
Tadi pagi setelah sarapan bersama tiga Angel dan Dila, Tomi mengantarkan Dila pulang ke kosan nya namun saat tiba di depan gerbang kosan tersebut Tomi di kagetkan dengan seorang anak kecil yang memanggil Dila dengan sebutan ibu dan langsung berlari memeluk kaki Dila dan tak lama muncullah laki laki dari dalam salah satu kamar disana dan menghampiri Dila dan langsung memeluk tubuh Dila erat.
Tubuh Tomi langsung membeku melihat pemandangan yang begitu menyesakkan dadanya tersebut, ingin rasanya marah dan menghajar laki laki itu karna sudah berani memeluk wanitanya itu, namun Tomi masih bisa mengendalikan diri agar tidak membuat keributan di tempat orang.
"Bisa kamu jelaskan maksud semua ini Dila?" tanya Tomi dengan dingin dan tatapan tajam pada laki laki yang masih memeluk Dila erat itu.
"Maaf kan aku,...... ini suami dan anak aku"Ucap Dila pelan namun masih didengar jelas oleh Tomi.
Bagai runtuh langit yang Tomi rasakan saat itu juga yang tak menyangka jika wanita yang ia cari siang malam ternyata sudah hidup bahagia tanpa memikirkannya yang hidup tak pernah tenang sedikit pun.
"Oh..." ucap Tomi datar dan langsung pergi dari sana tanpa mendengar Dila yang terus memanggilnya untuk berhenti. Hati Tomi sudah sangat sakit dengan kenyataan ini sangat sakit sehingga laki laki dingin seperti Tomi mengeluarkan air matanya saking sakit hatinya saat ini.
__ADS_1
Tomi pergi ke pantai Kuta untuk menenangkan hatinya yang sedang panas dan sakit itu.
Lama Tomi disana sehingga ia tak kuat jika menyimpannya sendiri karna yang ada di otaknya saat ini adalah berjalan lurus kedepan menenggelamkan dirinya di tengah lautan lepas ini. hingga akhirnya Tomi menelpon Diki dan memberi tahu semuanya dan juga tentang hatinya yang sedang hancur.
"Kenapa kamu lakuin ini sama aku Dila? kenapa kamu tidak jujur dari se malam kalo kamu sudah punya kehidupan baru, kamu jahat Dila..." ucap Tomi menepuk dadanya yang terasa begitu sakit dan sesak.
Tak lama Diki datang dengan nafas yang memburu karna Diki berlari dari parkiran mobil agar cepat sampai ke tempat Tomi, Diki sangat mengkhawatirkan ke adaan sahabat sekaligus asistennya itu karna Diki sudah menganggap Tomi seperti saudaranya sendiri.
"Lo gak papa?"tanya Diki khawatir.
"Lo yang sabar, gue yakin pasti lo bakal dapat pengganti yang jauh lebih baik dari Dila, seperti gue contohnya, lo tau gimana hancurnya gue saat gue tau Clarisa khianati gue, dan setelah gue ikhlas akhirnya gue menemukan pengganti yang jauh lebih baik Clarisa dan gue yakin lo juga bisa ikhlas terima kenyataan ini, dan Dila bukan jodoh yang baik buat lo."ucap Diki menasehati Tomi.
__ADS_1
"Lupakan dia, buka hati lo buat cinta baru agar lo gak terus terpaku pada dia, dan cara melupakan sakit itu adalah dengan cara lo membuka hati lo dan menerima cinta yang baru, karna cinta yang baru akan mengobati luka lo." lanjut Diki lagi dan Tomi hanya diam saja mendengarkan ucapan Diki.
"Apa gue bisa buka hati gue lagi setelah penantian gue selama ini di balas dengan pengkhianatan seperti ini, jujur gue trauma untuk membuka hati lagi, takut gue di kecewakan lagi." ucap Tomi lirih.
Lo pasti bisa, percaya sama gue, buktikan sama dia kalo lo juga bisa hidup bahagia meski bukan dengannya." ucap Diki lagi.
.
.
Bersambung..
__ADS_1
Jangan sedih yang babang ganteng, nanti othor carikan yang baik juga setia buat babang ganteng
Ada yang mau daftar jadi calon Tomi gak nih.....????