
"Yah.. Kalau aku benar benar Ying, temanmu.. Maka apa yang akan kau lakukan? Membunuhku?" Feng Ying masih memasang senyumannya.
Wang Chen menarik nafas dan menatap Feng Ying tajam, "Bila itu memang benar benar dirimu.. Bila saja.. Dirimu akan membunuh orang orang yang kusayangi, maka aku akan memilih untuk melindungi keluargaku."
Feng Ying memiringkan kepala dengan senyuman yang masih terpampang di wajahnya, "Apakah itu artinya.. Kau akan membunuhku, bila aku akan membunuh semua orang yang kau sayangi?"
"Tidak!" tegas Wang Chen. "Aku akan.. Menyelamatkanmu dari kegelapan, untuk melindungimu dan juga keluargaku!"
Ucapan Wang Chen begitu tegas, seakan tak ada yang bisa membantah ucapannya.
Feng Ying tersenyum. Dirinya pun tiba tiba memudar, "Baiklah.. Bila itu yang kau pilih." Iapun menghilang setelah mengucapkan itu.
Wang Chen melihat ke sekitar. Tidak ada kehadiran Feng Ying sama sekali saat ini. Tempat di sekitarnya juga kini berubah menjadi padang rumput luas dengan langit malam berbintang yang indah. Mayat mayat dan genangan darah tadi langsung menghilang digantikan dengan kelembutan dari angin yang menerpa tubuhnya. Tangan Wang Chen yang awalnya tinggal satu, kini tiba tiba muncul kembali dan itu sukses membuat Wang Chen terkejut kembali.
"Kau lolos dari ujian keteguhan hati yang kubuat untukmu."
Wang Chen berbalik ketika mendengar suara seseorang yang sangat asing. Dirinya pun melihat seorang pemuda dengan pakaian merah tengah menatapnya dengan senyum. "S-siapa kau?"
"Aku? Hm.. Aku adalah roh penjaga dari gerbang dimensi ini. Aku memberikan ujian keteguhan hati bagi setiap orang yang masuk ke dalam portal dan aku akan mengizinkan mereka masuk bila mereka dapat lolos dari ujian ini. Kau adalah salah satunya." Ucap pemuda itu.
"Ujian keteguhan hati? Berarti.. Tadi adalah ilusi? Dan tempat ini juga adalah ilusi? Jadi dimana aku sebenarnya?" bingung Wang Chen.
"Biasanya aku membawa orang orang ke tempat ilusi. Tapi dirimu berbeda. Tempat ini bukanlah ilusi yang kubuat, tetapi ini adalah dimensi yang kubuat khusus untuk mengujimu. Sementara orang yang bersamamu tadi, itu memanglah ilusi. Tapi itu tidak sepenuhnya ilusi."
"Tidak sepenuhnya ilusi? Maksudmu?" kini Wang Chen bertambah bingung dengan ucapan pemuda di depannya.
__ADS_1
"Kemampuanku bukan hanya bisa membuat jurus ilusi kuat. Tetapi juga bisa membuat dimensi kecil dan melihat masa depan seseorang. Jadi aku tau apa yang akan terjadi di masa depan nanti. Walau begitu, aku tak bisa mengatakannya secara jelas pada siapapun. Kau tadi melihat sendiri, bagaimana penampilannya. Kau pasti kenal dengannya." Jelas pemuda itu, ia tersenyum.
"Y-Ying.. M-memangnya.. Ada apa dengannya?"
"Orang yang mencekik leher ibumu tadi adalah dia, orang yang kau sebutkan namanya. Itu adalah penampilannya saat berusia 25 tahun dan ketika usia itulah dirinya akan membuat kekacauan di dunia."
Wang Chen terkejut mendengar ucapan pemuda itu. Iapun berucap dengan marah, "Tidak mungkin Ying akan melakukannya! Jangan mencoba menipuku lagi! Karna aku takkan tertipu olehmu!"
Pemuda itu menggelengkan kepala dan merasa bila Wang Chen terlalu bodoh. "Apa kau tidak lihat matanya tadi? Iris mata merah.. Keluarga Zhang.. Dia yang akan menjadi penyebab dari kekacauan dunia. Apa kau tidak tau tentang ramalannya? Cahaya yang hadir akan membuat bencana ketika hilang. 'Kilat merah akan datang dalam gelap dan menghancurkan dunia suatu hari nanti.' Apa kau ingat sekarang? Kilat merah diartikan sebagai mata keluarga Zhang!"
Wang Chen terdiam mendengar ucapan itu. Ia juga memang menyadari saat tadi bila mata Feng Ying tadi adalah mata dari keluarga Zhang.
"..Bila kau terus membiarkannya hidup, maka dunia akan benar benar kacau dan kau'lah yang akan disalahkan atas semua ini. Karna kau tetap membiarkannya hidup, walaupun sudah mengetahui bila 'dia' adalah orang yang berada dalam ramalan." Ucap pemuda itu serius.
"Jadi maksudmu.. Aku harus membunuhnya?" Ucap Wang Chen tanpa ekspresi.
Wang Chen tersenyum miring, "Kau pikir aku akan membunuhnya, setelah aku sudah mengetahui identitasnya dan masa depan yang kau katakan itu?"
Pemuda yang merupakan roh gerbang dunia terdiam. Ia menatap wajah tampan Wang Chen dengan serius.
"Heh, bukankah kau mengatakan bila tadi kau sedang menguji keteguhan hatiku? Lalu sekarang, apa kau lupa apa yang kukatakan tadi? Kata kata itu adalah keteguhan dari hatiku untuk melindunginya dan juga melindungi keluargaku!"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Aku akan.. Menyelamatkanmu dari kegelapan, untuk melindungimu dan juga keluargaku!"
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"..Jadi kenapa aku harus membunuhnya? Kau juga tahu bila aku sudah membulatkan tekad dan hatiku sendiri. Aku pasti.. Bisa melakukannya." Lanjut Wang Chen dengan ekspresi serius.
Roh penjaga gerbang dimensi tersenyum miring, "Heh.. Ternyata kau benar benar sudah memutuskannya. Sepertinya kau juga sudah tau.. Bila dia adalah keluarga Zhang setelah melihat ilusi yang kulakukan. Sehingga kau menyebut akan 'menyelamatkannya dari kegelapan'."
Wang Chen tersenyum tipis, "Kau benar.. Maka dari itu, aku akan menjadi 'cahaya' yang dikatakan dalam ramalan. Tapi.. Aku tidak akan meninggalkannya seperti yang ramalan itu katakan. Aku akan menjadi cahaya yang meneranginya dan menyelamatkannya dari kegelapan."
Penjaga gerbang dimensi bereskpresi datar, "Kau tahu.. Apa yang sedang kau ucapkan itu? Kau tidak sedang bercanda, bukan?"
"Aku serius!" Wang Chen bereskpresi serius, "Maka dari itu, aku akan berusaha menjadi lebih kuat lagi, agar bisa berdiri di samping Ying dan bersamanya! Dan karna itu pula, aku takkan meninggalkannya."
Penjaga gerbang dunia memejamkan mata sejenak. Percuma memberitau Wang Chen tentang masalah ataupun kekacauan yang akan terjadi di masa depan. Karna pemuda itu nampak tak peduli dengan ucapannya untuk membunuh Feng Ying. "Batu permata phoenix berada dalam danau yang begitu dalam dan gelap. Walaupun kau sudah membawanya keluar, belum tentu dapat memecahkannya. Karna batu permata phoenix adalah batu yang begitu keras, sulit untuk dipecahkan dan sulit kau rubah bentuknya. Kecuali kau membakarnya dan menghangatkannya dengan api phoenix, maka batu permata phoenix akan pecah dan mengeluarkan kekuatannya."
Penjaga gerbang dunia berbalik memunggungi Wang Chen. "Seharusnya kau tau apa yang terjadi dengan masa depan nanti.. Dan seharusnya kau mengingat tujuanmu 'datang kembali'."
Wang Chen mengernyitkan kening dengan heran. Apa maksudnya dengan kata 'datang kembali'?
"Apa maksudmu? Dan apa maksud dari batu permata phoenix?" Tanya Wang Chen.
"Aku tak bisa memberitau lebih banyak padamu tentang masa depan. Maka dari itu, aku hanya meninggalkan kata kata itu untukmu. Kau harus mengerti apa yang kumaksudkan. Sekarang kau lulus dari ujian yang kuberikan, kau bisa masuk ke gerbang dunia."
Wang Chen terdiam memandangi punggung penjaga itu. Iapun bersuara, "Bagaimana dengan Ying dan Wang Feng? Apa aku akan bertemu dengan mereka lagi?"
"Harimau bulan itu akan berpisah denganmu dan kau takkan bisa menemuinya saat di dalam gerbang dunia nanti. Tapi untuk temanmu itu, maka dia akan bersamamu." Penjaga gerbang dunia terkekeh pelan, "Dia begitu kosong, bahkan aku tak bisa menguji hatinya. Dia memang benar benar pantas bila disebut menjadi Sang kehancuran bagi dunia."
__ADS_1
Wang Chen memiringkan kepala dengan heran atas apa yang diucapkan penjaga gerbang dunia. Ketika dirinya akan berucap, muncul sinar menyilaukan di bawah kakinya dan membuat Wang Chan terpaksa harus menutup mata karna silau. "Mungkin lain kali kita bisa bertemu lagi Kau akan berada di dalam gerbang dunia setelah ini. Berhati hatilah, karna di tempat itu sangat berbahaya." Ucap penjaga gerbang dunia tanpa menatap Wang Chen.
Wang Chen pun mengangguk ketika mendengar ucapan itu. Ia perlahan menghilang ditelan cahaya.