Duren Dingin Ku

Duren Dingin Ku
Bab 58


__ADS_3

Di rumah yang tidak terlalu mewah tapi paling mewah dari rumah yang lain, laki laki sedang menatap foto wanita cantik berseragam SMA dengan senyum manis yang tak lain adalah Dian, dan laki laki itu adalah Bagas, ya, sedari tadi Bagas terus saja menatap foto cantik Dian tanpa melakukan apa pun padahal sedari tadi handphonenya terus saja berdering namun tak ia hiraukan, dia tetep fokus melihat wajah Dian yang hingga saat ini masih bertahta di hatinya dari dulu, padahal di luar negri begitu banyak perempuan yang menggodanya namun tak ada satu perempuan pun yang bisa menggeser posisi Dian di hatinya.


Sungguh perasaannya terhadap Dian bukan main main seperti ia pada perempuan lainnya, perasaan dia ke Dian sangat tulus, bahkan dulu ia sampe berdebat sama ibunya karna ibunya tak merestui ia punya hubungan dengan Dian dan ibunya juga tega mengirim ia keluar negri karna tak ingin anaknya dekat dengan Dian, sungguh ibunya sangat kejam telah menjauhkan dia untuk mengejar cinta Dian.


Dan fakta yang baru ia temukan setelah pulang adalah ibunya tega menjual Dian agar ia jijik saat tau Dian sudah hancur karna ia jual, sungguh hati ibunya sudah mati karna harta sampe tidak memikirkan perasaanya, dan kini ia menjalani dengan adiknya Dian karna ia ingin Dian sendiri yang datang menyelamatkan adiknya dan bersedia jadi miliknya selama.

__ADS_1


Bagas masih sangat mencintai Dian sampe cara jahat pun ia lakukan agar bisa ketemu dengan Dian, sudah hampir dua bulan ia kembali namun sama sekali ia belum bisa bertemu dengan Dian, jangankan bertemu tau dia tinggal saja tidak, bahkan setelah menjalin hubungan dengan adiknya Bagas masih belum tau di mana Dian tinggal karna Dina selalu bilang tidak tau dan memang bener Dina tidak tau karna tidak pernah tau dimana kakaknya berada yang ia tau kakaknya baik baik saja.


Dengan menghela nafas panjang Bagas mengambil handphonenya yang sedari tadi berdering bahkan ia pun enggan untuk menerima telpon itu sehingga ia hanya menatapnya saja tanpa berniat menerima panggilan itu.


"Maaf kan aku Dina, maaf telah membuat kamu jadi umpan agar kakak kamu keluar dari persembunyiannya, dan aku akan buktikan pada kakak kamu kalo ucapan aku waktu itu tidak main main, aku akan buat kamu kamu tau betapa sakit hati aku saat kakak kamu berkali kali menolak cinta aku dan bahkan mengganti nomornya agar tidak bisa aku menghubunginya, aku akan buat kakak kamu sendiri yang akan menyerahkan dirinya pada ku dan saat itu lah dia akan menjadi budak cinta ku selamanya tidak akan aku lepaskan bila perlu ku buat di hamil setiap tahun agar dia tidak punya kesempatan untuk pergi dari ku karna ada banyak tali yang tak kasat mata yang akan mengikatnya hahahaha...." ucap Bagas tertawa dengan rencana yang ia buat tanpa tau ada seseorang yang mendengar pembicaraannya sampe membuat orang itu terpaku mendengar rencana Bagas yang sungguh sangat menyakitkan hatinya.

__ADS_1


Ya yang mendengar itu adalah Dina yang datang ke rumah Bagas membawakan Bagas makan siang hasil buatannya sendiri, ia ingin sang kekasih memakan hasil masakannya, karna Dina tau di rumah itu Bagas tinggal dengan pembantu saja karna ibunya masih di penjara karna kasus waktu itu.


Dengan langkah pelan Dian keluar dari rumah Bagas dan berlari kencang setelah berhasil keluar dari rumah Bagas tanpa Bagas sadari karna tidak ingin Bagas mengetahui keberadaanya yang sudah mendengar rencana itu, setelah sampe rumah dengan segera ia masuk kedalam rumah dan mengunci semua pintu dan jendela agar tidak ada yang bisa masuk kerumah dan itu membuat ibunya kaget dengan apa yang lakukan.


.

__ADS_1


.


Bersambung....


__ADS_2