Duren Dingin Ku

Duren Dingin Ku
Bab177


__ADS_3

tak terasa hari-hari berlalu begitu cepat dan kini sudah 3 hari papa Juna dan mama Nadine berada di Bali melakukan honeymoon untuk kesekian kalinya. dan di perjalanan kali ini papa Juna memanjakan Mama Nadin seperti seorang ratu bahkan saat Mama Nadin ingin ke kamar mandi pun apa Juna dengan setia dan selalu ada di samping Mama Nadine menggendong Mama Nadine ke kamar mandi juga di saat Mama Nadine makan Papa juna dengan setia menyuapi Mama Nadine makan hingga wajah merah Mama Nadine karena malu dan semua itu tak pernah lepas dari pandangan Papa Juna.


"pah please kali ini aja izinkan mamah memasak makanan kesukaan papa masak setiap hari papah terus yang melayani Mama sedangkan Mama tidak izinkan Papa melakukan apapun."protes Mama Nadine karena merasa jengah dilarang melakukan ini itu oleh Papa Juna.


"khusus untuk bulan madu kita kali ini mama tidak boleh melakukan apapun karena mama adalah ratu di hati papa dan juga ratu di istana kita jadi biarkan Papa yang melayani mama oke sayang."ucap papa Juna yang masih pada pendiriannya tidak mengizinkan Mama Nadin melakukan apapun.


"tapi mama bosan pah tidak melakukan apapun. Mama sudah terbiasa melakukan apapun semuanya dengan sendiri jadi izinkan mama melakukan aktivitas seperti biasa ya pa" pinta mama Nadin manja.


"tidak sayang, untuk kali ini Papa melarang mama untuk melakukan kegiatan apapun cukup lama nikmati apa yang Papa berikan sama mama karena Papa nggak tahu kapan papa bisa memanjakan Mama seperti ini saat kita sudah ke Jakarta nanti karena pastinya di Jakarta Mama dan Papa punya kegiatan masing-masing dan waktu kita untuk bertemu pun juga hanya beberapa jam saja."ucap papa Juna memberikan pengertian pada Mama Nadine.

__ADS_1


Papa Juna sengaja melarang Mama Nadine melakukan aktivitas apapun selama bulan madu kali ini karena Papa Juna tidak yakin jika saat kembalinya mereka ke Jakarta Papa Juna bisa memanjakan Mama Nadine lagi sebab Papa Juna merasa jika waktunya sudah tidak banyak lagi untuk bersama dengan istri tercintanya ini karena sakit yang dia derita selama ini sudah semakin menggerogoti tubuhnya.


dan juga tanpa Mama Nadin tahu bahwa sebenarnya Papa juga menahan air mata saat memanjakan Mama Nadine karena Papa Juna merasa jika bulan madu kali ini merupakan liburan terakhirnya bersama sang istri. karena Papa Juna sudah menyiapkan keberangkatan ke luar negeri untuk melakukan pengobatan tanpa diketahui oleh siapapun termasuk Mama Nadine karena Papa Juna tidak ingin melihat wajah cantik dan juga senyum manis istrinya berubah menjadi air mata.


"tapi mama bosen pa.."ucap Mama Nadin manja.


"ya udah kalau mama bosen kita jalan-jalan yuk. Mama mau ke mana? mau shopping atau berburu kuliner?"tanya papa Juna


"ya udah yuk kalau gitu kita siap-siap, habis itu kita pergi mencari makanan khas Bali."ucap Papa Juna lembut dan mengelus rambut indah mama Nadia dengan sayang.

__ADS_1


dengan semangat Mama Nadin pergi ke pasar untuk siap-siap pergi dan dengan wajah yang berseri membuat Papa Juna merasa bahagia karena masih bisa membahagiakan orang yang paling dia cintai.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


maaf ya kakak-kakak baru bisa up sebab Alhamdulillah mertua othor sudah pulang dari RS, dan juga othor ucapkan terima kasih buat kakak-kakak yang sudah memberikan doa buat kesembuhan mertua othor, dan juga terima kasih buat kakak kakak yang masih setia menunggu kelanjutan cerita ini.. othor ucapkan banyak banyak terima kasih ..


__ADS_2