Feng Ying

Feng Ying
18 -Hao Yu Dan Lu Tuoli II


__ADS_3

"Kau ingin mengajakku kemana, harimau kecil?" ucap suara seseorang yang berlari mengikuti Wang Feng dari belakang.


Nyawn~


Wang Feng terus berlari. Ia juga terus bersuara agar orang yang berlari di belakangnya tidak menyadari Feng Ying dan Wang Chen yang melesat pergi dengan cepat.


Ketika Wang Feng berhenti, orang di belakang Wang Feng ikut berhenti berlari. Ia melihat ke arah Wang Feng, "Kenapa kau membawaku kemari, harimau kecil?"


Nyawn~


Wang Feng menatap ke arah Hao Yu dan Lu Tuoli yang sudah berada di pohon dan tengah memetik persik api. Karna persik ini bukanlah persik biasa, sehingga pohon dari buah persik pun berbeda dari pada pohon persik umumnya. Sehingga Lu Tuoli dan Hao Yu harus melompat ke atas dan berdiri di pohon agar bisa mengambil persik api.


Melihat dua orang yang tengah memetik persik miliknya dan persik milik para tetua juga patriarch, membuat orang yang mengikuti Wang Feng, menjadi geram. Ia adalah seorang pria yang terlihat berumur 50 tahun. Tepatnya, ia adalah salah satu tetua sekte phoenix api. Ia juga yang membenci Feng Ying karna bocah itu, patriarch pernah memarahinya di depan banyak orang, Gong Fan.


Gong Fan melihat sekitar. Ketika melihat banyak pohon pohon persik api dan beberapa pohon apel es tumbang dan disetiap pohon hanya tersisa sedikit buah yang ada, ia menjadi semakin geram. Tidak ada siapapun lagi, selain dua pemuda itu, juga dia dan harimau bulan. Jadi, sudah pasti orang yang melakukan semua ini adalah dua pemuda itu.


Tetua Gong segera melesat cepat ke arah Hao Yu dan Lu Tuoli. Iapun langsung memukul pohon yang dinaiki kedua pemuda itu dengan cukup keras hingga membuat pohon berguncang, "E -eh?!"


Kedua pemuda di atas pohon terkejut ketika pohon mulai bergetar. Mereka langsung terjatuh ke permukaan tanah begitu saja.


"Kalian..," nafas tetua Gong naik turun. Ia sangat emosi ketika melihat apa yang terjadi saat ini. Terlebih, kebanyakan pohon di sini adalah miliknya. Patriarch hanya memiliki 3 pohon di sini. Lalu, jumlah seluruh pohon milik tetua lain yang ada di sini berjumlah hanya sekitar 10. Sementara milik tetua Gong sendiri adalah 7 yang merupakan pohon persik api semuanya.


Hao Yu dan Lu Tuoli menengadah ke atas. Mereka terkejut ketika melihat adanya tetua Gong. Mereka tau bila tetua itu adalah tetua yang mudah marah dan keras kepala. Keduanya menelan ludah, apa kami berbuat kesalahan hingga membuat tetua Gong marah? Itulah yang dipikirkan keduanya.


Tetua Gong maupun Hao Yu dan Lu Tuoli tidak menyadari bahwa Wang Feng sudah berlari pergi dari tempat tersebut.


"Walaupun kalian belum masuk menjadi murid di sini, namun kalian sudah membuat ulah! Kalian mencuri banyak persik api dan apel es yang sudah aku dan tetua lain tunggu! Kalian bahkan merusak kebun di sini!" bentak tetua Gong.


"Ka- kami tidak merusak..," ucapan Hao Yu terhenti ketika melihat sekitanya yang kacau oleh pohon pohon tumbang. Ia langsung menatap tetua Gong dengan panik, "Sungguh, kami tidak melakukannya! Ini bukan kesalahan kami! Kami juga tidak tau bila ini milik tetua Gong dan tetua lainnya!


Ini semua salah junior Ying dan junior Chen! Mereka menjebak kami, ampuni kami tetua Gong! Kami tidak bersalah, junior Ying dan junior Chen 'lah pelaku dari semua kejadian ini," Hao Yu mulai bersujud meminta ampun. Lu Tuoli juga melakukan hal yang sama.


Nafas tetua Gong masih memburu, "Jelas jelas hanya ada kalian dari tadi di sini. Lalu kalian menyalahkan orang lain?! Walaupun aku tidak menyukai sifat bocah bernama Feng Ying itu, namun aku tak bisa menyalahkannya atas semua kejadian ini. Karna dia tak bersalah! Begitupun junior Chen.


Kalian hanya melemparkan kesalahan pada orang lain! Kalian akan mendapat hukuman yang lebih berat, bahkan kami juga akan melaporkan perbuatan kalian pada patriarch sekte bambu kuning, agar dia menghukum kalian dan agar dia mengganti rugi semua kerusakan ini, juga ganti rugi karna kalian mengambil semua persik yang ada di sini!."

__ADS_1


"Ta- tapi tetua Gong, anda harus percaya pada kami. Kami bahkan hanya mengambil dua buah persik api. Kami tidak mengambil semua persik api! Anda bisa melihatnya sendiri di dalam cincin ruang saya," Hao Yu melepas cincin ruang miliknya dan langsung memberikannya pada tetua Gong.


Tetua Gong menerima cincin itu dengan kasar. Iapun mengeluarkan sesuatu dari dalam cincin ruang. Benda itu adalah karung besar. Bukan hanya satu, namun ada beberapa karung lainnya. Ketika isi karung dibuka, Hao Yu dan Lu Tuoli terbelalak melihat banyaknya persik api.


Ketika karung lainnya dibuka, terdapat buah apel es, maupun persik api lainnya. Tetua Gong menatap Ho Yu dan Lu Tuoli dengan tajam, "Kalian akan mendapatkan hukuman yang berat. Ikut aku!"


"Kami tidak bersalah, ini semua terjadi akibat ulah junior Ying dan junior Chen! Percayalah pada kami!" ucap Lu Tuoli.


"Kenapa aku harus percaya dengan kalian?! Aku sudah melihatnya sendiri bahwa kalian mengambil buah persik api di kebun ini dan aku juga menemukan bukti di dalam cincin ruang junior Yu. Sekarang ikut aku!"


"Tidak, tidak!!"


Hao Yu dan Lu Tuoli dibawa paksa oleh tetua Gong.


***


Sementara itu, di jarak yang cukup jauh dari tempat kejadian. Wang Chen dan Feng Ying tertawa karna berhasil mengerjai Hao Yu, juga Lu Tuoli. Di sana bahkan sudah ada Wang Feng.


"Haha, kita berhasil" ucap Feng Ying sambil tersenyum lebar.


Nyawn~


"Ya, kau sudah membantuku. Terimakasih karna sudah menggiring tetua Gong kemari," Feng Ying berjongkok dan mengelus kepala harimau bulan di depannya.


Wang Feng bahagia karna kepalanya dielus oleh orang yang ia pikir induknya itu. Ia menggosokkan kepala pada tangan Feng Ying.


Feng Ying berhenti mengelus kepala harimau bulan. Iapun kembali berdiri dan menatap Wang Chen, "Lalu bagaimana dengan persik api dan apel es yang kita ambil untuk kita jual nanti? Apa barang itu dalam keadaan baik?"


Wang Chen berhenti tertawa ketika mendapatkan pertanyaan dari Feng Ying. Iapun mencoba mengingat ingat, "Sepertinya aku memasukkan semua buah apel es dan buah persik api ke dalam cincin ruang senior Yu. Jadi, tidak ada buah persik api maupun apel es yang tersisa, hehehe. Maafkan aku," Wang Chen tertawa canggung sambil menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal.


"Apa?! Jadi kita tidak mendapatkan bagian apapun?!", kaget Feng Ying.


"Hehe, maaf."


Feng Ying nampak berwajah kesal, "Walaupun apa yang kita lakukan tidak merugikan kita bertiga, namun kita seharusnya tidak menyia nyiakan untuk mengambil persik api dan apel es. Lain kali, sebaiknya kau tidak ceroboh, Chen. Kita sekarang rugi karna tidak mendapatkan buah persik maupun buah apel es untuk dijual.

__ADS_1


Padahal aku sudah menghitung keuntungan yang bisa kita dapatkan bila mendapatkannya. Tapi sekarang? Jangankan satu karung buah persik api dan buah apel es di tangan kita, bahkan satu buah saja kita tidak mendapatkannya?! Menyebalkan! Bukannya untung dan mendapatkan uang, sekarang kita malah tak mendapat apapun!


Apa yang kita rencanakan untuk mengerjai senior Yu dan senior Tuoli memang berhasil. Tapi apa yang ingin kulakukan setelah berhasil mengerjai mereka tidak berhasil! aku tadinya berniat menjual semua buah persik api dan apel es yang kita dapatkan nanti!


Menyebalkan! Menyebalkan! Lain kali jangan ceroboh Chen. Karna aku akan mendapatkan kerugian, bila hal seperti ini terjadi lagi. Karna kau baru belajar, aku memakluminya. Tapi pastikan untuk tidak seceroboh saat ini lagi. Kau mengerti?!" ucap Feng Ying dengan tegas. ia berbicara panjang lebar untuk meluapkan kekesalannya tadi.


Wang Chen menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal, ia mengangguk angguk, "Hehe, baik baik. Aku akan berusaha."


>> Bersambung


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Tingkat kekuatan di dunia ini:


*Pemula\=1-9


*Qi condensation\=1-9


*Qi foundation\=1-9


*Master\=1-9


*Grandmaster\=1-9


*Prajurit\=1-9


*Jenderal\=1-9


*Kaisar\=1-9


*Bumi\=1-7


*Langit\=1-7


*Immortal

__ADS_1


__ADS_2