
Keesokan paginya, seluruh murid yang ada di wilayah murid dalam dibangunkan oleh beberapa murid senior yang ada di wilayah itu.
Saat ini, Feng Ying, Wang Chen dan Bing Zhao sudah siap dengan seragam sekte phoenix api. Wang Chen dan Feng Ying sudah diberikan seragam sejak hari kemarin ketika pembagian hadiah.
Jadwal hari ini adalah pelajaran etika yang selalu diadakan di sekte phoenix api. Saat pembelajaran etika, akan ada guru yang menjelaskan aturan aturan yang ada di sekte ini. Ada cukup banyak aturan di sekte yang tak boleh dilanggar.
Karna seluruh murid dalam sekte phoenix api berada di tingkat master bintang 5 - prajurit bintang 1, maka kebanyakan dari mereka bisa tidak makan beberapa hari. Sehingga, banyak murid yang langsung pergi untuk masuk ke dalam kelas etika.
Ketika berjalan menuju ke sana, Feng Ying terus saja mengeluh. "Apa aku harus memakai pakaian berwarna putih seperti ini? Apa tidak ada yang berwarna biru, hitam, merah atau hijau?"
Feng Ying mengatakan ini karna ia kurang menyukai pakaian berwarna putih. Menurutnya, pakaian berwarna putih seperti pakaian berkabung.
"Dan lagi, kenapa harus ada pelajaran etika? Bukankah itu sangat membosankan? Apa kalian semua tidak bosan terus mempelajari etika etika dan seluruh peraturan yang ada di sekte ini?" lanjut Feng Ying dengan kesal.
"Junior Ying, walaupun kau sudah protes, bukan berarti dapat mengubah peraturan dan ketentuan yang ada di sekte ini" ucap Bing Zhao.
"Iya, apa yang dikatakan senior Zhao benar. Lagi pula, bukankah alasan semua orang mengikuti turnamen saat itu karna ingin masuk ke sekte phoenix api? Jadi kau tidak bisa protes Ying, karna kau sudah menentukan ingin masuk ke mari" ucap Wang Chen.
Nyawn~
Wang Feng mengangguk angguk seperti setuju dengan apa yang dikatakan Wang Chen. Walaupun dia tidak mengerti apa sebenarnya yang dibahas. Tapi dia setuju saja.
Ketika ketiganya sedang berbincang, mereka dapat mendengar bisik bisik orang yang berjalan di depan mereka. "Aku heran, kenapa patriarch membuat dua dari empat orang peserta menjadi murid dalam? Bukankah seharusnya kedua orang itu juga menjadi murid luar saat ini?"
"Aku juga mendengar hal itu dari murid murid luar. Kedua orang itu terlalu beruntung. Aku jadi iri, bahkan aku saja bisa masuk menjadi murid dalam membutuhkan waktu bertahun tahun" ucap orang di samping.
"Aku juga dengar bila salah satu dari dua orang itu membuat masalah pada patriarch sekte bambu kuning."
"Benarkah? Dia mungkin akan mendapatkan masalah kedepannya. Lebih baik kita tidak dekat dekat dengan orang itu. Bisa saja kita ikut terkena masalahnya nanti. Baru saja menjadi murid di sini, tapi dia sudah membuat masalah."
Temannya mengangguk setuju. Ketika dia akan berbicara, sebuah suara mengejutkan mereka. "Maaf senior, tapi bukankah ada peraturan di sekte yang melarang untuk membicarakan orang lain?" ucap Bing Zhao yang berjalan di belakang kedua senior itu.
Kedua senior berhenti berjalan. Mereka melirik ke belakang dan melihat ke arah Bing Zhao. Keduanya tidak mengatakan apapun dan langsung pergi. Mereka sebenarnya malu karna percakapannya didengar oleh murid yang lebih muda dari mereka. Bahkan murid itu menasehati mereka dan mengingatkan tentang peraturan sekte yang jelas jelas mereka lebih mengetahui itu karna sudah menjadi murid sekte phoenix api lebih lama dari Bing Zhao.
__ADS_1
"Tck, sepertinya sekarang aku terkenal" ucap Feng Ying dengan bangga.
"Ya kau terkenal dengan masalahmu" ucap Wang Chen dengan ketus.
"Memang kenapa? Yang terpenting aku sekaramg terkenal. Semua murid di sini akan mengetahui tentangku" ucap Feng Ying sambil tersenyum bangga ke arah Wang Chen.
Melihat hal itu membuat Bing Zhao menggelengkan kepala, "Junior Ying, kau aneh sekali. Dibicarakan seperti itu kau malah senang dan bangga."
"Tentu saja, berarti mereka peduli padaku bahkan sampai dipikirkan seperti itu," Feng Ying menggelengkan kepala dengan kagum.
Bing Zhao dan Wang Chen saling bertatapan. Keduanya menggelengkan kepala secara bersamaan ketika melihat reaksi Feng Ying.
Ketika ketiganya saling diam dan tak ada yang berbicara, Wang Chen mengingat sesuatu. Ia melirik ke arah Feng Ying, namun tetap berjalan, "Ying.. Apa kau mengenal seorang senior dari sekte teratai bulan?"
Feng Ying mengangkat sebelah alisnya, seakan bingung dan tak mengerti, "Siapa yang kau maksudkan? Aku tidak mengenal satu orang pun yang berasal dari sekte teratai bulan. Kenapa kau menanyakan hal ini?"
Bing Zhao juga nampak penasaran ketika mendengar hal ini. Iapun kini teringat ketika saat malam, Wang Chen tidak ada di dalam kamar bersamaan dengan menghilangnya Feng Ying. Jadi ia bertanya sekarang, "Junior Chen.. Saat malam kenapa tidak ada di dalam kamar? Apa junior Chen keluar dan tersesat di dalam sekte ini?"
Wang Chen menjawab satu persatu ucapan kedua orang yang kini merupakan temannya, "Saat malam, aku diserang oleh seseorang. Dia menggiringku ke hutan bambu. Di sana aku bertarung dengannya dan aku berhasil melukai sedikit pipinya.
"Seseorang menyerangmu? Siapa? Apa senior sekte teratai bulan yang kau katakan tadi?" ucap Bing Zhao dengan bingung. Seharusnya tidak ada yang menyerang murid sekte phoenix api, terlebih orang yang menyerangnya adalah murid dari sekte teratai bulan yang menginap untuk beberapa hari di sekte ini.
"Jika dilihat dari seragamnya, aku yakin bila senior itu berasal dari sekte teratai bulan. Walaupun saat malam aku kurang jelas melihatnya, namun aku yakin dia memang berasal dari sekte teratai bulan" ucap Wang Chen.
"Tapi bagaimana bi-"
Feng Ying memotong ucapan Bing Zhao, "Bukankah kau bilang untuk tidak membicarakan orang lain? Lalu sekarang apa yang kau lakukan? Bukankah sama saja membicarakan orang lain?"
Bing Zhao menatap Feng Ying, "Tapi aku tidak membicarakan keburukan orang lain dan lagi, ini tentang masalah penyerangan terhadap murid baru sekter phoenix api. Jadi tak bisa dibiarkan, kita harus melaporkannya."
Feng Ying memutar bola matanya dengan malas, "Chen baik baik saja. Tidak perlu memperpanjang masalah. Lagi pula, Chen mengatakan bahwa orang yang menyerangnya menahan diri, berarti dia tidak benar benar berniat melukai Chen."
Wang Chen mengangguk, "Ying benar. Jadi tidak perlu memperpanjang masalah ini, senior Zhao."
__ADS_1
"Yasudah bila kau berkata seperti ini, maka aku tak bisa melakukan apapun. Tapi, bila kau butuh bantuan, beritau aku saja" ucap Bing Zhao.
Wang Chen mengangguk, "Terimakasih senior."
"Tidak masalah" ucap Bing Zhao sambil menggelengkan kepala.
"Kenapa kak Lian menahan diri? Bukankah dia diberikan tugas untuk membunuh Chen? Lalu kenapa dia menahan diri dan membuatnya gagal dalam tugas? Juga, sejak kapan dia peduli denganku sampai menyuruh Chen menjagaku? Padahal aku bisa menjaga diri" batin Feng Ying yang agak kesal.
>> Bersambung
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tingkat kekuatan di dunia ini:
*Pemula\=1-9
*Qi condensation\=1-9
*Qi foundation\=1-9
*Master\=1-9
*Grandmaster\=1-9
*Prajurit\=1-9
*Jenderal\=1-9
*Kaisar\=1-9
*Bumi\=1-7
*Langit\=1-7
__ADS_1
*Immortal