Duren Dingin Ku

Duren Dingin Ku
Bab 169


__ADS_3

"ma besok kita pergi ke Bali yuk Papa ingin pergi berduaan sama mama karena papah merasa akhir-akhir ini waktu papa berduaan sama mama berkurang dan Papa ingin menghabiskan waktu dengan Mama."ajak Papa Juna pada Mama Nadine saat keduanya sedang berbaring di atas tempat tidur Sebelum tidur seperti biasa pasangan suami istri itu biasa lakukan perbincangan kecil sebelum tidur.


"pah kita sudah tua loh, masak kita pergi berduaan aja seperti bulan madu saja mamah malu ah sama anak menantu mama. "ucap Mama Nadine malu dan wajahnya sudah merah.


"nggak apalah mah kita nikmati hidup menikmati hari tua kita bersama pasangan yang kita cintai juga kita butuh liburan untuk merefreshing otak kita karena beberapa kejadian belakangan ini sungguh membuat kita lelah mah dan papah berharap mamah mau papa ajak ke Bali berdua Dan biarkan masalah yang ada di rumah saat ini diselesaikan sama anak-anak kita. "ucap Papa Juna terkesan agak memaksa namun secara lembut.


"ya sudah kalau Papa sudah menginginkan seperti itu Mama ikut saja apapun keputusan Papa dan apapun keinginan papa mamah ikuti. "putus Mama Nadine menyerah dan mengikuti keinginan Papa Juna.


"berapa lama kita di sana pah?. "tanya Mama Nadin.

__ADS_1


"mungkin sekitar seminggu atau dua minggu mah karena papa ingin menghabiskan waktu lebih banyak berdua sama mama. "jawab papa Juna.


"terus kapan kita berangkat.? "tanya Mama Nadine lagi.


"besok siang kita berangkat mah dan Papa sudah siapkan semuanya di sana kita hanya perlu berangkat saja dan juga Papa sudah memberitahu semuanya kalau besok papa akan membawa Mama ke Bali berapa hari. "jawab papa Juna mengagetkan Mama Nadine.


"kok mama orang terakhir yang Papa kasih tahu?" tanya Mama Nadin cemberut.


"oh begitu. "jawab Mama Nadine dengan pipi yang sudah memerah. meski menikah sudah bertahun-tahun namun setiap Papa Juna memanggilnya sayang mama Nadine selalu merasakan hawa panas di sekitar wajahnya karena Papa Juna merupakan tipe laki-laki yang sangat jarang mengucapkan kata sayang atau mengutarakan perasaannya karena Papa Juna merupakan laki-laki yang lebih suka bertindak daripada berbicara manis.

__ADS_1


"sekarang kita tidur yuk sudah malam papah ingin mengisi tenaga untuk besok malam karena ada kejutan spesial yang menunggu Mama di sana yang sudah Papa siapkan jauh-jauh hari."ucap apa Juna menatap Mama Nadine dengan penuh cinta dan kasih sayang.


tanpa kata mama Nadine langsung menuliskan wajahnya ke dada bidang Papa Juna karena sudah sangat malu mendengar kata-kata manis yang diucapkan Papa Juna. meskipun Papa Juna sudah berumur dan sedikit agak tua namun postur tubuh Papa Juna masih kelihatan seperti umur 45-an tidak terlihat seperti seorang kakek-kakek serta tubuh papa Juna pun juga masih kekar dan masih bisa banget membuat Mama Nadine merasakan pelukan hangat dan eratnya papa Juna bahkan tidak berubah dari dulu sampai saat ini yang Mama Nadine rasakan.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


segini dulu ya kakak-kakak, nanti author apa lagi ya malamnya ditunggu ya kakak-kakak cantik..


__ADS_2