
saat pagi hari tiba seluruh anggota keluarga sedang melakukan sarapan bersama tentunya dengan masakan yang dibuat oleh para istri karena semenjak kejadian beberapa hari lalu Papa Juna dengan tegasnya melarang para pelayan ataupun siapapun memasak untuk majikan karena Papa Juna tidak ingin kejadian seperti itu terulang lagi dan yang boleh memasak di rumah utama adalah para majikan saja bahkan di Ayu pun tidak diizinkan oleh Papa Juna untuk membuat apapun tanpa didampingi oleh majikan.
"semuanya setelah sarapan mama dan papa akan pergi ke Bali untuk beberapa hari dan papa harap setelah kepergian Papa dan Mama apapun Yang terjadi di dalam rumah ataupun di luar rumah Papa berharap kalian berempat sebagai laki-laki keluarga Wijaya bisa menyelesaikan masalah tersebut dan juga menjaga keluarga ini dengan sebaik-baiknya karena papa tidak ingin mendengar apapun kejadian buruk dari kecil hingga besar cukup kejadian beberapa waktu lalu sudah membuat kita tegang dan apa berharap semoga setelah ini keluarga kita akan kembali damai tanpa ada satupun masalah yang mendekati keluarga kita."ucapkan bajunya menegaskan dan memberi perintah kepada keempat anak laki-lakinya yang sengaja Papa Juna minta datang pagi-pagi beserta seluruh keluarga untuk melakukan sarapan bersama di rumah utama.
"baik pah Dika sebagai yang tertua akan mengatur dan membimbing adik-adik di kelas semua agar kita bisa kompak menyelesaikan semua masalah yang ada dan menjaga keluarga kita dengan sebaik mungkin dan Dika juga meminta kepada Tom dan juga untuk membawa anak dan istrinya tinggal di rumah utama untuk beberapa waktu karena dengan begitu fokus kita untuk menjaga keamanan keluarga lebih terfokus dan tidak terbagi bagi lagi."ucap Dika menatap yang lain secara bergantian.
"Papa setuju dengan apa yang kamu ucapkan dan papa juga meminta kepada semua menantu papa keempatnya agar kalian di sini bisa kompak dan rukun karena di mata Papa kalian semua itu sama sama-sama anak papa anak perempuan Papa tidak ada yang Papa bedakan kecuali Tuan Putri Angelina cucu perempuan papah satu-satunya berlian papa."ucapan ****** dan langsung mengusap kepala Angelina yang saat itu tepat duduk di samping kakeknya karena posisi tempat duduk Angelina itu adalah permintaan Papa Juna karena seperti biasa Papa Juna setiap ingin melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri atau ke luar kota bapak Juna akan selalu meminta Angelina duduk di samping kirinya dan mama Nadin duduk di samping kanannya karena kedua perempuan itu adalah perempuan kesayangannya yang satu istrinya yang satu cucunya satu-satunya perempuan.
__ADS_1
"iya pah, kami janji akan selalu rukun dan kompak dalam segala hal karena kami pun sudah diberikan tugas masing-masing oleh Mama dan juga sudah mendapatkan kewajiban yang harus kami lakukan jadi kami akan berusaha menjaga kepercayaan Papa dan Mama atas apa yang sudah mama dan papa percayakan kepada kami yaitu salah satunya tetap menjaga keharmonisan dalam rumah ini."cap Kiara mewakili ketiga iparnya karena Kiara adalah menantu pertama di keluarga Wijaya dan juga menantu tertua di sana.
"iya pah kami tidak akan mengecewakan mama dan papa."ucap Dian menyauti.
"Mama dan Papa tidak perlu khawatir tentang keadaan di rumah karena di rumah ini sudah ada kami para perempuan yang akan selalu menjaga keharmonisan dan keutuhan keluarga kita agar apapun yang terjadi kedepannya kami bisa sama-sama saling menguatkan dan tetap saling berpegangan tangan."ucap Citra menambahi.
"Tommy yang melihat dan juga mendengar sedari awal sampai akhir perbincangan di meja makan itu merasa ada sesuatu yang janggal dengan apa yang disampaikan Papa Juna karena Tommy merasa Papa Juna sedang menyembunyikan sesuatu sebab sedari pendengaran Tommy barusan ucapan Papa Juna seperti menyiratkan sebuah sesuatu yang harus ia pecahkan dan cari tahu apa maksudnya.
__ADS_1
.
.
.
Bersambung....
__ADS_1