Duren Dingin Ku

Duren Dingin Ku
Bab 150


__ADS_3

"ayah, bunda mana?"tanya kedua anak Diki berbarengan saat melihat Diki masuk ke dalam ruang rawatnya.


Deg...


mendengar pertanyaan dari kedua buah hatinya itu, Diki mempercepat langkah nya agar segera sampai di tengah-tengah antara ranjang Fazal dan Fadhel agar bisa sekalian memeluk keduanya dan berusaha memberikan ketenangan kepada kedua anaknya yang saat ini diliputi kesedihan dan ke gundahan.


Dicky memeluk kedua putranya itu menyalurkan rasa aman dan nyaman agar jiwa putranya yang saat ini tergoncang bisa kembali tenang sebelum Diki memberitahu keadaan bundanya yang saat ini belum sadarkan diri dan dirawat di ruang ICU.


"bunda lagi dirawat di ruang sebelah sayang, nanti kalau kalian sudah sehat kita jenguk bunda sama-sama ya."ucap Dicky menenangkan kedua buah hatinya.

__ADS_1


"iya yah, tapi bunda baik-baik aja kan yah?" tanya Fadhel karena bocah laki-laki yang berumur 5 tahun itu merasa hatinya sesak dan selalu kepikiran bunda nya saat ia baru membuka matanya tadi.


"saat ini bunda masih belum mau bangun sayang bunda masih tidur nyenyak nanti kita jenguk sana sama-sama ya kita bangunkan bunda agar bunda segera bangun ya."ucap Dicky menahan rasa sesak di dadanya dan berusaha menahan air matanya yang sekali kedipan pasti meluncur rasa di pipi Diki.


"iya yah."jawab keduanya berbarengan dan percaya apa yang ayahnya ucapkan tentang bundanya yang saat ini tengah tertidur lelap.


orang lain yang berada di sana mendengarkan percakapan antara anak dan ayah itu tanpa sadar meneteskan air mata dan mereka juga merasakan kesedihan yang Diki alami saat ini berusaha kuat di depan anak-anaknya padahal sebenarnya Dicky sangat ampuh.


"lama Diki di sana menemani kedua buah hatinya hingga kedua buah hatinya habis minum obat dan tertidur lelap baru setelah itu Diki keluar dari ruang perawatan anaknya dan berjalan menuju ruang rawat Citra karena Dicky juga ingin melihat keadaan Citra sebab dari tadi Dicky belum sempat menengok ke sana karena menemani kedua buah hatinya.

__ADS_1


"saat sudah sampai di depan ruang rawat Citra, Dicky bertemu dengan Tommy yang kebetulan baru keluar dari ruang rawat Citra, dari tatapan Tommy adanya Dicky merasa bahwa Tommy menyimpan sesuatu yang besar atau lebih tepatnya masalah besar yang akan menimpa atau Tommy sudah mendapatkan informasi siapa dalang dibanding kecelakaan hari ini.


"gue tahu lo mau menyampaikan sesuatu yang lu tahu tapi lo sampaikan itu ke gue ntar aja gue mau jenguk bini lu dulu habis itu kita ke kantin dan kita bicarakan masalah ini di sana nanti gue juga bakal hubungin kak Diki dan kak Ari agar mereka juga tahu tentang informasi yang akan lu sampaikan ke gue."ucap Dicky pada Tommy dan dibalas anggukan oleh Tommy setelah itu Dicky pun masuk ke dalam ruang rawat Citra.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2