Duren Dingin Ku

Duren Dingin Ku
Bab 142


__ADS_3

Setelah mendengar kabar buruk itu Mama Nadin dan beserta anggota keluarga lainnya langsung berangkat ke rumah sakit dengan air mata yang terus menerus di wajahnya karena mama Nadin entah kenapa hatinya sangat sakit sakit yang dia sendiri pun tidak tahu kenapa bisa sesakit itu hatinya.


dan tak lama sampailah mereka semua di rumah sakit dan langsung menuju ruang UGD tempat di mana tadi Diki memberitahu.


dari jauh mama Nadin sudah melihat Diki yang duduk bersama sopir Dian dan juga Tomi dalam keadaan kepala tertunduk dan mengadin sangat yakin kalau putranya itu saat ini dalam keadaan terpukul, dengan sedikit berlari Mama Nadin langsung menuju Diki dan setelah sudah berada di depan Diki Mama Nadin langsung memeluk tubuh putranya itu dan menangis tanpa mengucapkan satu kata pun karena bukan hanya Mama Nadine yang menangis tapi Diki pun juga menangis di dalam pelukan Mama Nadin untuk meluapkan semua rasa yang ada di hatinya yang begitu menyesakkan dada.


"ma Dian mah keadaan dia saat ini sedang kritis baru saja dokter memberitahu pada hadiahnya saat ini sedang kritis dan harus melakukan operasi Diki takut mah, Diki khawatir mah."ucap Diki dalam pelukan Mama Nadin.

__ADS_1


"kamu yang sabar nak kamu harus tabah kamu harus kuat dan yang lebih penting kamu berdoa semoga ujian bisa melewati semuanya dan segera sembuh."sambil mengusap kepala Diki.


"anak-anak kamu gimana keadaannya?"tanya Mama Nadin.


"kalau anak-anak kondisinya saat ini sudah stabil mah dan sudah dipindahkan ke ruang rawat mereka hanya mengalami memar dan lecet-lecet saja di bagian tubuhnya dan tidak ada yang serius cuman Dian yang parah mah keadaannya."ucap Diki memberitahu keadaan istri dan anaknya.


mendengar ucapan Diki tentang keadaan diam membuat hati Mama Nadin semakin sakit dan entah kenapa perasaannya tiba-tiba menjadi tidak enak dan tidak tenang dan memanadin pun merasa akan terjadi sesuatu yang besar di dalam keluarganya.

__ADS_1


"nak apa kamu sudah menghubungi ibu dan adik Dian karena bagaimanapun mereka harus tahu kondisi Dian saat ini."ucap Mama Nadin mengingatkan Diki agar memberi kabar kepada keluarga Dian.


mendengar ucapan Mama Nadin Diki pun langsung teringat kalau dia sama sekali belum memberitahu mertuanya dan juga adik iparnya mengenai kondisi Dian saat ini dan Diki langsung menoleh ke arah dan meminta Tomi untuk datang ke apartemennya yang saat ini masih ditempati ibu dan adik Dian agar bisa menjemput mertuanya itu.


"Tom gue minta tolong Lo sekarang ke apartemen jemput mertua dan adik baru dan lo tolong kasih tahu mereka secara perlahan agar mereka tidak kaget karena gue nggak mau mertua gue penyakitnya kambuh lagi saat mendengar kabar buruk ini."ucap Diki pada Tomi.


"oke gue sekarang ke sana dan mungkin setelah mengantar mertua dan ipar lo gue mau pergi sebentar ada hal yang harus gue urus tentang kasus kecelakaan Dian"ucap Tomi dan dibalas anggukkan oleh Diki setelah itu Tomi pun bergegas pergi dari hadapan Diki menuju lobby untuk mengambil mobil dan segera pergi ke apartemen tempat mertua dan adik iparnya Diki berada.

__ADS_1


__ADS_2