Duren Dingin Ku

Duren Dingin Ku
Bab 57


__ADS_3

"Dia pernah ngancam kamu apa?" tanya Diki.


"Dia waktu itu bilang akan kembali suatu saat nanti dan akan membuat perhitungan dengan Dian dan akan menghancurkan orang yang Dian sayang agar Dian bisa merasakan apa yang dia rasakan mas." ucap Dian mengingat ucapan Bagas dan menangis takut Dina sudah di buat yang tidak tidak oleh Bagas apa lagi Dina gadis kecil yang masih sangat membutuhkan kasih sayang dari sosok laki laki pengganti ayahnya yang dulu sangat memanjakan mereka berdua.


"Kamu tenang aja, mas pastikan laki laki itu tidak akan bisa berbuat yang tidak tidak pada adik kamu mas jamin itu." ucap Diki menenangkan Dian dan membawa Dian dalam pelukannya yang sudah berderai air mata.


"Sudah ya, percayakan semua sama mas, mas yang akan melindungi adik dan juga ibu kamu, saat ini anak buah mas lagi memantau pergerakan laki laki itu, jadi kamu yang sabar ya, oh ya, kamu jangan hubungi adik kamu dulu ya, biarkan laki laki itu pikir rencananya kan berhasil karna mas sendiri yang akan memberikan dia pelajaran jika seujung kuku saja dia menyentuh adik kamu ok.." ucap Diki menenangkan Dian dan sesekali mengecup pucuk kepala Dian dengan sayang.

__ADS_1


"Makasih ya mas, mas sudah baik banget sama aku dan keluarga aki, aku gak tau jika tidak ada mas bakal jadi apa hidup aku dan juga keluarga aku, mungkin saat ini aku sudah jadi wanita penghibur karna di jual Bu Marta waktu itu." ucap Dian.


"Suuutt.. Kamu gak boleh ngomong gitu, semua sudah takdir, tuhan sudah mengatur apa yang akan kita jalani jadi nikmati dan jalani dengan ikhlas mas yakin akan suatu saat akan menemukan kebahagiaan." ucap Diki masih memeluk Dian erat.


"Berati sekarang kita jadian ya.." ucap Diki dan seketika wajah Dian merah merona mengingat apa yang sudah ia lakukan tadi dengan tidak tau malunya dia mencium Diki duluan karna rindu berat.


"Makasih sayang, sudah menerima perasaan mas, sungguh mas sangat mencintai kamu, mas gak ingin kehilangan kamu, kamu tau dua Minggu ini hati mas sangat sakit saat jauh dari kamu, mas sangat merindukan kamu,." ungkap Diki.

__ADS_1


"Mas kenapa tidak ada kabar seminggu belakangan ini, mas kana? Dian khawatir tau, takut terjadi sesuatu sama mas, bahkan Dian pernah ke kantor mas buat cari tau apa mas sudah pulang atau belum saking khawatirnya Dian sama mas." ucap Dian jujur.


"Handphone mas hilang sayang pas mau balik ke hotel waktu itu mas pikir sudah mas masukin ke dalam saku celana tapi saat sampe di hotel handphone mas gak ada, mas minta pada sekertaris mas untuk lacak keberadaan handphone mas ternyata tidak bisa makanya mas beli handphone baru dan untuk urus nomor lama butuh waktu sayang karna ada nomor nomor penting klien disana makanya mas lama baru bisa pegang handphone lagi." ucap Diki jujur menceritakan handphone nya yang hilang yang ternyata sudah berada di kediaman saingannya yang entah kapan handphone Diki di ambil sehingga Diki tak sadar handphonenya di curi dan untungnya handphone Diki belum bisa di bobol karna Diki menggunakan sandi kusus yang hanya ia yang tau sehingga email email yang di handphone Diki belum bisa di buka.


.


.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2