juna, mama Nadin dan keempat anak laki lakinya berangkat keluar negri ke tempat dimana papa Juna akan di rawat. meski sedih, tapi hati papa Juna terasa plong karna seluruh anggota keluarga sudah tau tentang apa yang selama ini ia sembunyikan, dan papa Juna juga merasa lebih semangat menjalani pengobatan ini karan di temani dengan orang orang yang di cintainya.


beberapa jam berlalu, akhirnya papa Juna beserta rombongan sudah tiba di rumah sakit yang mereka tuju di luar negri sana, Tomi dan Diki langsung membawa papa Juna bertemu dengan dokter yang akan menangani papa Juna karna sebelumnya Tomi sudah membuat janji temu dan setalah itu langsung melakukan pengecekan secara langsung karna melihat kondisi papa Juna yang semakin lemah.


papa Juna pun akhirnya langsung di suruh rawat inap agar dokter bisa memantau kondisi papa Juna langsung selama hasil pemeriksaan belum keluar agar jika nanti ada apa apa bisa segera di tangani mengingat papa Juna baru saja habis m lakukan perjalanan jauh.


Hanya mama Nadin yang menemani papa Juna di rumah sakit karna tidak di perbolehkan lebih dari satu orang menunggu pasien sedangkan jam besuk sudah habis sedari tadi dan mau tidak mau akhirnya keempat laki laki itu pulang ke apartemen untuk istirahat karna mengingat hari sudah malam.


di tengah kesedihan yang di alami seluruh keluarga Wijaya Diki mendapatkan kabar bahagia dari Dian karna di saat suasana hatinya yang sedang sedih tuhan mengirimkan malaikat kecil yang saat ini sedang tumbuh di rahim Dian lagi setelah beberapa bulan lalu Dian mengalami keguguran.

__ADS_1


Dian mengirimkan sebuah foto testpack bergaris dua juga dengan capcien 'halo ayah.. aku hadir lagi di rahim bunda.😘😘'


Diki sampe menangis haru melihat foto yang di kirim Dian itu dan dengan segera Diki menelpon Dian dan tak berapa lama Dian pun menjawab panggilan telepon dari Diki.


" halo mas..." Dian.


"bener foto yang kamu kirim itu sayang??" Diki


"bener lah mas, masak bohong.." Dian.


"aku sudah telat dua Minggu" Dian.


"besok minta mba Kiara temani periksa ya, biar tau sudah berapa minggu." Diki

__ADS_1


"iya mas, rencana memang gitu, ini mau tak bilang sama mba Kiara tapi keduluan kamu yang telpon." Dian.


"jangan capek capek, jangan mengerjakan pekerjaan dapur, biarkan bibik yang bantu mba Kiara yang masak, kamu cukup duduk dan jaga bayi kita ok..!" Diki.


"iya mas, aku janji akan menjaga bayi kita ini dengan sebaik mungkin agar kejadian yang lalu tidak terulang kali, sudah cukup aku merasakan kehilangan sekali, tidak untuk yang kedua kali. aku janji mas." Dian.


"bagus. dan mas akan selalu berada di samping kamu dan kita lewati semaunya bersama, kita jaga anak kita dengan sebaik mungkin agar tidak terjadi apa yang kita takutkan.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung...


__ADS_2