Feng Ying

Feng Ying
35 -Cheng Gao


__ADS_3

Ketika Wang Chen berada di tempat yang agak sepi, ia dikejutkan dengan kedatangan segerombolan orang dengan salah satu orang yang ia kenal. "Kau.."


"Dia adalah teman dari orang yang sudah membunuh rekan rekan kita, Tuan Cheng!", pria kekar menunjuk Wang Chen. Ia adalah orang yang selamat dari pembunuhan yang Feng Ying lakukan saat bocah itu dan Wang Chen sampai di benua tengah ini.


Orang yang disebut Tuan Cheng adalah seorang pria kekar, bernama Cheng Gao. Ia adalah ketua dari sekelompok penjahat ini. Semua anak buahnya ia kerahkan sekarang karna mendengar bahwa 4 anak buahnya dibunuh.


"Apa maksudmu, bocah kecil itu?!" ucap Cheng Gao dengan marah sambil menatap pria kekar di sampingnya yang tadi berbicara.


"I- iya, Tuan Cheng" ucap pria kekar dengan gugup.


Cheng Gao menatap Wang Chen dari atas ke bawah. Iapun menatap pria kekar, "Apanya yang berbahaya?! Dia hanyalah seorang bocah! Dan kalian dikalahkan oleh teman dari bocah ini?! Apa kalian selemah itu hingga tak bisa mengalahkan seorang bocah dan kau..!! Apa kau harus meminta bantuan pada kami hanya untuk mengurusi bocah lemah sepertinya, HAH?!"


Cheng Gao berada di tingkat master bintang 2. Jadi tidak mengetahui bahwa Wang Chen berada 1 bintang di atasnya. Ia mengira bahwa Wang Chen hanyalah bocah biasa.


"Tapi Tuan Cheng. Temannya sangat mengerikan.. Jangan memandang dia dari penampilannya saja" ucap pria kekar. Ia sudah melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Feng Ying mengalahkan rekan rekannya dengan sangat cepat dan itu membuatnya takut pada Feng Ying. Sehingga dia membawa pemimpinnya agar pemimpinnya dapat mengalahkan Feng Ying.


Cheng Gao mendengus mendengar ucapan salah satu anak buahnya ini, "Heh, bocah tetaplah bocah! Tidak mungkin seorang bocah membunuh empat anak buahku yang merupakan kultivator!"


"Tapi Tuan Cheng.. Saya tidak bebohong! Percayalah pada saya!"


"Lalu apa yang kau inginkan sekarang?!" ucap Cheng Gao dengan ketus.


"Tangkap anak itu. Maka temannya akan pergi mencarinya dan ketika itu, kita akan membunuhnya. Dia memang seorang bocah. Tapi dia tak bisa diremehkan, Tuan Cheng. Gerakannya sangat cepat!" ucap pria kekar.


Cheng Gao menatap Wang Chen. "Tangkap bocah itu!"


"Baik, Tuan Cheng!"


Semua anak buah Cheng Gao maju ke arah Wang Chen. Hanya pria kekar yang masih tetap ada di sampingnya.


Wang Chen menatap pria kekar sejenak, "Dia ternyata menipuku tadi" batinnya.


Wang Chen memang lebih kuat dari orang orang ini. Namun, dia tidak mungkin mengalahkan 10 orang sekaligus yang berada di tingkat Qi foundation bintang 5-7 dengan sangat cepat.


Ditambah, bila Cheng Gao maju setelah semua anak buahnya dikalahkan nanti. Maka, Wang Chen yang sudah agak kelelahan akan mudah tertangkap. Terlebih, Wang Chen saat ini tidak membawa senjata. Sementara orang orang di depannya membawa kapak maupun pedang.


"Aku harus melawan mereka dengan tangan kosong" batin Wang Chen. Iapun mengepalkan tangan dan menatap lurus ke depan.


"Ternyata bocah ini mau melawan.. Kita kalahkan dia secepatnya!"


"Heh, hanya dengan diriku saja, sudah cukup!"


***

__ADS_1


Semua anak buah Cheng Gao tergeletak di tanah. Keadaan mereka pingsan saat ini.


Melihat bagaiman semua anak buahnya dikalahkan oleh Wang Chen, membuat Cheng Gao terkejut sekaligus geram. Kini hanya dia dan pria kekar yang tersisa. "Ternyata kau bukan bocah biasa."


Cheng Gao menatap pria kekar, "Cepat tangkap bocah itu sekarang juga!"


Pria kekar yang diperintah oleh Cheng Gao langsung menggangguk dengan ragu. Ia merasa ragu kalau dia bisa mengalahkan Wang Chen. Namun, ia tak mungkin menentang perintah pemimpinnya. Iapun mengepalkan tangan dan berlari ke arah Wang Chen.


Pria kekar menghantamkan tinju ke arah Wang Chen. Namun, Wang Chen segera menyilangkan tangan di depan dada. Ia agak terdorong ke belakang karna fisik lawannya lebih kuat darinya. Bukan hanya lebih kuat, namun lebih besar juga.


Pria kekar mengepalkan tangan yang satunya dan mengayunkannya ke arah Wang Chen. Hal ini membuat Wang Chen terlempar dan tajuh ke permukaan tanah.


Wang Chen perlahan bangkit lagi. Ia memegangi perutnya dan langsung menghilang begitu saja.


Pria kekar terkejut. Ketika ia akan melihat ke arah samping, sebuah pukulan mendarat di pipinya dan membuat pria kekar terlempar menghantam tanah.


Wang Chen kini berdiri tepat di depan Cheng Gao. Ia terlihat mengepalkan tangan dan akan menyerang pria paruh baya itu. Namun, belum sempat Wang Chen memukul, ia sudah terkena pukulan dari Cheng Gao dan membuatnya terlempar.


Wang Chen kembali bangkit perlahan. Ia langsung memuntahkan seteguk darah dari mulutnya. Ia terkejut ketika mengetahui bahwa kekuatan Cheng Gao tiba tiba saja naik dengan pesat. Awalnya pria paruh baya itu hanya berada di tingkat master bintang 2. Namun kini, dia sudah berada di tingkat grandmaster bintang 7.


Wang Chen tidak tau sekarang pria paruh baya itu berada di tingkat apa. Namun, yang pasti dia sudah berada cukup jauh di atasnya. "Kenapa kekuatannya tiba tiba saja menjadi lebih besar?" batin Wang Chen.


Cheng Gao terkejut ketika saat ini tau bahwa Wang Chen berada di tingkat master bintang 3, "Bila saja aku tidak menelan pil itu, maka aku akan kalah melawannya."


Cheng Gao tak lama ini menelan sebuah pil yang membuat kekuatannya bertambah secara cepat. Namun, kekuatan ini hanya sementara. Ada resiko tersendiri untuk pil yang diminum Cheng Gao. Tetapi, pria paruh baya itu tak mengetahui dampak apa yang akan terjadi bila ia meminumnya.


Cheng Gao muncul tepat di depan Wang Chen. Gerakannya sangat cepat.


Wang Chen terkejut dengan kehadiran Cheng Gao yang tiba tiba di depannya. Namun, dia sempat menghindar ke samping. Sehingga pedang yang diayunkan Cheng Gao tak mengenainya.


Cheng Gao kembali menyerang Wang Chen dengan ayunan pedang. Tetapi, Wang Chen terus melompat ke belakang sambil menghindari serangan. "Aku tak bisa mengalahkannya. Kekuatannya jauh di atasku" batin Wang Chen.


***


Wang Chen terus terdesak oleh Cheng Gao. Beberapa kali bahkan dia terkena serangan pria paruh baya itu tadi. Hingga kini dia tidak bisa kemana mana lagi. Karna bagian samping dan belakangnya adalah tembok. "Bagaimana ini?" batin Wang Chen panik.


Di depan, Cheng Gao menyeringai dan mencengkram kuat pedangnya. "Akan kuhabisi saja dirimu. Karna kau sudah membuat semua anak buahku pingsan!"


Cheng Gao mengayunkan pedang secara horizontal ke arah Wang Chen. Sementara Wang Chen sudah memejamkan matanya. "Apa ini akhirnya?"


Wang Chen mengira bahwa dirinya akan habis hari ini. Namun, ia tidak juga merasakan sakit. Perlahan, Wang Chen membuka mata kala mendengar suara teriakan Cheng Gao.


"Aarrkkhh! Tolong!"

__ADS_1


Wang Chen terkejut ketika melihat tangan Cheng Gao digigit oleh seekor harimau besar, berukuran sekitar 3 meter.


Cheng Gao sudah melepaskan pedangnya ke permukaan tanah. Karna tadi ia terlalu terkejut dengan serangan tiba tiba ini. Ia mencoba melepaskan tangannya dari harimau itu. Namun, tangannya saat ini langsung patah dan tangannya dimakan oleh harimau itu.


Cheng Gao terduduk di tanah sambil memegangi tangannya yang sudah tidak ada. "Aarrkkh."


Grraaooo!


Harimau itu mengayunkan cakarnya dan membuat Cheng Gao terlempar menabrak dinding. Tidak sampai di situ, ia langsung kembali mencakar tubuh Cheng Gao hingga akhirnya tubuh pria paruh baya itu terpotong potong. Bahkan, tembok yang ada di belakang pria paruh baya terkena goresan cakaran harimau.


Akhirnya, Cheng Gao mati dengan tubuh berubah menjadi beberapa potongan. Harimau besar itu berjalan menghampiri Wang Chen yang terduduk di tanah.


Wang Chen nampak ketakutan melihat bagaimana harimau besar itu membunuh Cheng Gao. Bahkan, tangan pria paruh baya itu dimakan oleh harimau tadi. "Jangan makan aku.. Jangan makan aku..!", air mata langsung mengalir di pipi Wang Chen. Ia bukan hanya takut oleh harimau itu. Namun juga takut dengan penampakan mayat Cheng Gao.


Harimau besar itu perlahan mengecil. Ia berjalan menghampiri Wang Chen.


Nyawn~


Wang Chen terkejut ketika melihat harimau besar tadi berubah menjadi kecil. Terlebih, harimau itu adalah Wang Feng. Ia tadi memang tidak terlalu memperhatikan wujud harimau besar itu yang memiliki gambar gambar di tubuhnya dan dahinya yang terdapat gambar bulan sabit. Jadi ia tidak mengira bahwa harimau besar itu adalah Wang Feng.


>> Bersambung


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Tingkat kekuatan di dunia ini:


*Pemula\=1-9


*Qi condensation\=1-9


*Qi foundation\=1-9


*Master\=1-9


*Grandmaster\=1-9


*Prajurit\=1-9


*Jenderal\=1-9


*Kaisar\=1-9


*Bumi\=1-7

__ADS_1


*Langit\=1-7


*Immortal


__ADS_2