Duren Dingin Ku

Duren Dingin Ku
Bab 164


__ADS_3

seminggu berlalu keadaan di rumah utama masih terlihat biasa-biasa saja. tak ada yang berubah dan tak ada yang terlihat mencurigakan membuat Diki dan Tomi mengawasi dengan ketat CCTV yang ada di seluruh rumah utama juga menyuruh dengan tegas kepala pelayan dari setiap masing-masing bagian seperti koki kebersihan keamanan untuk memperhatikan gerak-gerik bawahannya agar jika ada yang terlihat mencurigakan harap segera melapor kepada Tommy maupun Dicky.


hari ini entah mengapa kepala pelayan hanya menyediakan jus jeruk di meja makan dan itu membuat semuanya terheran Diki dan Tommy tentu saja curiga dengan apa yang dilakukan oleh kepala pelayan karena tak biasanya kepala pelayan menghidangkan jus jeruk saja karena saat ini sudah menunjukkan pukul 07.30 malam dan waktunya makan malam tiba namun kepala pelayan melarang koki untuk menghidangkan makan malam tanpa alasan.


"ada apa bi Ayu kenapa bebek melarang Bu Sekar menghidangkan makan malam?. "tanya Mama Nadine heran.


"maaf nyonya tapi ada sesuatu hal yang membuat saya tidak bisa membiarkan nyonya dan keluarga untuk makan makan malam yang dimasak oleh para koki."jawab bi Ayu sopan.


"maksud bibi apa?."tanya Mama Nadine bingung karena hanya para laki-laki yang tahu tentang apa yang terjadi sedangkan para perempuan tidak ada yang tahu termasuk Mama Nadine karena tak ingin menimbulkan kepanikan dan berujung mencurigakan.

__ADS_1


"maaf nyonya tunggu sebentar karena saya sudah memesankan makan malam untuk nyonya dan sekeluarga dan sebentar lagi makanan itu datang karena sudah berada dalam perjalanan kemari."jawab bi Ayu sopan.


"sudah ma nanti papa jelaskan."ucap Papa Juna menghentikan Mama Nadine yang ingin bertanya kembali tentang maksud diayu dan hanya bisa mengangkut pasrah saat mendengar ucapan Papa Juna.


tak berapa lama muncullah dua orang pelayan perempuan datang membawa beberapa kotak makanan di tangannya dan langsung menaruh makanan itu di atas meja tanpa membawanya lagi ke dapur setelah itu kedua pelayan itu pun diminta untuk mengambilkan piring beserta sendok dan memindahkan makanan dari kotak ke piring setelah itu menyajikan di hadapan semua orang.


mereka semua makan malam dengan pikiran masing-masing. yang ada di benak para laki-laki adalah saat selesai makan malam mereka harus segera kumpul di ruang kerja dan melihat rekaman CCTV yang terjadi hari ini untuk mencari tahu apa maksud bi ayu melarang mereka memakan masakan yang sudah koki buat untuk makan malam mereka. sedangkan di benak perempuan mereka bertanya apa yang sebenarnya terjadi di rumah ini. sedangkan yang di pikirkan oleh para perempuan adalah apa yang di sembunyikan oleh para laki laki di rumah ini kenapa sampe bibi kepala pelayan tau sedangkan mereka para istri gak di kasih tau, mereka tak ingin langsung bertanya karna ingat peringatan papa Juna yang tak mau membahas masalah ini saat ini.


"Dika dan Dicky papa tunggu di ruang kerja" ucap papa Juna saat papa Juna telah menyelesaikan makan malamnya dan pergi meninggalkan mereka begitu saja.

__ADS_1


"Iya pah.." jawab keduanya kompak karna Rey dan Tomi sedang tak berada di rumah utama.


.


.


.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2