
Mendengar ucapan Dian seketika membuat hati Diki bagai di siram air es, sungguh hati Diki kini tengah berbunga bunga karna mendengar ungkapan perasaan Dian yang ternyata juga mencintai Diki, namun perkataan Tomi tadi mengusiknya sehingga ia mengurai pelukan Dian dan membawa Dian duduk di sofa agar ia bisa bertanya dengan leluasa.
Setelah keduanya duduk Dian masih saja menatap Diki dengan tatapan memuja Dangan mata berbinar bahagia.
Sungguh Dian merasa sangat bahagia karna Diki kini sudah kembali bahkan dia bisa memilikinya dan tadi menciumnya meski Dian rasa sungguh sangat malu namun tak apa asal itu buat laki laki yang paling Dian cintai.
"Dian boleh mas tanya sesuatu sama kamu?" tanya Diki menatap Dian lembut dengan hati deg degan.
"Mau tanya apa mas?" tanya Dian.
"Maaf jika pertanyaan mas membuat kamu kecewa tapi jujur mas sangat mengharapkan ke jujuran jam saat ini sebelum kita memulai hubungan kita tanpa ada yang di tutup tutupi." ungkap Diki.
"Iya mas gak apa, Dian akan jawab jujur sebisa mungkin karna Dian juga ingin kita memulai dengan jujur dan terbuka." ucap Dian dan tersenyum lembut yang mampu membuat hati Diki bergetar hebat.
__ADS_1
"Apa kamu punya pacar sebelum kenal sama aku?" tanya Diki hati hati agar tidak menyakiti hati Dian.
"Tidak mas, Dian tidak pernah pacaran dan mas adalah laki laki pertama dalam hidupku setelah ayah." ucap Dian.
Mendengar ucapan Dian hati Diki sedikit lega namu belum menghilangkan rasa penasaran akan ucapan Tomi tadi.
"Apa kamu kenal dengan anak laki laki ibu Marta lintah darat itu?" tanya Diki lagi.
"Bener kamu gak pernah punya hubungan apa apa sama dia?" tanya Diki memastikan lagi.
"Bener mas, demi tuhan Dian gak bohong, Dian gak mau di jadikan mainan sama dia, memang sih dia pernah bilang kalo Dian mau Nerima cintanya dia akan berubah akan setia sama Dian saja, tapi karna Dian gak punya perasaan apa pun sama dia ya Dian tolak lah,." jawab Dian lagi dan fix Tomi sudah ngerjain Diki dengan mengarang cerita tentang Dian dan laki laki brengsek itu.
"Dan karna Dian tak pernah mau jadi pacar dia, habis lulus SMA dia pergi keluar negri buat kuliah, dan Dian gak tau kabarnya setelah itu, meski dulu ia sering hubungi Dian dan Dian jadi kesel karna di teror dia Mulu akhirnya Dian ganti kartu dan setelah itu Dian gak tau lagi kabar tentangnya mas, emang ada apa mas sampe nanyain si Bagas itu?" jawab dan tanya Dian.
__ADS_1
"Begini Dian, laki laki itu kini sudah kembali dan ia saat ini tengah menjalin hubungan dengan adik kamu." ucap Diki.
Deg...
"Apa mas..., Dina..." ucap Dian kaget dan seketika teringat ucapan Bagas terakhir kalinya lewat telpon waktu itu.
"Jadi dia bener akan ancamannya waktu itu." lirih Dian dan masih bisa Diki dengar.
.
.
bersambung.....
__ADS_1